Dokter ALENA

Dokter ALENA
Episode 207


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu telah datang, suasana tampak bahagia di sebuah gedung megah nan mewah bernuansa hitam dan putih, di percantik dengan nuansa bunga putih dan pink, semua para tamu undangan sudah berdatangan


Di hari ini saatnya Daniel dan Delia menyatukan rasa dan cinta mereka dalam satu ikatan suci sebuah pernikahan, yang di hadiri oleh keluarga, sahabat, dan tamu undangan yang sudah memenuhi kursi yang sudah di sediakan


Tampak Keluarga Eagle dan keluarga Nugraha juga hadir di sana, sudah bisa dipastikan, kedatangan mereka membuat heboh semua kalangan yang melihatnya, pesona anggota kedua keluarga itu menggoncang acara pesta pernikahan itu


Tampak Afita dan Aftan yang membuat banyak orang kagum, di balik usianya yang masih kecil sudah terlihat aura dahsyat terpancar hingga siapa pun yang memandang terpesona


Tentang Alex dan Reyna, tidak usah ditanya lagi, bagaimana dengan Edward dan Alena?, Tentu saja sangat luar biasa, ketampanan dan kecantikan yang diatas rata-rata merupakan santapan empuk untuk memanjakan mata para tamu yang ada disana


Kini tampak Sang penganten sudah memasuki tempat khusus yang di sediakan


Delia sangat luar biasa di hari ini, baju pengantin yang di pakainya adalah hasil rancangan mama dan Kirana, semua mata tercengang melihat penampilan Delia yang tampak bagai seorang Ratu di sebuah kerajaan, kecantikan fan keindahan pakaiannya berpadu Apik dan sempurna


Daniel dengan pakaian jas hitam yang Luks dan keren, tampak begitu mengagumkan, wajah tampannya sudah pasti membuat hati para jomblowati yang ada di sana menjerit


Hingga tiba saatnya ijab Qobul dilakukan dengan khusuk dan Hidmat, semua terdiam saat kemudian Daniel mengucapkan


"Saya terima nikah dan kawinnya Delia Saraswati binti Bagas Damawangsa dengan mas kawin tersebut Tunai!"


"SAH!"


"SAAAH!!"


Disaat itu juga air mata Delia jatuh tak terbendung lagi, perasaan Bahagia yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata terasa penuh di dada Delia, Arumi sudah menangis sesenggukan meluapkan rasa haru dan kebahagiaan di dalam pelukan Kirana, Bagas pun sempat meneteskan air mata melihat kebahagiaan yang di rasakan oleh anak perempuan satu-satunya, begitu juga dengan Alena, Jasmine dan Reyna, menangis saling berpelukan melihat kebahagiaan Delia, sementara Edward dan Alex juga tersenyum bahagia, hari itu semua keluarga besar Bagas Damawangsa dan Rendra Kusuma menikmati kebahagiaan yang mendalam atas pernikahan Delia dan Daniel


Tampak di sana Raka, Anggel dan Ambar tersenyum ikut merasakan kebahagian, Ambar juga selalu menggandeng tangan mamanya dengan manja, Raka sesekali mengelus rambut Ambar dengan penuh kasih sayang


"Ambar mau kue, mama ambilkan ya" ucap Anggel


"Makasih ma"


"Aku juga mau yang, jangan cuma Ambar" ucap Raka menggoda


"Siap yang, tunggu di sini sama Ambar"


Tak lama kemudian Anggel satang dengan membawa beberapa kue yang sangat disukai oleh Ambar dan suaminya


Tak jauh dari sana terlihat sosok wanita cantik sedang duduk di dampingi oleh laki-laki yang tampan dan cool, siapa lagi kalau bukan Ratu dan Kaisar


"Ingin makan apa, aku ambilkan?" Tanya Ratu


"Kita ambil bareng saja, biar kamu gak repot nanti bawanya" ucap Kaisar


Ratu tersenyum dan kemudian melangkah pergi bersama dengan Kaisar menuju tempat penjamuan di mana banyak sekali makanan dan kue disana


Kaisar dan Ratu kini makan bersama, Hati Ratu tersentuh saat beberapa kali Kaisar membersihkan bibirnya dari makanan di belepotan


"Kai, jangan gitu, gak enak di lihat orang, dikira nanti kita pasangan suami istri lo" ucap Ratu


"Aminn" sahut Kaisar dan membuat Ratu terkejut


"Kok Amin?" Tanya Ratu bingung

__ADS_1


"Memang kamu gak mau kalau jadi istriku?" Ucap kaisar santai


"Apa!, Kau ini kalau ngomong suka Asal Kai, pacar aja bukan, dah ngomongin istri" ucap Ratu


"Aku tidak ingin berpacaran, ingin langsung nikah sama kamu, apa kau bersedia?"


"Uhuk uhuk" Ratu langsung tersedak mendengar perkataan Kaisar yang terkesan seperti sebuah lamaran


"Pelan Ratu, kamu gak apa-apa?" Tanya Kaisar


"Kamu itu kalau guyon yang lucu Kai, jangan bikin kaget gitu" ucap Ratu


"Memang aku terlihat guyon?"


"Nggak sih, memang kamu serius?" Tanya Ratu


"Yes, aku mencintaimu dan ingin menjadikanmu pendamping hidupku Ratu, apa kau bersedia?"


"Kai, aku mau"


GREP


Ratu langsung memeluk Kaisar, dan kaisar balas memeluknya kemudian mencium kening Ratu dan tersenyum


"Ehem, awas kebablasan, belum muhrim" ucap Kirana dari belakang dan mengagetkan keduanya


"Kiran!" Ucap Kaisar


"Calon istri gak dikenal kan sama adiknya nih?" Ucap Kiran


*


Di pelaminan terlihat Daniel dan Delia sedang menyalami semua tamu undangan, sesekali Daniel menggoda Delia hingga membuatnya sering tertawa, kedua orang tua sang pengantin juga terlihat sangat bahagia menyalami para tamu


"Capek Honey?" Tanya Daniel


"Lumayan, kakiku pegel" jawab Delia


"Nanti di kamar aku pijitin ya, atau mau sekarang disini Hem?" Ucap Daniel menggoda


"Dasar!, Mulai ya?"


Daniel terkekeh sampai kemudian Edward dan Alena mendekat ke arahnya


"Selamat ya Niel, akhirnya, kalian menikah juga"


"Thanks Ed, sudah mendampingiku sampai akhirnya berada di proses ini"


"Tentu saja, aku tidak ingin kau ganggu lagi, jadi aku senang kau segera menikah"


"Dasar kau ini"


Semuanya tertawa melihat pertengkaran mereka berdua, Alena juga memeluk Delia dan mengucapkan selamat

__ADS_1


"Akhirnya ya kak, ketemu jodoh juga, habis ini cerita gimana enaknya di bobol sama Daniel ya"


"Hus, dasar ini bocah, ngomongnya"


"Hahaha" Edward dan Daniel langsung tertawa mendengar omongan Alena yang polos dan vulgar


"Tenang Al, nanti Delia bukan cuma cerita, aku buatkan Videonya juga ya" sahut Daniel


"Honey!, Apaan sih, kamu itu" teriak Delia


Saat mereka sedang bercanda diatas pelaminan tiba-tiba saja ada anak kecil yang berlarian keatas panggung itu dan hampir terjatuh ke bawah, secara reflek Alena yang berada paling dekat langsung menyahutnya


Anak itu tertolong dan selamat tidak sampai jatuh, namun Alena yang melakukan gerakan tiba-tiba membuat dirinya kehilangan keseimbangan, dengan keadaan perut yang besar Alena tidak bisa menahan dan akhirnya jatuh terduduk


Edward yang tidak siap dengan keadaan itu langsung menyambar tubuh Alena dengan kecepatan gerakannya, namun terlambat


BRUG


Alena terjatuh dan terduduk di lantai, sebenarnya bisa tertahan oleh tangan Alena hingga pantatnya tidak terlalu keras menyentuh lantai


"Bee, kamu tidak apa-apa?" Edward langsung menyambar tubuh istrinya, Daniel dan Delia ikut mendekat


"Tenang, aku gak apa-apa, tanganku masih bisa menahan kok" ucap Alena dan membuat semuanya tenang


Namun saat Alena sudah di bantu berdiri oleh Edward, Alena merasakan ada air yang mengucur banyak di bagian bawahnya, setelah itu perutnya tiba-tiba saja mengeras mengalami kontraksi yang membuat sakit luar biasa


"Astagfirullah, Sakit Honey!" Ucap Alena lirih


"Ya Tuhan, Al, ketubannya pecah!" Teriak Delia


Sontak Edward sangat panik, seumur hidup dia tidak pernah merasakan kepanikan yang parah hingga membuat dirinya tidak tau apa yang harus dilakukan kecuali menggendong istrinya


"Kita kerumah sakit sekarang!" Teriak Delia yang sudah berlari dengan masih menggunakan gaun pernikahannya


"Kaisar, siapkan mobilnya!" Teriak Daniel sambil berlari mendampingi Delia


"Apa yang terjadi?" Tanya Alex


"Ketuban Alena pecah Lex, kita harus segera ke rumah Sakit" ucap Edward


"Apa, oke, kita ikut di belakang kalian!" Teriak Alex kemudian menenangkan anggota keluarga yang lain untuk kemudian ikut ke Rumah sakit


Bersambung


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Ikuti juga cerita "SAHABATKU KEKASIHKU" yang semakin seru


Jangan lupa Dukung Author dengan


LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2