
Hari aktif untuk bekerja akhirnya tiba kembali, pagi ini kediaman Edward sudah rame dengan celoteh anak-anaknya yang bersiap berangkat ke sekolah, Alena membantu suaminya bersiap setelah sebelumnya sibuk mengurus anak dan dirinya sendiri
Tepat jam enam pagi, kaisar dan Raka sudah siap menunggu Alena dan Edward, ketiga bocah kembar itu sudah berlarian menyambut Kaisar dan segera masuk ke mobil bersiap berangkat ke sekolah TK, sedangkan Alena dan Edward sudah berasa dalam satu mobil dengan Raka dan satu orang pengawal yang menyetir mobilnya
Sementara dua mobil berisi masing-masing empat orang pengawal, berpisah mengikuti mobil Edward dan mobil Kaisar dengan anak-anak
Saat berada di dalam mobil, terlihat Edward beberapa kali menerima telepon dari Daniel, sepertinya hari ini suaminya itu sangat sibuk sekali, Alena tidak berani menyela pembicaraan serius antara suaminya dan Daniel, hingga kemudian tak terasa sudah sampai di pelataran Area Rumah Sakit tempatnya bekerja
"Hari ini mungkin tidak bisa makan siang bareng Bee, ada acara penting di kantor, takutnya waktuku tidak banyak untuk beristirahat" ucap Edward sebelum Alena keluar dari mobil
"Oke honey, gak apa-apa" ucap Alena kemudian mencium tangan dan mendapat ciuman kening dan bibir dari suaminya sebelum keluar dari mobil bersama dengan Raka
Alena berjalan berdampingan dengan Raka menuju ruangan kerjanya sambil berbincang kecil, Edward segera meluncur ke perusahannya, tidak butuh waktu lama akhirnya sampai juga, saat masuk ke ruang kerja, ternyata Daniel sudah ada disana
"Assalamualaikum Niel"
"Waalaikumsalam, sorry Ed, pagi-pagi sudah menghubungimu, Alena tidak sedang dibawah tubuhmu kan tadi?" Goda Daniel
BUG
Edward melempar sesuatu ke Daniel
"Kalau Alena di bawahku, aku tidak akan sudi menerima panggilan mu, Dasar!" Jawab Edward
Kemudian mereka berdua segera membahas acara hari ini, rupanya Janeta sudah mengatur kerjasama yang apik untuk mendekatkan dirinya dengan perusahaan Eagle Company, sedangkan Natasya masih tidak tau apa-apa dan tentu saja senang dengan ide Janeta yang akan membuatnya sering berinteraksi dengan Daniel
Tak lama kemudian akhirnya datang Janeta dan Natasya yang kini mereka sudah ada di ruangan Edward
"Kita bertemu kembali Edward, Daniel" ucap Natasya
"Selamat datang Natasya, Janeta" ucap Edward
__ADS_1
"Baiklah, kita bisa mulai bahas proyek kerjasama kita kali ini?" Ucap Daniel yang di sambut oleh anggukan dari Natasya dan Janeta
Keempat orang itu kini sudah terlibat dalam pembicaraan serius tentang bisnis kerjasamanya, Edward merasa ini sangat menguntungkan, namun dia tetap waspada dan meneliti satu persatu isi proposal yang berasal dari perusahaan Natasya
Obrolan penting itu bergulir apa adanya, penjelasan, pertanyaan dan jawaban saling bersahutan terlontar dari keempat orang ini secara bergantian, akhirnya kesepakatan tercapai, saling diuntungkan dan kemungkinan kecil mengalami kerugian membuat mereka akhirnya mencapai perjanjian
"Dikontrak kerja ini berarti kita akan bekerja sama selama 3 bulan saja bukan?" Tanya Daniel
"Iya, sesuai kesepakatan" jawab Natasya
"Baiklah, jadi perjanjian kontrak kita yang lama otomatis dibatalkan, dan kita berganti proyek besar ini, aku rasa kita sama-sama diuntungkan" sahut Edward
"Tentu saja, selama tiga bulan kita akan lebih sering kontak, kami akan bersiap mulai besok" ucap Janeta
