
" Saya memiliki bukti yang mulia, kalau tersangka memiliki motif dalam pemukulan ini."
pengacara tuan Aron memberikan sebuah bukti yang berupa foto, kepada tiga pria itu. Disana terdapat foto Fadil dan Fina yang sudah diedit oleh orang suruhan Nadila dan juga tuan Aron.
" Terlihat, kalau tersangka dan gadis itu saling mengenal tuan. Saya yakin, kalau mereka memiliki hubungan dekat. Mungkin mereka adalah pasangan kekasih, yang memiliki rencana untuk menjebak korban."
" Keberatan yang mulia. Tersangka dan gadis itu memang saling mengenal tuan, tapi mereka bukan pasangan kekasih. Mereka hanya berteman, dan tersangka dan gadis itu tidak berniat untuk menjebak korban. Kalau pun mereka benar-benar ingin menjebak korban, apakah ada alasan atau motif apa mereka ingin menjebak korban."
" Tentu mereka ada motif, yang mulia. Dan saya memiliki bukti kalau mereka memiliki memiliki motif dalam penjebakan korban dan juga pemukulan itu."
" Saya menyimpulkan, kalau mereka memliki dendam lama, Yang mulia, terhadap tuan Aron dan juga nyonya Nadila. Saya berpendapat mereka kalau ingin membalaskan dendam mereka lewat korban, yang mulia. Makanya mereka menjebak korban dengan, peran gadis itu, agar rencana mereka berhasil."
Pengacara itu kembali mengambil sebuah video, yang memperlihatkan kalau disitu Fina sedang berusaha untuk menggoda Aldrich, tapi Aldrich selalu menghindar.
" Terlihat dari video itu. Kalau gadis itu, sengaja menggoda korban, agar rencana mereka berhasil."
Terlihat juga Fadil datang secara tiba-tiba, dan langsung menerobos masuk, dan langsung memukul Aldrich, dengan brutal. Setelah Aldrich jatuh pingsan. Terlihat dari video itu. Kalau Fadil dan Fina tertawa keras, saat melihat Aldrich sudah jatuh tidak berdaya.
" Akhirnya balas dendam abngku sudah terbalaskan." Terdengar, dari rekaman suara. Entah dari mana itu. Kalau Fadil tertawa, saat melihat Aldrich terkapar di lantai."
Sedangkan Fazar, menatap tuan Aron dan Nadila dengan geram. Karena mereka sudah banyak merekayasa bukti untuk menyudutkan adiknya.
" Aron, Aron. Kamu selalu bermain dengan curang. Pasti kekuasaan mu yang selalu kamu pergunakan. Tunggu permainanku baru akan di mulai." Batin Fazar yang merasa geram. Karena Aron terlalu banyak meraksasa bukti.
" Kita bisa mendengar yang mulia, kalau pemukulan itu sengaja dilakukan. Dari bukti video dan juga rekaman suara. Bahkan korban juga memiliki bukti lain."
__ADS_1
Lalu pengacara itu memanggil orang tua bohongan dan juga adik bohongan, yang Aldrich bayar waktu itu.
Karena ketiga orang itu di jadikan saksi palsu, di pengadilan itu.
" Mereka, orang-orang yang mengenal gadis itu dengan sangat baik, Bahkan mereka juga mengenal korban, yang mulia."
" Apa yang anda lihat, saat kejadian itu nyonya." Tanyanya sambil menatap kearah saksi palsu itu.
" Saya melihat waktu itu, kalau gadis itu masuk kedalam rumah sambil membawa seorang pria kedalam rumah, yang mulia. Tapi saya tidak tau pria itu siapa. Setelah membawa pria itu. Tidak berselang lama gadis itu membawa tuan Aldrich masuk kedalam, setelah pria tadi."
" Apakah pria yang anda lihat adalah pria itu, nyonya." Tanya pengacara itu sambil menunjuk kearah Fadil.
" Benar tuan, pria itu yang saya lihat waktu itu."
Mendengar pengakuan dari wanita itu, membuat Fadil jengkel." Dasar Aron, penipu kelas kakap."
" Karena saya sedang menerima tamu-tamu yang datang ke acara itu pak, makanya saya tidak memperhatikannya, dan saya juga tidak menyangka kalau akan kejadian seperti waktu itu."
" Tapi terlihat di cctv ini, menunjukan kalau anda mengetahui kejadian itu, nyonya. Hanya saja anda pergi meninggalkan kejadian itu, setelah menghantui kalau anda pemukulan disana."
Pengacara yang membelah Fadil kembali memperlihatkan sebuah video yang memperlihatkan, kalau wanita itu sempat naik keatas. Tapi saat melihat kalau ada tidak kekerasan disana, wanita itu langsung meninggalkan lantai atas. Setelah sampai di lantai bawah, bukannya minta bantuan, tapi wanita itu kembali asyik dengan acara yang masih berlangsung. Bahkan wanita itu juga tidak menunjukkan kekhawatiran atau ketakutan sama sekali, soal pemukulan yang dia lihat.
" Kenapa anda tidak langsung meminta bantuan kepada orang-orang jika anda sudah melihat kejadian seperti itu. Malahan anda terlihat kembali menikmati acara itu."
Sedangkan wanita itu langsung terdiam saat melihat video, yang memperlihatkan dirinya. Yang jelas-jelas terpasang di layar putih itu. Orang tua palsu Aldrich itu sampai bingung ingin menjawab apa. Kalau dia berbohong lagi, pasti dia akan ketahuan. Mengingat bukti yang jelas-jelas sudah melibatkan dirinya.
__ADS_1
" Yang mulia, dari jawaban nya dan juga bukti yang saya tujukan. Menunjukkan kalau nyonya ini berbohong yang mulia. Karena dia mengatakan kalau ia melihat gadis itu membawa seorang pria masuk kedalam rumahnya. Tapi nyonya ini tidak melarangnya, malahan membiarkannya begitu saja. Apa ada yang tidak aneh yang mulia. Saat rumah kita dikotori oleh orang asing, tapi kita memberikannya begitu saja."
" Saya juga menyangkal pengakuan nyonya ini kalau dia mengenal gadis itu. Karena saya memiliki saksi yang mulia kalau mereka tidak saling mengenal."
Pengacara itu kembali memanggil orang yang mengenal Fina. Bahkan sempat berada di acara itu, karena saat itu adiknya juga menghadiri acara yang diadakan secara dadakan oleh Aldrich, Agar rencananya berhasil.
" Apa anda mengenal gadis yang bernama Fina dan juga tuan Aldrich."
" Iya saya mengenal gadis yang bernama Fina, pak. karena Fina adalah teman satu tempat kerja saya. Tapi saya tidak dengan tuan Aldrich, pak."
" Kenapa anda bisa berada di acara itu, dan apa yang anda lihat saat itu."
" Saat itu saya mengantar adik saya yang kebetulan mendekatkan undangan dari putri nyonya itu. Kebetulan saya juga berada disitu, saat Fina masuk. dan saya melihat, dia tampak canggung saat bertemu dengan nyonya dan tuan itu pak. Tidak menunjukkan kalau Fina dan mereka saling mengenal. Malahan yang terlihat sangat akrab itu adalah Agus atau Aldrich."
" Kita bisa mendengar dari pengakuan gadis ini, yang mulia. Kalau gadis itu tidak mengenal mereka. Jadi bagaimana gadis berpikir untuk masuk kedalam acara itu sambil membawa pria lain, apalagi merencanakan sesuatu untuk menghancurkannya."
" Keberatan yang mulia. Karena pengakuan gadis ini tidak benar. Bisa saja hanya dibuat-buat yang mulia, karena tidak memiliki bukti."
" Tapi saya memiliki bukti yang mulia, apa yang di ucapakan gadis itu memang benar." Pengacara itu kembali mengeluarkan rekaman lainnya.
Yang menunjukan dimana Fina masuk dan memperkenalkan dirinya kepada kedua orang itu, Terlihat disana dia terlihat sangat canggung. Yang menunjukan kalau Fina benar-benar tidak mengenal mereka. Mungkin Fina hanya mengenal gadis itu, karena dia tidak terlalu canggung saat bersama dengan Adinda
" Saya berpendapat yang mulia, kalau gadis itu memang tidak mengenal mereka, dan mungkin disini gadis itu sedang di permainkan."
Sedangkan tuan Aron dan Nadila, tampak terkejut saat melihat video itu. Karena saat itu mereka sudah menghapus hampir semua video yang di rekam saat acara itu. Tapi kenapa video itu, tiba-tiba saja ada dan menjadi barang-barang bukti lain.
__ADS_1
Walaupun terlihat sepele, tapi barang bukti sekecil itu bisa saja menjatuhkan mereka.
...----------------...