
Kini acara dilanjutkan dengan jumpa pers yang diberikan waktu 20 menit untuk media melakukan liputan pernikahan Edward dan Alena
Edward memberikan pernyataan tentang pernikahannya dengan Alena dan mengumumkan bahwa kini statusnya sudah resmi menjadi seorang suami dari Alena Bilqis Nugraha
Pertanyaan dari seorang peliput berita tentang Mas Kawin yang bila di rupiahkan bisa mencapai beberapa ratus triliun, hanya di tanggapi singkat oleh Edward
"Bagi saya kekayaan dan kekuasaan yang saya miliki tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keberadaan seorang Alena Bilqis Nugraha yang sudah bersedia mendampingi dan menjadi istri saya"
Jawaban singkat yang mampu membuat semua orang yang mendengar dan melihat liputan itu langsung meleleh, terharu dan bahagia
*
Suasana di Rumah Sakit Royal Murrage Hospital
Para karyawan Rumah sakit langsung heboh ketika melihat siaran langsung jumpa pers pernikahan Edward dan Alena, banyak di antara mereka sangat shock mengetahui siapa Dokter Alena dan ternyata kini sudah menjadi istri dari pemilik rumah sakit tempat mereka bekerja
Terutama Dokter Bagas, bagai disambar petir disiang bolong, ketika mendengar sendiri liputan di media siapa sebenarnya Alena Bilqis Nugraha yang tak lain adalah anak perempuan satu-satunya keluarga milyarder ternama yaitu keluarga Nugraha
"Ya Tuhan, aku seperti mimpi disiang hari, untung jantungku masih setia ditempatnya, kelakuan kaum muda milyarder zaman sekarang memang sungguh mengejutkan"
Belum selesai dari keterkejutannya, kini para petinggi Rumah Sakit Royal Murrage Hospital langsung masuk ke ruangan Dokter Bagas dengan muka penuh dengan tanda tanya
"Kalian jangan bertanya padaku apa-apa soal mereka, aku sama seperti kalian tidak tau apapun tentang hal ini" ucap Dokter Bagas membuat para petinggi itu makin frustasi
"Mana mungkin anda tidak tau Dokter Bagas?"
"Aku memang tidak tau, mau kalian protes seperti apapun aku tidak akan bisa membantu"
Kemudian semuanya terdiam dan terduduk di kursi sofa ruangan Dokter Bagas
Tak jauh berbeda di ruangan yang lain, kini para teman sejawat yang pernah kerja dengan Alena saling mengungkapkan keterkejutannya
"Anjir, kaget gua bro, Dokter Alena idolaku ternyata seorang wanita keturunan Milyarder, Gila, gila"
"Iya, apalah dayaku kini, hatiku sudah remuk redam, terluka, ditambah kabar pernikahan wanita idamanku, kesiram deh sama air garam, Perih!"
"Ck,ck,ck, pantas Dokter Alena gak pernah ngelirik kita, biar dikata udah pakek minyak wangi sekilo buat nyiram badan kita"
"Bukan lagi deh, pernah nih gue, bela-belain bolak balik mandi waktu dines bareng sama Dokter Alena, eh dianya cuman lewat doang, senyum ke gue aja dikit amat"
"Lah kalian cuman segitu doang, ini aku, Sampek gue belain minta cuti gaji di potong buat pulang kampung, cari dukun sakti yang katanya bisa membuat wanita klepek-klepek kalau kena ajianya, gue pakek deh itu minyak yang dikasih sang Dukun, eh pas gue pasang buat Dokter Alena malah gue di Kasih handuk"
__ADS_1
"Hah, loe diajak mandi bareng?"
"Bukan, gue suruh mandi sendiri, katanya bau gue aneh, nyengat doang di hidung dokter Alena, setelahnya gak ada tertarik tertariknya itu Dokter Alena sama gue"
"Hahaha"
Kelompok Genk laki-laki itu langsung ngakak bersama
*
Di Ruang perawatan Bedah
"Mak, mampus deh aku kali ini" ucap salah seorang dokter umum laki-laki
"Kenapa, muka loe pucat banget bro lihat kabar pernikahan mereka berdua?" Tanya perawat perempuan
"Gila, tau nggak loe, aku pernah nembak dokter Alena, sering juga aku wa mesra gitu, Anjrit!"