"Untuk sekarang kita akan melanjutkan membahas perencanaan pekerjaan diruang Rapat besama tim kita masing-masing, tapi karena ini sudah siang, bagaimana kalau kita istirahat dan makan siang dulu?" Kata Daniel
"Boleh, kita makan siang bersama saja untuk mempersingkat waktu" ucap Natasya yang sangat berharap bisa makan bareng dengan Daniel hanya untuk mengobati rasa kangennya, walaupun dia tau tidak akan bisa membuat laki-laki pujaannya itu berpaling dari istri tercintanya, bagi Natasya, pertemanan saja sudah cukup asal dirinya bisa sering bersama dengan Daniel
"Hai Kai, apa keponakanku sehat semua?" Tanya Daniel menyapa Kaisar
"Tentu saja, mereka sudah aku antar ke rumah dan aku segera kesini tadi jam sebelas" jawab Kaisar
"Ikutlah dengan kami Kai" ucap Edward
Kaisar beranjak dari tempat duduknya dan sekilas menatap dan menyapa Natasya dan Janeta, kini Kaisar mengikuti keempat orang itu tak jauh di belakangnya, beberapa waktu kemudian mereka Sudah berada di mobil masing-masing dan segera meluncur ke Restoran terdekat untuk makan siang, Edward dan Daniel berbincang di dalam mobil bersama dengan Kaisar yang juga ada bersamanya
"Hati-hati bekerja sana dengan mereka Ed" ucap Kaisar
"Aku tau Kai, justru ini kesempatan baik untuk segera mengakhiri kontrak kerjasama kita, hanya butuh tiga bulan kita bersabar" jawab Edward
"Jadi kalian sudah merencanakan sesuatu rupanya" kata Kaisar
__ADS_1
"Iya, itu kenapa aku dari pagi menelpon mu Ed, karena aku merasa ini kesempatan kita untuk segera memutus kerjasama dengan perusahaan mereka, setelah tiga bulan, pastikan tidak lagi kita terlibat kerja dengan perusahaan mereka" sahut Daniel
"Syukurlah, aku lega mendengarnya, akhirnya kalian di beri jalan terbaik, jangan lagi kita terlibat berurusan dengan para Mafia" ucap Kaisar
"Hem, sebenarnya mereka sangat baik dan profesional seandainya perusahaan mereka tidak berada di bawah bayang-bayang Ketua Mafia sialan itu!" Sahut Edward merasa sedikit emosi saat mengingat Nickel yang pernah menginginkan istrinya
Tak berapa lama akhirnya mereka sudah sampai di Resto yang dituju, disana lengkap dengan Mushola tempat beribadah, ketiganya memberitahu Natasya dan Janeta untuk melakukan sholat dhuhur terlebih dahulu sebelum makanan yang di pesan datang, kebetulan kedua wanita itu mempunyai keyakinan yang berbeda dengan mereka bertiga
Kurang lebih lima belas menit kemudian, Edward, Daniel dan Kaisar sudah bergabung kembali di meja makan, rupanya bertepatan dengan itu juga makanan yang di pesan baru saja datang
"Wah kebetulan sekali kalian datang, makanan baru saja datang, kita sudah siap makan siang ini" ucap Natasya senang
"Kelihatannya sangat lezat, mari kita mulai makan, karena keyakinan kita berbeda, kita doa dulu dalam hati masing-masing" ucap Janeta sambil tersenyum kearah kaisar
Setelah berdoa sejenak, waktunya untuk menikmati kelezatan menu makan siangnya, tanpa di duga Natasya mengambilkan makanan Daniel dan Janeta melakukan hal yang sama ke Kaisar, tidak dengan Edward yang terkejut dan menatap satu persatu apa yang dilakukan kedua wanita yang ada di depannya
"Hem, sepertinya ada sesuatu di antara mereka, Natasya dengan Daniel, dan Janeta dengan Kaisar" batin Edward yang sudah menyiapkan makanannya sambil mengamati interaksi keempat orang di depannya
Tanpa di sadari di tempat yang tidak jauh dari mereka, ada mata yang kini juga tengah memperhatikan mereka
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH
__ADS_1
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE