Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 105


__ADS_3

Kesabaran ku membawa cinta


Sintia Hartini. Wanita yang terlahir dari keluarga yang serba kekurangannya, karena kedua orang tuanya seorang petani dari desa di Jawa timur.


Sebenarnya Sintia memiliki saudara, tapi di saat usianya yang baru sepuluh tahun, Sintia harus kehilangan adiknya yang terkena penyakit DBD. Karena pengaruh ekonomi juga membuat adik Sintia harus meninggal. Karena itulah Sintia menjadi anak satu-satunya tanpa ada saudara di sampingnya.


Walaupun Sintia ( Bunda Sisi ) terlahir dari keluarga serba kekurangan, tapi Sintia begitu sangat pintar di semua mata pelajaran, sampai membuat Sintia lulus SMA saat usianya baru empat belas tahun.


Kepintaran Sintia membuat dia mendapatkan beasiswa kuliah di Jakarta karena kelebihan yang Sintia punya.


Sebenarnya Sintia tidak ingin menerima beasiswa yang dia dapat, karena tidak ingin jauh dari keluarganya. Tapi karena dukungan dari keluarganya, membuat Sintia mau menerima beasiswa itu, dan di usianya baru lima belas tahun Sintia sudah kuliah dan harus berpisah dengan keluarga selama bertahun-tahun untuk menggapai cita-citanya agar nanti dia bisa membanggakan kedua orang tuanya.


Aldevaro Faizan Roshan. Pria yang terlahir dari keluarga yang serba berkecukupan, karena keluarganya begitu sangat terkenal di Turki yang memiliki banyak perusahaan yang begitu sangat terkenal.


Al ( ayah Aldevaro ) pria itu baru berusia delapan belas tahun, tapi sudah bisa menghadel perusahaan sama seperti Aslan ( Tuan Aslan ) karena mereka memiliki kepintaran di atas rata-rata. Di usia lima belas tahun Al sudah masuk kuliah di universitas Inggris yang begitu sangat terkenal, dan di usianya yang baru delapan belas tahun Al akan lulus S1 dan akan mengambil jurusan S2 lagi di bidang bisnis. Tidak di ragukan kalau, Al memiliki kepintaran yang begitu sangat luar biasa, maka dia bisa menyelesaikan kuliahnya di waktu yang begitu sangat cepat.


Pertemuan antara Al dan Sintia itu secara tidak sengaja, membuat kedua orang itu harus menjalani cinta yang tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua Al dan juga kakak Aslan, karena mereka menatap Sintia hanya orang rendah sedangkan mereka adalah orang yang terpandang di negara Turki.


Sintia tidak percaya kalau dia harus terjebak dengan cinta seorang Aldevaro. Pria yang tidak sengaja bertemu dengannya, saat mereka sedang mengadakan acara di kampus, yaitu penyambutan pemilik kampus di mana Sintia kuliah.


Pemilik kampus yang tidak lain adalah ayah dari Aldevaro, yang begitu sangat terkenal sampai ke Indonesia.


Disaat itu, Aldevaro yang memang ikut bersama dengan ayahnya karena ingin mengecek perusahaan mereka yang berada di Indonesia.

__ADS_1


Tapi pertemuannya dengan Sintia membuat perubahan dalam hidup Al, karena dia mencintai gadis yang tiga tahun lebih muda darinya itu.


Al memutuskan untuk pindah ke Indonesia dan kuliah di universitas yang sama seperti Sintia, hanya saja mereka berbeda kelas. Al juga mengurus perusahaannya yang berada di Indonesia dan menjadikan Sintia sebagai sekertarisnya. Yang membuat Al semakin dekat dengan Sintia.


Tahun-tahun mereka jalani sebagai senior dan junior dalam kampus, atasan dan bawahan di kantor. Tapi tidak dengan di luar, mereka akan berubah menjadi pasangan kekasih. Walaupun Al tahu kalau hubungan mereka pasti akan di tentang oleh keluarga, karena Al dan Sintia berbeda status. Tapi Al tetap berusaha untuk mempertahankan hubungan mereka agar tidak tercium sampai di keluarganya.


Tapi rencana Al tidak seperti apa yang dia pikirkan, karena hubungan mereka sudah di ketahui oleh kakak Aslan yang begitu sangat menentang hubungan keduanya.


" Jauhilah gadis itu Al, dia tidak sepadan dengan keluarga kita. Dia hanya gadis dari kalangan bawah sedangkan kita keluarga kalangan atas, yang tidak bisa bersanding dengan kita. Keluarga kita begitu sangat menentang hubungan ini. Kamu bisa mencari wanita yang setara dengan kita Al, tapi tidak dengan gadis itu, karena kamu akan menghilangkan citra keluarga kita jika kamu bersama dengan wanita itu." Ucap Aslan.


" Tidak kak, aku tidak akan mau melepaskan Sisi ( itu panggilan kesayangan ayah Aldevaro untuk bunda Sisi ya.) karena aku mencintainya, walaupun Sisi tidak setara dengan keluarga kita." Tolak Al yang menolak permintaan kakak nya itu untuk memutuskan hubungannya dengan Sisi yang baru dua tahun mereka jalani sebagai sepasang kekasih.


" Tapi Al, kamu harus tahu kalau ayah akan mengeluarkan kamu dari alwaris, jika ayah tahu kalau kamu menolak untuk meninggalkan gadis itu." Sahut Aslan mencoba untuk membujuk adiknya itu.


" Apa yang istimewa dari gadis kampung itu Al, sampai kamu rela memilih gadis itu ketimbang kemewahan yang selama ini kamu dapatkan." Gumam Aslan yang begitu penasaran dengan gadis yang bernama Sintia itu.


Setelah kejadian dimana Al menolak permintaan dari kakaknya. Aslan selalu berusaha untuk memisahkan mereka, dengan begitu banyak cara. Sampai nyawa Sintia menjadi taruhannya.


Al yang mengetahui rencana kakaknya begitu sangat marah, karena sang kekasih hampir saja tiada karena rencana dari kakaknya itu. Karena tidak ingin terjadi sesuatu dengan Sintia, terpaksa Al mengungkapkan hubungan mereka kepada ayah dan mommy nya.


Tapi ayah Aldevaro yaitu tuan Azlan malah menentang hubungan mereka dan memberikan Al dua pilihan.


" Ayah begitu sangat menentang hubungan mu dengan wanita itu Al, karena dia tidak sepadan dengan keluarga Roshan. Wanita itu terlahir dari keluarga miskin sedangkan kamu dari keluarga kalangan atas. Kalian berbeda Al. Kamu berlian sedangkan wanita itu hanyalah sebuah batu yang tidak berharga." Ucap tuan Azlan begitu sangat menentang hubungan Aldevaro dengan Sintia.

__ADS_1


" Walaupun Sisi terlahir dari keluarga yang serba kekurangan yah, tapi Sisi jauh lebih berharga seperti berlian. Dia memang batu, tapi dia lebih berharga dari berlian, karena Sisi adalah batu permata yang jauh lebih berharga ketimbang sebuah berlian seperti ku." Jawab Al, membuat tuan Azlan diam seketika mendengar jawaban dari Aldevaro, karena yang di katakan Aldevaro itu memang benar.


" Al kamu sudah berani menjawab ayah mu." Sambung seorang wanita paruh baya, Yang tidak lain adalah mommy Aldevaro dan Aslan, yang begitu sangat terkejut karena putra keduanya itu sudah berani menjawab ayahnya hanya karena seorang wanita biasa.


Sama halnya seperti mommy Aldevaro, Aslan juga tidak kalah terkejutnya seperti mommy nya itu.


Saat wanita paruh baya itu ingin mendekat dan menampar Aldevaro, tuan Azlan mengehentikan istrinya itu.


" Berhenti henzel, ini urusan ku dengan putraku." Cegah tuan Azlan mengehentikan langkah nyonya henzel. nyonya henzel yang mendengar perintah dari suaminya menghentikan langkahnya untuk tidak melanjutkan kembali langkahnya.


" Baiklah jika itu yang kamu mau Al, ayah memberikan dua pilihan untukmu. Apa kamu menginginkan wanita itu, ataukah kamu ingin kehilangan semua kemewahan yang kamu dapatkan." Tanya tuan Azlan menatap putra keduanya itu dengan serius.


" Aku menginginkan Sisi ayah, karena aku mencintainya." Jawab Al dengan cepat dengan hati penuh keyakinan. Karena Al tidak ingin kehilangan cintanya maka dari itu dia lebih memilih kehilangan harta yang selama ini selalu memanjakannya


" Kalau gitu, kembalikan semua pasilitas yang kamu dapatkan sekarang dan jangan pernah kembali lagi di perusahaan." Ucap tuan Azlan.


" Baik jika itu yang ayah inginkan, maka aku akan mengembalikan semua fasilitas yang Ayah berikan untukku." Sahut Al.


Al mengambil kartu tanpa batas yang pernah ayahnya berikan, Dan semua beda yang berhubungan dengan uang ayahnya.


Yang membuat Al kini hanya berbalut kemeja putih dan juga celana panjang yang berbahan kain yang pernah di berikan oleh bunda Sisi untuknya.


Beda mahal yang pernah ada di tangan dan terpasang di tubuhnya seakan hilang dalam hitungan detik.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2