
Nickel mendekati Janeta lalu duduk tepat di depannya
"Aku hanya mengingatkanmu akan tugas penting ini Janet, tiga bulan waktu mu untuk membawa Alena padaku dengan menculik anaknya"
"Tenang saja, aku masih ingat akan tugasku" ucap Janeta
"Bagus, jaga rahasia ini dari Natasya, dan pastikan 2 hari lagi kau segera sembuh untuk ikut kembali ke Indonesia"
"Aku pastikan aku akan kembali ke Indonesia" jawab Janeta
"Jangan berani berbuat macam-macam, nasibmu dan keluargamu ada di tanganku, kau tau bukan apa yang bisa aku lakukan kalau kau berani berkhianat Janeta" ucap Nickel penuh penekanan
Janeta terdiam, Nickel mencium bibirnya dan ********** sekejab, lalu segera beranjak pergi meninggalkan kamar Janeta menuju ke ruang tengah untuk menikmati minuman hangatnya sambil menunggu kedatangan Natasya
*
Keesokan hari, tepat dimana sinar matahari mulai tampak menerangi bumi, Edward dan rombongan segera meluncur ke bandara, dengan pengawalan yang ketat, kini semuanya sudah berada di dalam pesawat pribadi dan segera meluncur ke Indonesia
Setiba di Indonesia ketiga bocah kembar itu sangat senang dan berlarian keluar dari mobil ketika sudah sampai di halaman rumahnya, sementara Alena, Edward dan beberapa pengawal memindahkan barang-barang yang dibawanya ke dalam rumah
Kirana juga langsung keluar dan menyambut mereka semua, rasa kangennya kepada ketiga bocah kembar tak terbendung lagi, di peluk dan diciuminya ketiga ponakannya itu
"Aunty kangen kalian, kenapa lama sekali pulangnya sih"
"Kami juga Aunty" jawab ketiganya
"Kalian sehatkan?"
"Tentu saja Aunty, kita disana seneng-seneng , ya kan kak" ucap Ailina
"Ih, gemes deh, coba aunty bisa ikutan ya, pasti seru"
"Iya lah, aunty sih gak mau ikut sama kita" ucap Evan
"Aunty kan ada kerjaan yang gak bisa ditinggal sayang, ya udah kalian pergi ke atas dulu ya, Aunty mau bantu Mommy sama Daddy angkat barang-barang, okey!"
Tak lama tampak Alena masuk membawa barang-barang, Kirana menyambutnya dan keduanya langsung berpelukan, Edward tersenyum melihat mereka berdua, lalu Kirana menyalami Edward
"Aku kangen banget kak, dirumah sepi gak ada teriakan ketiga jagoanku"
"Benarkah, semua aman kan?" Tanya Alena
__ADS_1
"Tentu saja kak, semua baik-baik saja"
"Alhamdulillah" ucap Alena
Tak lama kemudian Kirana membantu Alena ikut memasukkan barang-barang dari dalam mobil
"Jangan berlarian sayang, ingat ini sudah malam, kalian segera bersihkan diri lalu segera beristirahat" ucap Alena
"Okey Mommy!" Teriak ketiga anaknya yang kemudian langsung masuk kedalam kamarnya dan segera mandi dengan air hangat bergantian, disusul dengan Alena yang kini sudah ada di dalam kamar mereka, satu persatu Alena memakaikan pakaian ke anak-anaknya lalu segera menidurkan mereka
Edward menyiapkan air hangat di bathtub untuk mandi istrinya, tak lama Alena masuk sambil mengelap keringat yang ada di dahinya
"Sepertinya istriku kecapekan sekali, apa anak-anak merepotkan mu Bee?"
