Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 80


__ADS_3

" Apa. Kenapa perusahaanku bisa bangkrut." Tanya pria paruh baya yang begitu sangat terkejut mendengar kabar dari bawahan nya kalau perusahaannya bangkrut.


" Iya tuan, perusahaan mengalami kebangkrutan karena para investor, yang menanam saham pada perusahaan banyak yang menarik saham mereka. dan membuat perusahaan kita memiliki kerugian yang begitu sangat besar." Jelas orang disembarang sana.


Pria paruh baya yang tidak lain, yaitu tuan Aslan Aydin Roshan, langsung menjatuhkan ponselnya dari tangannya setelah mendengar penjelasan dari bawahannya itu.


Tuan Aslan begitu terkejut, sampai membuat tubuhnya langsung terduduk di atas sofa karena dia tidak percaya dengan kabar yang dia dapat, kalau perusahaan yang di bangun oleh almarhum ayahnya harus bangkrut dalam sekejap. Perusahaan yang tadinya baik-baik saja seakan hancur dalam sekejap.


" Ya Allah, cobaan apakah ini." Batin tuan Aslan sambil memegang dadanya di sebelah kiri karena terasa begitu sangat sakit. Lalu tuan Aslan jatuh pingsan, karena mengalami serangan jantung.


" Ya ampun Papi." Pekik Abizard terkejut saat melihat papinya. Abizard yang baru saja memasuk kedalam ruangan kerja papi nya itu langsung dibuat terkejut saat melihat papi nya yang sudah bersandar di sofa sambil memegang dadanya, mata tuan Aslan juga terpejam.


Abizard takut kalau papi nya itu akan mengalami serangan jantung jika ia mendengar kabar buruk. Apalagi Abizard mendengar kabar dari bawahannya kalau perusahaan mereka mengalami kebangkrutan.


Abizard yang mendengar kabar itu begitu sangat, terkejut dan juga takut. Takut kalau sampai terdengar sampai di telinga papi nya, yang membuat papi nya itu akan mengalami serangan jantung setelah mendengar kabar itu.


Fazar yang sedang berada di apartemen nya dengan cepat kembali ke mansion, untuk menghentikan kabar kebangkrutan perusahaan sampai terdengar ke telinga tuan Aslan. Tapi sepertinya Abizard terlambat setelah melihat keadaan tuan Aslan yang sudah kehilangan kesadaran di sofa.


" Papi, bangun papi." Ucap Abizard yang sudah berada di sebelah tuan Aslan. Abizard sedikit membungkukkan tubuhnya yang tinggi untuk membangunkan papinya itu. Tapi tuan Aslan tidak merespon panggilannya sama sekali.


Tidak lama beberapa orang pria yang mengunakan pekaian hitam masuk kedalam ruangan kerja tuan Aslan.


" Joni, cepat bantu aku mengangkat papi kedalam mobil." Perintah Abizard panik.


" Baik tuan." Jawab bodyguard itu. Para bodyguard dengan sigap mengangkat tubuh tuan Aslan, dan dengan langkah cepat melangkah keluar.


Sampai didalam mobil tuan Aslan langsung di sadarkan di sandaran kursi mobil, sedangkan Abizard dengan sigap menjaga papi nya itu agar tidak jatuh.

__ADS_1


" Langsung kerumah sakit yang terdekat." Suruh Abizard membuat supir itu mengangguk mengerti. Mobil mewah yang membawa tuan Aslan dan juga Abizard kelauar dari mansion lalu melaju kencang untuk pergi kerumah sakit.


🌺🌺🌺🌺🌺


Fazar melangkah naik kelantai atas setelah memerintahkan para bawahannya untuk membangkrutkan perusahaan RSH, Yaitu perusahaan yang dipimpin oleh Abizard, pria muda yang sudah berani menolak permintaannya untuk menjadikan Abizard sebagai seorang pendonor untuk adiknya.


Fazar tidak suka ada yang menolak permintaannya, apalagi bersangkutan dengan keluarganya, yang membuat Fazar tidak akan segan-segan untuk menghancurkan mereka, mengunakan kekuasaannya.


" Dalam hitungan sepuluh detik, aku akan mendengar kalau perusahaan RSH sudah bangkrut." Gumam Fazar sambil tersenyum miring. Fazar mulai menghitung mundur.


Dari


Sepuluh.


Lima


Satu.


Suara ponsel Fazar berdering, membuat Fazar langsung mengangkatnya.


" Tuan, kami sudah menjalankan perintah anda untuk membangkrutkan perusahaan mereka. Dan perusahaan mereka sudah bangkrut, karena para investor yang menanam saham di perusahaan mereka sudah menarik saham mereka yang membuat perusahaan itu mengalami kerugian besar." Jelas orang suruhan Fazar.


" Kerja bagus. Pastikan kalau perusahaan itu menjadi hakku." Perintah Fazar.


" Baik tuan." Jawab orang suruhan Fazar.


Fazar mematikan sambungan telepon nya setelah mendengar penjelasan dari bawahannya, kalau perusahaan RSH telah bangkrut dan sekarang perusahaan itu akan beralih tangan kepadanya.

__ADS_1


" Kita lihat, apakah kamu masih ingin menolak permintaan ku Abizard Adli Roshan." Gumam Fazar sambil tersenyum miring, membayangkan kalau pria muda itu mau menerima permintaan nya untuk menjadi pendonor untuk Fadil. Setelah apa yang Fazar lakukan tadi.


.


.


Fazar melangkah masuk kedalam kamarnya, sambil meneliti seisi kamar, tapi orang yang dia cari malah tidak ada didalam kamarnya.


Fazar melepaskan Jas nya yang masih terpasang di tubuhnya, lalu menyisakan kemeja berwarna putih dengan lengan yang sengaja Fazar gulung sampai di bawah siku.


" Apa mungkin di balkon." Gumam Fazar saat mengingat kalau istrinya itu paling suka dengan keindahan malam hari, yang membuat istrinya itu akan berlama-lama di balkon sambil menatap pemandangan di luar.


Fazar melangkah kearah pintu balkon yang terbuat dari kaca, melihat kalau pintu itu masih tertutup dan terkunci.


" Jika tidak ada diluar, apakah didalam kamar mandi." Ucap Fazar." Tapi aku tidak terdengar suara air dari dalam, yang menandakan kalau ada orang yang sedang mandi." Gumam Fazar kembali. Karena penasaran membuat Fazar mencoba untuk membuka pintu kamar mandi, tapi pintu itu tidak terbuka karena di kunci dari dalam.


" Wiyah, apa kamu didalam." Teriak Fazar sambil mengetuk pintu kamar mandi. Tapi tidak ada jawaban sama sekali dari dalam kamar mandi, kamar mandi itu seakan sepi tidak ada orang.


" Apakah dia bunuh diri, karena aku terlalu menekankan nya." Tiba-tiba pikiran buruk itu hadir didalam kepala Fazar." Astaga, jika itu benar. Bisa habis aku dibunuh oleh bunda." Fazar panik saat membayangkan kalau istrinya itu benar-benar bunuh diri.


Fazar melangkah mendekati laci, tempat biasanya kunci cadangan di simpan.


Fazar mencari kunci cadangan yang berada didalam laci. Setelah menemukan apa yang Fazar cari, dengan langkah cepatnya Fazar mendekati pintu kamar mandi lalu membuka pintu itu.


Saat pintu kamar mandi itu terbuka, Fazar langsung masuk begitu saja, lalu meneliti setiap sisi kamar mandi. Sampai pandangannya tertuju pada bathtub.


" Astaghfirullah."

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2