Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 90


__ADS_3

" Nona, apa boleh saya menceritakan masalah yang sekarang sedang saya hadapi." Tanya pria itu membuat Wiyah mengerutkan keningnya bingung. Baru kali ini ada orang yang tidak Wiyah kenal datang ingin menceritakan masalahnya.


" Tentu tuan, jika anda ingin bercerita maka bercerita lah, jika itu yang membuat anda merasa beban pikiran anda bisa hilang." Jawab Wiyah. Mendengar pertanyaan dari pria itu membuat Wiyah merasa kasian, walaupun Wiyah merasa aneh, karena ada pria asing yang ingin menceritakan masalahnya langsung kepada dirinya. Padahal ia bukan siapa-siapa pria itu.


Mendengar jawaban dari Wiyah membuat pria itu tersenyum kecil. Sebenarnya pria itu tidak ingin menceritakan tentang masalahnya kepada orang. Tapi entah kenapa, saat melihat Wiyah pria itu ingin bercerita tentang masalah yang sekarang dia hadapi.


Mungkin dengan bercerita dengan orang asing, membuat pria itu lebih tenang ketimbang bercerita kepada orang yang dia percaya dan ia kenal. Karena pria itu berpikir, kalau ia tidak akan pernah lagi dengan wanita asing itu, makanya dia berani menceritakan masalahnya.

__ADS_1


" Apa anda tahu Nona, kalau sekarang saya sedang mendapatkan ujian yang begitu sangat besar dalam kehidupan saya.


Yang Membuat saya bingung ingin memilih siapa. Saya bingung apakah harus berkata jujur atau tidak, sedangkan saya begitu sangat menyenangi keduanya. Saya takut jika saya berkata jujur, maka ada orang yang akan tersakiti dan saya akan merasakan bersalah. mungkin karena rasa bersalah saya akan membuat dirinya saya, menyakiti seseorang karena telah menolak permintaan mereka." Mendengar cerita dari pria itu membuat Wiyah merasa kasian dengan masalah yang sekarang pria itu hadapi, sampai membuat pria itu menceritakan masalahnya kepada orang yang tidak dia kenal, agar orang terdekatnya tidak tahu apa yang sekarang sedang pria itu hadapi.


" Aku kira hanya diriku yang memiliki masalah yang begitu sangat sulit untuk aku hadapi, Ternyata pria ini juga memiliki masalah yang begitu sangat sulit untuk dia hadapi." Batin Wiyah sambil melihat kearah pria itu dengan tatapan kasian.


Tapi di saat aku ingin tulus membantu mereka, aku harus di buat bingung karena aku memiliki ikatan janji dengan seseorang." Ceritanya lagi.

__ADS_1


" Apa kamu tahu nona, aku memilih kehilangan harta yang terpenting aku tidak menyakiti seseorang dan tetap menepati janjiku, walaupun akan ada orang yang akan jauh lebih tersakiti." Pria itu menyandarkan tubuhnya dengan kepala menatap kearah atas.


" Apa anda tahu tuan, kalau Allah memberikan kita pilihan agar kita bisa memilih yang benar dan mencari yang salah. Allah memberikan anda ujian, karena Allah tahu kalau anda bisa menyelesaikan masalah anda." Sambung Wiyah membuat pria itu langsung menoleh menatap kearah Wiyah." Dan anda memiliki pilihan yang tepat tuan untuk menepati janji anda, tapi ada juga membuat orang lain terluka. Anda memiliki pilihan yang bagus, tapi anda juga tidak berpikir untuk menyelesaikan masalah anda yang sekarang, sebelum anda menerima permintaan seseorang. Seharusnya anda bisa berkata jujur walaupun anda tahu itu akan sulit. Tapi anda juga akan mendapatkan ketenangan, dibandingkan anda berbohong yang membuat pikiran anda akan merasa bersalah.


Anda bisa menyelesaikan kedua masalah anda jika anda, bisa berkata jujur." Jelas Wiyah kembali membuat pria itu membenarkan ucapan dari Wiyah.


" Apakah aku harus berkata jujur kepada papi sebelum besok aku melakukan operasi pendonoran sumsum tulang untuk Fadil. Terima atau tidak, aku akan tetap berkata jujur kepada papi sebelum aku menjalankan operasi besok, ya walaupun aku akan mengingkari janjiku untuk tidak ikut campur dengan urusan keluarga Fazar. Tapi keselamatan Fadil yang utama sekarang." Batin pria itu. Pria yang tidak lain Abizard.

__ADS_1


Ya, Abizard begitu sangat bingung memikirkan bagaimana ia akan mengatakan kepada papi nya, kalau ia menerima permintaan Fazar untuk menjadi pendonor untuk Fadil. Abizard takut kalau ia berkata jujur, maka papi nya akan marah kepadanya, karena sudah mengingkari janjinya kepada papi nya, Tapi kalau ia berbohong, pasti lambat laun papinya akan tahu dan papinya akan semakin marah kepada dirinya, karena sudah berbohong dan mengingkari janjinya secara diam-diam.


__ADS_2