Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 99


__ADS_3

Kesabaran ku membawa cinta


" Lepaskan aku. Tante tolong selamatkan aku. Aku tidak mau di bawah oleh mereka." Teriak gadis kecil yang berusaha untuk memberontak melarikan diri dari beberapa orang pria yang sedang menangkapnya tubuh kecilnya. Tapi tubuh kecilnya tidak kalah kuat dari dua orang pria yang bertubuh besar itu.


" Diam bocah ingusan, aku tidak akan menyelamatkan mu, karena aku sudah menjualmu kepada mereka, maka ikutilah apa yang mereka suruh." Jawab wanita itu sambil tertawa, menyaksikan gadis kecil itu diseret paksa untuk mengikuti beberapa pria itu.


Gadis kecil itu yang mendengar jawaban dari tantenya semakin menangis ingin di lepaskan.


" Tante, bukanya tante sudah berjanji kepada almarhumah mama, kalau tante akan menjagaku." Tanya gadis itu mengingatkan kepada wanita yang sudah berjanji kepada almarhumah mama nya untuk menjaga dirinya, tapi ini wanita itu malah menjualnya.


Wanita itu tersenyum sinis" Karena aku tidak suka kepada mu, gadis ingusan. Aku tidak mau merawat anak haram yang di tinggalkan oleh mayila sebelum dia meninggal. Jika kamu tinggal bersamaku mungkin kamu akan menyusahkan ku dan akan membuatku sial, maka aku memilih untuk menjual mu. Dengan menjual mu, maka kamu tidak akan menyusahkan ku dan aku juga akan memiliki uang." Gadis kecil itu yang mendengar ucapan dari wanita merasa begitu sangat sedih. Karena tantenya tidak pernah menerima dirinya selama ini, kini tantenya itu malah menjualnya.

__ADS_1


Gadis kecil itu hanya bisa menangis saat tubuhnya naik kedalam mobil, dan di bawah pergi oleh mobil itu.


" Ya Allah, lindungilah aku dari orang jahat yang ingin menyakiti ku." Batin gadis kecil itu di selah-selah tangisannya." Kak Wiyah, harum rindu sama kakak." Batin gadis kecil itu kembali.


🍃🍃🍃🍃🍃


Fazar menyelesaikan aktivitasnya pukul dua dini hari, karena dia begitu sangat menikmati malam nya bersama dengan istrinya.


" Terimakasih sayang." Ucap Fazar mencium kening istrinya itu yang kini di penuhi oleh keringat. Sedangkan Wiyah hanya bergumam tanpa menjawab, karena dia begitu sangat lemas membuat dia langsung tertidur.


" Terimakasih istriku, karena kamu sudah menjaganya untuk ku, sampai aku sendiri yang mengambil nya dari mu." Ucap Fazar menatap istrinya yang kini sudah tertidur tanpa terusik sama sekali." Maafkan aku yang pernah menuduhmu yang tidak-tidak waktu itu, karena melihatmu tanpa mencaritahu terlebih dahulu. Dan terimakasih karena kamu sudah mau bertahan didampingku." Ucap Fazar mencium kembali kening Wiyah, lalu beralih ke bibir ping istrinya itu.

__ADS_1


Fazar begitu sangat menyesal karena sudah menuduh yang tidak-tidak kepada istrinya waktu itu, tanpa mencaritahu terlebih dahulu. Fazar juga sudah begitu sangat banyak menorehkan luka kepada Wiyah, tapi istrinya itu masih sabar menghadapinya.


Dia benar-benar pria yang terbodoh di dunia ini, karena sering menyakiti istrinya. Padahal istrinya itu begitu sangat sempurna untuk kehidupannya, Tapi dengan kebodohannya dia sering menyakiti istrinya itu, dan memberikan luka yang tidak bisa di lupakan seumur hidup istrinya itu.


Fazar merasa menjadi pria yang paling bodoh, karena baru menyadari kalau istrinya akan menjadi wanita yang paling berharga jika berada di tangan yang tepat.


Andai dia terlambat mengetahui kebenarannya, mungkin dia akan begitu sangat menyesal saat istrinya itu di rebut oleh orang lain yang menginginkan istrinya itu.


" Jangan pernah meninggalkan aku, sayang. Karena sekarang kamu milikku." Ucap Fazar kembali lalu melingkarkan tangannya di pinggang istrinya itu yang masih polos tanpa mengunakan apapun, karena mereka baru saja menyelesaikan kegiatan panas mereka.


Fazar yang bersentuhan pada tubuh polos istrinya, merasa kalau ia menginginkannya lagi. Tapi Fazar berusaha untuk menahannya, karena dia begitu sangat kasihan pada istrinya itu, yang sudah mau melayaninya dengan ikhlas.

__ADS_1


Fazar memejamkan matanya, tidak berangsur-angsur lama Fazar ikut tertidur, dan menyusul istrinya kedalam dunia mimpi.


...----------------...


__ADS_2