"Hahaha, mampus loe kali ini, nanti kalau Dokter Alena cerita ke suaminya pak Edward, bisa di PHK langsung loe"
"Eh, kampret, temen lagi susah malah di sumpahin"
"Udah, kayak kalian baru sebulan dua bulan aja kerja ma Dokter Alena, Wanita sebaik itu gak mungkinlah ngaduin hal begituan ke Pak Edward, percaya deh sama gue"
"Terus kamunya gimana?"
"Ya, aku kan pantang pulang sebelum menang, dan sekarang aku akan pulang karena sudah kalah perang"
"Hahahah" semuanya langsung ngakak melihat wajah Depresi temannya
*
Kicauan kaum Hawa di lingkungan Rumah Sakit Royal Murrage Hospital
"Ya elah, ya pantes aja, pak Edward gak ada noleh nolehnya ke gue, biar pakek gincu 1 slop gue habisin sekali pakek, lah saingan gue Dokter Alena, ya jelas mental dah"
"Hemh, sakit hatiku nih, pernah aku berpapasan ma pak Edward di kantin kala itu, pak Edward tersenyum, aku pun tersenyum tak buat semanis mungkin bahkan aku tambahin madu ma gula, eh gak taunya, di belakangku ada Dokter Alena, kejawab deh penasaranku berhari-hari lamanya"
"Hahaha" semua langsung tertawa
"Haduh, sudahlah, tapi aku setuju loh, kalau ternyata Dokter Alena pemilik hati pak Edward"
__ADS_1
"Ya jelaslah, secara mereka itu serasi banget, sama-sama dari keluarga milyarder say"
"Ganteng ma Cantiknya pada kelewatan semua, nanti tuh anaknya kayak apa ya?"
"Pastinya semua di atas rata-rata tuh ketampanan dan kecantikannya"
*
Monalisa jatuh lunglai bersama Mommy nya ketika melihat berita di Televisi, mereka langsung terduduk di sofa Apartemen Monalisa
"Alena Bilqis Nugraha, anak perempuan dari keluarga Milyarder Nugraha?" ucap Marina lirih
"Dan sekarang mereka sudah meresmikan pernikahannya kepada Dunia, Edward sudah menjadi miliknya" ucap Monalisa
"Bagaimana dengan semua rencana kita Mona?"
"Akh!, Breng*sek, Baji*ngan kau Edward, aku tidak terima mom, Edward harus menjadi milikku, dari kecil aku sudah menyukainya, aku mencintainya, dia milikku mom, hanya milikku!"
"Tenanglah Mona, aku tau, mommy pun gak rela Edward bersama dengan yang lain, tapi kita harus berhati-hati kali ini, Alena bukan wanita biasa, dia dari keluarga Nugraha, kamu tau kan bagaimana berkuasanya keluarga itu"
"Iya mom, tapi aku tidak akan pernah menyerah dengan Edward, aku tau bagaimana sifat Edward dari kecil, dia sangat memanjakan ku, dia menyayangiku!"
"Iya, iya, aku tau, tenangkan dirimu, kita akan merebut Edward bagaimanapun caranya"
"Iya mom, Harus!"
*
Semua Karyawan perusahaan Diamond Eagle Company juga terjadi kehebohan, mereka semua saling membahas tentang pernikahan bosnya di dunia Maya dan dunia nyata, hampir semuanya mendukung pernikahan Edward dan Alena, namun tidak sedikit juga yang patah hati karena pria pujaanya sudah memiliki tambatan hati
*
Sementara itu Dokter Aditama hampir tidak bisa bernafas melihat dan mendengar sendiri siapa sejatinya wanita yang sangat di cintai nya yaitu Alena, dengan tubuh bergetar Aditama berusaha menenangkan dirinya dan masih terduduk di kursi kerja, Aditama juga sangat Khawatir dengan perbuatanya yang sudah sengaja menodai Amaya, kini tanpa berpikir panjang, Aditama segera mengganti nomer teleponnya, pengajuan pengunduran diri juga di buat dan segera di serahkan ke bagian pegawai, Aditama langsung menyusun rencana untuk pergi jauh ke luar negeri dan menghilang untuk menghindari Amaya dan juga yang lainnya
Bersambung
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH
__ADS_1
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE