Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 206


__ADS_3

Kebetulan Delia sudah selesai melakukan semua pelayanan sampai selesai dan kemudian berniat untuk menyusul Alena si ruangan Direktur, saat melewati ruangan Ratu, Delia melihat keanehan yang tidak biasanya lampu masih menyala tapi kuncinya terkunci


"Ratu, dokter Ratu!, Kamu didalam?" Teriak Delia memanggil namun tidak ada jawaban, hingga akhirnya Delia mencoba naik ke atas kursi untuk mengintip kedalam ruangan kerja Ratu, dan betapa terkejut Delia saat terlihat Ratu tergeletak di lantai, dengan keadaan baju berantakan dan lebam di beberapa muka dan tubuhnya


"Ratu, buka!" Buka!"


Teriak Delia sambil berusaha membuka paksa pintunya namun percuma, hingga terlintas di pikirannya untuk berlari minta bantuan Kaisar


Delia berlarian ke arah Kaisar hingga nafasnya ngos-ngosan


"Kai, ikut aku, bantu Ratu!" Ucap Delia terpotong-potong sambil mengatur nafasnya


Kaisar terkejut dan langsung berdiri


"Ada apa, kenapa Ratu?" Tanya Kaisar dan di saat itu juga Alena keluar menghampiri Delia


"Ada apa dengan Ratu kak?"


"Ikut aku keruangan Ratu, cepat!"


Kaisar dan Alena segera bergegas mengikuti langkah Delia


"Aku duluan menyusul Delia, kau jangan lari Al, jaga kehamilan mu!" Teriak Kaisar


Alena mengangguk dan berjalan cepat, sedangkan Kaisar sudah berlari mengikuti Delia, hingga kemudian sampai di ruangan Ratu, betapa terkejutnya Kaisar mendapati Ratu tergeletak di dalam dengan luka lebam di seluruh wajahnya dan bukan hanya itu, pakaian yang di kenakan nya sudah tak berbentuk lagi


"Sh*it, apa yang terjadi, kenapa pintunya bisa terkunci?" Tanya Kaisar


"Aku tidak tau Kai, bagaimana ini, aku panggil satpam saja ya"


"Jangan, tubuh Ratu masih belum tertutupi, biar aku saja yang membukanya" ucap Kaisar


"Aku saja!"


BRAK


Kekuatan tangan Alena menghempaskan pintu ruangan itu hingga hancur berkeping-keping, beruntung disana hanya ada Kaisar dan Delia yang sudah terbiasa melihat pemandangan seperti itu


Kaisar langsung masuk kedalam dan menutupi tubuh Ratu dengan jaket besar milik Ratu yang tergeletak di kursi kerjanya, Kaisar mengangkat tubuh Ratu dan membawanya ke IGD


Semua petugas medis yang ada di sana sangat terkejut dengan keadaan Ratu yang berantakan, Kaisar meneteskan air mata, entah kenapa hatinya sangat sakit melihat keadaan Ratu yang terluka di sekujur tubuhnya


"Ya Alloh, kuatkan Ratu, apa mungkin dia juga di perkosa?" batin Kaisar semakin tidak karuan


Sementara Delia dan Alena ikut membantu penanganan Ratu, Alena bernafas lega saat tidak di dapati luka serius di organ dalam dan tulangnya, kini giliran Delia yang akan memeriksa bagian bawah Ratu kemungkinan adanya kasus kekerasan se*sual


"Bagaimana kak?" Tanya Alena panik


"Alhamdulillah, selaput daranya masih utuh, hanya ada beberapa luka lecet di area luar bagian int*imnya saja, kemungkinan pelaku berusaha memasukkan miliknya dengan paksa namun tidak berhasil" ucap Delia


"Ya Alloh, siapa yang tega melakukan ini kak Del, kurang aj*ar!" Ucap Alena

__ADS_1


"Aku juga tidak tau Al, hasil visum ini akan di perkuat dengan penjelasan dari pemeriksaan lainnya, bisa untuk bukti menjebloskan pelaku ke dalam penjara"


"Iya Kak, keamanan Rumah Sakit dan kepolisian sedang memprosesnya" ucap Alena


Tak lama kemudian datanglah pak Bagas, papa Ratu dan langsung berada di samping Ratu yang masih belum sadar


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Ratu bisa terluka seperti ini?" Ucap Bagas yang hatinya sangat sakit melihat putri nya kini tergeletak tak sadarkan diri


"Tenanglah dokter Bagas, ada seseorang yang sudah menyerang dan melakukan kekerasan terhadap Ratu, Alhamdulillah orang itu tidak sampai merenggut kesuciannya, Ratu sudah tertangani dengan baik" ucap Delia


"Alhamdulillah, terimakasih semuanya, saya akan menunggu disampingnya" kata Bagas


Sementara itu Kaisar sudah ikut serta pihak keamanan untuk memeriksa Cctv, dan disana terlihat dengan jelas, bagaimana Rangga melakukan penyerangan secara brutal kepada Ratu, kepolisian segera melakukan pencarian untuk penangkapan Rangga


Sementara Kaisar berusaha mengendalikan dirinya untuk tidak termakan oleh emosi dan kembali lagi ke ruangan perawatan untuk melihat keadaan Ratu


Delia, Alena dan pak Bagas Berbincang di samping Tempat tidur Ratu


"Siapa baji*ngan yang berani melakukan ini semua?" Tanya Bagas lirih


"Rangga, calon menantu anda yang melakukan tindakan keji seperti ini" ucap Kaisar yang tiba-tiba sudah ada di depan pintu


Bagas terkejut mendengar perkataan Kaisar


"Apa!, Benarkah?"


"Saya baru saja ikut melihat rekaman Cctv diruangan Ratu saat kejadian, Rangga terlihat jelas di sana saat melakukan kekerasan terhadap putri anda" jawab Kaisar


"Tenanglah pak Bagas, pihak kepolisian sudah bergerak mencari keberadaan Rangga, kita lihat saja hasilnya" ucap Kaisar


Tiba-tiba saja terdengar teriakan petugas mengagetkan semua orang yang ada didalam, ternyata Ratu sudah tersadar, dan Bagas segera memegang tangan Anaknya


"Ratu, kau sudah tersadar sayang?"


"Jangan, jangan sentuh, Jangan, Pergi!!"


Ratu berteriak dan mendorong papanya dan hampir terjatuh


Kaisar terkejut dan menggunakan tenaga dalamnya untung menopang tubuh Bagas hingga bisa berdiri normal kembali, setelah itu langsung memeluk Ratu yang masih meronta-ronta


"Ratu tenanglah, ini aku Kaisar, tenanglah, tidak akan ada yang berani menyakitimu sekarang" ucap Kaisar masih memeluk Ratu yang kini mulai tenang dan menangis


"Kai, Rangga menodai ku, baji*ngan itu memukuliku" Isak tangis Ratu sangat memilukan


"Tidak ada yang menodai mu, baji*ngan itu tidak berhasil melakukan hal itu, tenanglah Ratu"


"Aku takut Kai, aku takut, dia akan datang lagi"


"Tidak apa-apa, aku akan menjagamu, tenanglah" ucap Kaisar, diikuti oleh seorang perawat yang menyuntikkan obat penenang, hingga detik berikutnya Ratu sudah tertidur dengan tenang


Tak lama kemudian datanglah Edward dan Daniel yang langsung merangkul pak Bagas untuk memberikan support

__ADS_1


"Bee, kamu tidak apa-apa?"


"Aku gak apa-apa honey, Ratu juga sudah sadar dan sekarang masih tertidur karena pengaruh obat yang diberikan"


"Syukurlah Bee, semoga cepat sehat kembali"


Sementara itu Daniel sedang berbicara dengan pamannya yang tak lain adalah dokter Bagas, papa dari Ratu


"Kau baik-baik saja Honey?" Tanya Daniel sambil memeluk Delia sejenak


"Aku baik, hanya Ratu sepertinya masih trauma dengan kejadian yang menimpanya, tadi masih sempat histeris waktu tersadar" ucap Delia


Kini Ratu sudah dipindahkan keruang perawatan, di jaga oleh Kaisar dan Bagas, sementara pihak kepolisian segera menghubungi Kaisar, ketika sudah bisa menangkap Rangga


*


Kabar gembira juga diterima oleh Edward, ketika anak buahnya mengatakan sudah menemukan kelemahan Roy dan siap di gunakan untuk menekannya


Edward dan Raka kini sedang melangkah menuju sebuah tempat dimana Roy berada


Hingga kemudian mereka sudah berhadapan dengan Roy, yang sedang tersenyum ke arahnya


"Ini aku bawakan kado buat mu" Edward memberikan map berisi file rahasia kebobrokan Roy


Sontak Roy terkejut dan pucat Pasi melihat bukti yang ada di tangannya


"Bangsat kalian, rupanya kalian ingin menggertak ku, ha!"


"Aku tidak menggertak mu, karena aku tau kau bukan lah lawan ku, jadi aku hanya ingin mengingatkanmu saja, jangan berani mengusik Ambar juga keluarga barunya" ucap Edward


"Lalu apa mau mu?" Teriak Roy


"Pergilah sejauh mungkin, aku akan mengampuni mu"ucap Edward


Roy kini tidak ada pilihan lain, hingga dirinya pun segera pergi dari hadapan Edward dan Raka, lalu menghilang


Bersambung


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Ikuti juga cerita "SAHABATKU KEKASIHKU" yang semakin seru


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

__ADS_1


__ADS_2