
Kesabaranku membawa cinta
Wiyah masuk kedalam rumah yang begitu sangat luas. Melangkahkan kakinya untuk masuk sampai kedalam.
Wiyah merasa kalau ada yang aneh, karena rumah yang begitu sangat besar tapi tidak memiliki penghuni, bahkan terlihat sunyi.
Saat melewati satu ruangan, Wiyah di bikin kagum dengan ruangan itu, karena desainnya yang begitu sangat mewah.
" Sudah datang sayang." Suara seseorang membuat Wiyah menoleh kearah samping, karena mendengar suara seseorang yang memanggil namanya.
Dari jauh Wiyah bisa melihat kalau di sana terdapat pria yang begitu sangat Wiyah kenal, bahkan sudah terukir namanya di lubuk hatinya yang paling terdalam.
Melihat pria itu membuat Wiyah tersenyum, karena sekarang pria itu terlihat tampan saat sedang tersenyum seperti sekarang, Pria yang tidak lain adalah Fazar suaminya.
Fazar tersenyum saat melihat kehadiran istrinya yang dari tadi dia tunggu, membuat Fazar melangkah mendekati Wiyah dengan senyuman yang terukir di bibirnya.
Pria itu terlihat sangat tampan mengunakan Jas berwarna navy, warna yang sama seperti pekaian yang Wiyah gunakan.
" Masyaallah, begitu sangat cantik istriku malam ini. Begitu sangat sesuai dengan gaun yang tadi aku pilihkan tadi." Batin Fazar mendekat kearah istrinya yang kini tampil cantik.
Sama halnya dengan Wiyah yang melangkah kearah Fazar. Bisa melihat wajah penuh kebahagian disana." Selamat datang istriku." Ucap Fazar tersenyum sambil mengulurkan tangannya seperti seorang pangeran yang menyambut seorang putri, tidak lupa senyuman di bibirnya yang seperti tidak akan pudar.
Wiyah yang melihat suaminya itu, hanya bisa tersenyum, karena merasa lucu dengan tingkah suaminya itu, Tapi Wiyah tetap mengulurkan tangannya untuk menyambut uluran tangan suaminya itu.
" Sayang terlihat sangat cantik malam ini." Bisik Fazar tepat di kuping Wiyah. Wiyah yang mendengar kalimat pujian dari suaminya membuatnya langsung tersipu malu.
" Terimakasih kak." Jawab Wiyah. Jujur Wiyah begitu sangat gugup jika suaminya berisik di kuping nya seperti saat ini." Kakak juga terlihat begitu sangat tampan malam ini."
__ADS_1
Mendengar ucapan dari istrinya, membuat Fazar tersenyum. Apa seperti ini rasanya saat orang yang kita cintai memujinya. Pikir Fazar.
Rasa Fazar ingin terbang saat mendengar kalimat pujian itu. Terkesan lebay tapi Fazar benar-benar merasakan nya.
" Terimakasih sayang, atas pujiannya." Wiyah hanya tersenyum menanggapi ucapan suaminya itu.
Fazar mengandeng tangan istrinya itu dengan begitu sangat mesra, untuk membawanya ke suatu tempat.
" Kak, Kita mau kemana." Tanya Wiyah di selah-selah langkahnya, karena dia penasaran suaminya itu ingin membawanya kemana.
" Ke suatu tempat sayang." Jawab Fazar." Dan sebentar lagi sayang akan tahu." Ucap Fazar menoleh menatap kearah istrinya yang sekarang sedang menatap kearaahya." Tempat yang begitu sangat indah."
Walaupun Wiyah bingung dan ingin bertanya lagi, tapi mendengar ucapan dari suaminya membuat Wiyah tidak ingin bertanya lagi. Membuat Wiyah hanya mengikuti kemana suaminya itu akan mengantarkannya ke suatu tempat.
Sampailah mereka di halaman belakang villa yang begitu sangat luas, yang kini sudah di sulap begitu sangat cantik dan indah.
Wiyah menghentikan langkahnya, karena terlalu mengagumi keindahan didepannya itu, karena dekorasi yang begitu sangat cantik.
" Apa cantik sayang." Tanya Fazar kembali menoleh kearah istrinya itu.
" Tentu kak ini sangat cantik." Jawab Wiyah sama-sama menoleh kearah suaminya.
" Apa sayang menyukainya." Wiyah mengangguk." Tentu kak aku menyukainya." Jawab Wiyah membuat Fazar tersenyum.
" Apa sayang mau melihatnya lebih dekat lagi." Tanya Fazar.
" Boleh kak."
Fazar dan Wiyah kembali melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda tadi, untuk melihat kearah kolam yang sudah di sulap seh cantik mungkin. Sedangkan disisi kolam terdapat meja yang di sulap menjadi meja makan romantis dengan bunga dan lilin yang melingkari meja itu, berbentuk hati
__ADS_1
( Mungkin seperti ini ya.)
Tapi sebelum Fazar dan Wiyah melangkah mendekati meja itu. Fazar membawa istrinya ke suatu tempat yang sudah dia persiapkan dari semalam untuk istrinya.
Sedangkan Wiyah hanya mengikuti setiap langkah suaminya yang mengarahkannya ke suatu tempat, tapi bukan kearah meja itu melaikan kearah lain. Walaupun bingung, tapi Wiyah tetap mengikuti langkah dari suaminya.
Sampailah mereka ditempat yang tadi di tuju oleh Fazar.
Wiyah menatap hiasan berbentuk hati dan bertulis I LOVE YOU yang begitu sangat cantik yang di taburi oleh bunga mawar merah kesukaannya dan juga lilin yang berbentuk hati.
Wiyah menoleh kearah Fazar. Karena tidak mengerti apa yang di maksud suaminya itu lewat tulisan di bawah sana yang terakhir begitu sangat cantik.
Sedangkan Fazar begitu sangat gugup. Karena ini kali pertama untuknya mengatakan perasaannya lewat hal yang begitu sangat romantis seperti ini. Walaupun gugup tapi Fazar tetap memberanikan dirinya untuk mengatakan perasaannya.
" Kenapa tiba-tiba aku merasa begitu sangat gugup, saat ingin menyatakan perasaan ku kepada mu istriku." Batin Fazar menatap istrinya itu dengan begitu sangat dalam.
Fazar mengambil sesuatu dari saku celananya, setelah itu Fazar berlutut di hadapan Wiyah sambil menyodorkan sebuah kotak berisi cincin.
Dengan jantung berdetak begitu sangat kencang Fazar mencoba untuk mengingat setiap rangkaian kata yang sudah dia tulis semalam dan dia hapalkan, agar malam ini berkesan begitu sangat romantis untuknya dan juga Istrinya.
Sedangkan Wiyah terkejut saat melihat Fazar berlutut di depannya sambil menyodorkan sebuah kotak cincin.
Fazar berdehem, menetralkan suaranya yang tiba-tiba saja serak dan hilang entah kemana. Mungkin pengaruh ia terlalu gugup." Mungkin, aku bukan pria romantis seperti pria yang lainnya. Bahkan aku bukan pria yang bisa merangkai setiap kata romantis untuk menyatakan kepada setiap wanita. Tapi disini aku berlutut untuk mengatakan sesuatu kepada mu istriku. Wisyah Hanifah Putri, Kalau aku mencintaimu." Fazar menjeda ucapannya untuk menetralkan perasaannya yang berdebar-debar saat menyatakan perasaannya.
...----------------...
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya biar author makin semangat buat update.