Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 199


__ADS_3

Sang guru spiritual itu tersenyum senang, dia bisa melihat bahwa makhluk ghaib itu naf*unya sudah terlampiaskan, dia tidak memperdulikan lagi bagaimana keadaan Arini, entah dia hidup atau mati


Redrik kini beralih memperhatikan Interaksi Gurunya dengan mahluk tinggi besar dan mengerikan yang ada di depannya,Tak lama kemudian makhluk itu menghilang untuk melakukan tugas yang diberikan


"Apa yang akan kita lakukan dengan wanita ini?" Tanya Redrik


"Bantu angkat dia ke atas tempat tidur, nanti pagi kita panggil dokter untuk mengobatinya, lalu kau bisa menyuruhnya untuk pulang"


Redrik segera mengangkatnya ke kasur di kamar yang berbeda


"Apa dia masih hidup?"tanya Redrik


Sang guru mendekat dan memeriksa keadaan Arini


"Masih, makhluk itu tidak akan membunuhnya tanpa sebab, biarkan wanita ini disini dulu, kita harus segera kembali ke kamar dan melakukan ritual untuk menjaga mahkluk itu saat melakukan tugasnya"


Redrik mengangguk dan segera berjalan kembali ke ruangan yang tadi,setelah memindahkan tubuh Arini ke kamar kosong yang ada di rumah itu


*


Sementara ditempat lain, Kirana yang berada di luar sedang melantunkan ayat suci bersama yang lain, langsung terdiam saat dirinya merasa kan kedatangan tel*uh yang dikirim kembali ke tubuh Alena, kali ini dia mampu merasakan dahsyat nya kekuatan itu


"Mommy, mereka mengirim tel*uh itu lagi" ucap lirih Kirana


"Ya Alloh, apa kau bisa merasakannya?" Tanya Jasmine


"Tentu mom, aku yakin kali ini dia tidak akan semudah itu masuk ke dalam tubuh Kak Alena mom"


"Aminn, syukurlah, Alena Edward dan kakek sedang berjuang didalam, sebaiknya kita lanjutkan mengaji saja" ucap Jasmine


Semua orang makin khusuk dengan membaca kitab suci, sementara sebuah kilatan bola api merah melesat masuk ke dalam kamar Alena


Apa yang terjadi di dalam sebuah kamar yang ditempati oleh Alena, Edward dan Kakek, kini sangat mengerikan, bola api itu berputar dan mengelilingi mereka bertiga seolah mencari jalan untuk menyerang tubuh Alena, hingga kemudian kyai Rahmad berbicara


"Aku peringatkan padamu, jangan berani lagi menyakiti cucuku, atau kau akan mati ditangan ku" ucap kyai Rahmad


Sementara itu Edward dan Alena sangat terkejut melihat ada bola api yang memutari mereka, sesekali bola api itu ingin mendekat namun terpental lagi, sepertinya kyai Rahmad sudah memberikan pelindung

__ADS_1


Bola api itu masih tetap memutar dan bukanya pergi dari kamar itu


"Kita sama-sama makhluk Alloh yang di ciptakan untuk hidup di alam masing-masing dan tidak di bolehkan saling mengganggu, segera pergilah!, Jangan berani kembali mengganggu manusia lagi!" Bentak Kyai Rahmad


Bukannya menyingkir, makhluk itu semakin ingin menembus pertahanan yang di buat oleh kyai Rahmad, hingga akhirnya memaksa Kyai Rahmad turun tangan


Dengan menyatukan kedua telapak tangganya, kyai Rahmad mengucapkan sebuah lantunan ayat suci yang keluar lirih, hingga kemudian dari dalam telapak tangannya keluar cahaya putih


"Aku memperingatkan mu sekali lagi, pergilah sebelum aku menyakitimu" ucap Kyai Rahmad


Bola api itu masih tetap memutar-mutar di ruangan itu, hingga akhirnya sebuah hantaman sinar putih dari kedua tangan kyai Rahmad mengenai bola api itu, seketika bola api itu berubah menjadi mahluk mengeri kan tinggi besar terkapar di lantai sambil kesakitan


"Kurang ajar kau manusia!, Berani sekali kamu melukaiku!"


"Aku sudah memperingatkan mu, jadi jangan salahkan aku" ucap Kyai Rahmad


Alena sangat terkejut dan segera menyembuhkan wajahnya ke dalam pelukan Edward


"Astagfirullah honey, itu mengerikan!" Teriak Alena


"Tenanglah Bee, kakek sedang mengatasi mahluk itu" ucap Edward sambil memeluk dan membelai rambut istrinya agar lebih tenang


"Aku memberimu kesempatan untuk segera bertobat, jadi pergilah!" ucap Kyai Rahmad


Mahluk yang terluka cukup Parah itu langsung menghilang, Kyai Rahmad tersenyum lega, kini semuanya sudah berakhir


Kyai Rahmad tersenyum dan melangkahkan kakinya mendekati Alena dan Edward


"Semuanya sudah selesai, tidak ada yang berani lagi mengganggu mu dan ketiga cicit ku, mereka aman di dalam rahimmu Al" ucap sang kakek


Edward dan Alena segera memeluk Kyai Rahmad dan mengucap kan maaf karena sudah merepotkan nya, serta terimakasih karena sudah berhasil membuat mahluk itu pergi


*


Sementara itu di sudut kamar yang lain, nampak sang guru kesakitan menahan dadanya, pasalnya dia ikut merasakan serangan yang di berikan oleh kyai Rahmad ke Makhluk gaib suruhannya


Tak lama kemudian makhluk itu sudah datang dengan hawa kemarahan yang luar biasa, tubuhnya terhuyung karena terluka parah, Sang guru sangat terkejut saat melihatnya

__ADS_1


"Apa yang terjadi denganmu, siapa yang bisa melukaimu seperti ini?!


Mahluk itu terdiam menatap sang guru dengan sorot mata yang mengerikan hingga akhirnya, makhluk itu menyerangnya dan menghisap Rohnya untuk menyembuhkan luka yang dialaminya


Kini sang guru tergeletak mengerikan tanpa nyawanya, tubuhnya menghitam, mulutnya menganga dan matanya melotot, sungguh kematian yang sangat mengenaskan


Tak berhenti sampai di situ, mahkluk itu merasakan lukanya sudah mulai membaik setelah menyedot kekuatan sang guru sampai habis, kini Redrik sudah gemetar ketakutan saat sorot mata itu beralih kepadanya


Dengan cepat Redrik berniat lari meninggalkan ruangan, namun tubuhnya tiba-tiba saja tertarik kembali masuk ke dalam ruangan, kini tubuhnya sudah di cengkeram kuat oleh makhluk gaib itu


Apa yang terjadi kemudian?, Nasip Redrik pun sama persis dengan yang dialami oleh guru spiritualnya, jeritan panjang suara Redrik terdengar memilukan sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir dengan mengerikan


Sejenak di dalam rumah itu kini sepi senyap, tidak ada suara apapun, sementara para pengawal Redrik yang menunggunya diluar sudah ikut ketakutan setelah mendengar suara-suara aneh dan mengerikan yang bermunculan


Hingga akhirnya menjelang subuh, beberapa pengawal masuk dan sangat terkejut melihat pemandangan mengerikan di dalam rumah itu, dua orang laki-laki yang tak lain adalah Bos dan gurunya meninggal dengan tragis dan satu wanita yang hanya ditutupi selimut tergeletak di tempat tidur tidak sadarkan diri dengan luka-luka ditubuhnya


Beberapa saat kemudian datanglah polisi dan ambulan, dalam sekejap keadaan disana sangat ramai dengan para wartawan dan juga orang-orang yang ingin melihat kejadian


Sementara Arini sudah di masukkan ke dalam ambulan dan di larikan ke rumah sakit dalam keadaan masih belum sadarkan diri


Masyarakat yang sudah ramai memenuhi lingkungan rumah itu heboh saat melihat dua kantong jenazah yang di bawa keluar oleh pihak kepolisian, dan wartawan segera meliput kematian seorang pemilik perusahaan terkenal Luxury Company yang sangat mengerikan


Alena dan yang anggota keluarga yang lain kini sudah bisa tenang, semua saling berpelukan dan bahagia karena berhasil menyelamatkan Alena, rasa syukur itu dilanjutkan dengan melakukan sholat subuh berjamaah dan berdzikir panjang bersama


Jasmine, Alena dan Kirana sempat menangis bahagia dan terharu dalam doanya, begitu juga yang lainnya, kebesaran kuasa Alloh memang diatas Segalanya


Bersambung


Author hari ini UPDATE SETIAP HARI


Ikuti juga cerita "SAHABATKU KEKASIHKU" yang semakin seru


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2