"Tentu saja tidak Honey, aku selalu merindukan mereka membuatku berkeringat berlarian saat mengurusi mereka" ucap Alena sambil tersenyum
"Kau tau Bee, aku sangat bersyukur memilikimu, wajah cantikmu, kecerdasan mu dan segala kelebihan yang ada padamu tidak pernah membuatmu lupa akan kewajiban sebagai seorang istri dan juga seorang ibu"
"Kau ini, jangan terlalu memujiku Honey, aku hanya mensyukuri nikmat yang sudah dititipkan dan menjaga limpahan berkah yang sudah diberikan"
"Hem, aku tau, untuk itu aku tidak akan pernah melepaskan mu dan menjagamu dengan nyawaku sampai maut memisahkan"
"Terimakasih Honey, apa sekarang aku boleh mandi?" Tanya Alena
Kini keduanya sudah berada di atas tempat tidur untuk beristirahat
"Besok kita bawakan oleh-oleh ke Mansion Nugraha ya honey, setelah itu kita ke Mansion Daddy Edoardo" ucap Alena
"Iya Bee, aku sudah sangat kangen mereka, apalagi anak-anak, pasti mereka sangat senang bertemu dengan kakek neneknya, apalagi ketemu dengan Aftan dan Afita"
"Iya Honey, sebaiknya kita segera tidur" ucap Alena dan kini sudah berada dalam pelukan hangat tubuh kokoh suaminya
Keesokan paginya, pukul delapan semuanya sudah bersiap untuk pergi ke rumah kakek dan neneknya, sedangkan Kirana pagi sekali sudah berangkat untuk ngantor mempersiapkan acara fashion show nya, sebagai seorang model pendatang baru yang namanya sudah mulai di kenal membuat dirinya kini makin bertambah sibuk
Edward dan keluarga sudah meluncur ke Mansion Nugraha, kali ini baik kaisar maupun Raka diijinkan untuk libur selama tiga hari, hanya beberapa pengawal yang ada di rumah induk saja yang kini ikut mengantar mereka
Tak lama kemudian semuanya sudah sampai di Mansion Nugraha, sengaja semuanya tidak melakukan kegiatan keluar karena menyambut kedatangan Alena dan Edward serta ketiga bocah kembarnya, Alex juga meliburkan diri tidak masuk ke kantor untuk satu hari itu agar bisa berkumpul dengan Alena dan keluarganya
Ketiga bocah kecil langsung berlarian turun dan memencet bel berulang kali, Jasmine segera membuka pintu dan kehebohan pun langsung terjadi
"Assalamualaikum nenek Jasmine!!" Teriak ketiga nya bersamaan
__ADS_1
"Waalaikumsalam, cucu nenek yang cantik dan ganteng"
BRUG
Semuanya langsung berebut memeluk nenek dan juga kakeknya, dan tak lama kemudian muncullah Alex dan Reyna di belakang
"Eh sudah, gantian dong Mommy sama Daddy belum pelukan juga ini, tuh kalian sudah di tunggu Daddy Alex dan Mommy Reyna
Ketiga anak itu langsung melepaskan kedua kakek neneknya dan berlarian ke arah Alex dan Reyna lalu memeluk mereka semua, Sedangkan Alena dan Edward langsung mencium tangan Abrahan dan Jasmine di lanjutkan dengan saling memeluk erat
Kini semuanya segera masuk ke dalam diruang tengah, Aftan dan Afita kini sudah bersama dengan ketiga saudara kembarnya, suasana Mansion kini bertambah ramai
"Kabar kalian baik-baik saja kan?" Tanya Jasmine
"Tentu saja Mom, kalian seperti ya khawatir sekali" tanya Alena
"Tentu saja, aku dengar ketiga ponakan ku diserang oleh beberapa orang, apa itu benar Ed?" Tanya Alex serius
"Iya Lex, tapi semuanya baik-baik saja, ada kaisar yang melindungi mereka"
"Iya, tapi kami disini yang mendapat kabar itu sangat khawatir, kalian punya masalah dengan para Mafia itu?" Tanya Abraham yang membuat keduanya sangat terkejut
"Sepertinya kalian semua sudah mendapatkan informasi yang sangat detail" ucap Alena
"Tentu saja, kami akan melindungi keluarga dimana pun berada" ucap Alex
"Bagaimana ceritanya kalian bisa berurusan dengan para mafia itu Al?" Tanya Jasmine
"Kami juga awalnya tidak tau kalau ternyata mereka para Mafia yang tersembunyi Mom" jawab Edward
Kemudian Edward dan Alena segera menceritakan segalanya, Abraham dan Alex sempat terkejut ternyata sang ketua Mafia menginginkan Alena dan berbuat nekad, Reyna juga tidak habis pikir ada manusia tidak tau malu yang menginginkan istri orang lain dengan berbuat hal gila
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI
Jangan lupa Dukung Author dengan
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
__ADS_1
HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE