Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 186


__ADS_3

Kesabaranku membawa cinta


" Apa yang dikatakan oleh kak Fiki bang, tentang Naila." Tanya Fazri menatap Fazar. Karena ketiganya tadi tidak sengaja mendengarkan obrolan antara Fazar dan Fiki, yang mengatakan kalau mereka sudah menemukan keberadaan Harum sekarang.


" Bang." Fazri seperti tidak sabaran mendengar jawaban dari abangnya itu, yang hanya diam sambil menatap kearah mereka.


" Ya, benar, Gadis kecil itu, sudah di temukan oleh Fiki dan Liando, Tapi ada masalah, yang harus mereka pikirkan untuk menyelamatkan gadis kecil itu."


" Apa itu bang." Tanya Abidzar yang ikut penasaran.


" Gadis kecil itu akan di jual oleh Nadila, dan akan di beli oleh mafia, yang terkenal akan kekejamannya, Karena itu, Fiki maupun Liando sedang berpikir untuk menyelamatkan gadis kecil itu, dari tangan yang lebih berbahaya lagi." Fazar menghela nafasnya, karena ia tidak ingin mencari masalah dengan mafia Derk Belck, Tapi disisi lain ia sudah berjanji dengan istrinya untuk menyelamatkan gadis kecil itu, apalagi ini rasa kasihan pada gadis kecil itu, membuat Fazar bertekad untuk menyelamatkannya dari tangan orang yang jauh lebih berbahaya lagi dari Nadila.


" Jika sudah seperti itu Zar, kenapa kamu masih mau mencari gadis kecil itu, bukannya itu terlalu berbahaya untuk keluarga kita, jika kita berurusan dengan mafia Derk Belck." Bukan maksud Abidzar berkata seperti itu, hanya saja dia pernah mendengar mafia sekejam Derk Belck, dan setiap orang yang berurusan dengan mafia itu pasti akan hancur seperti debu.


Ya, yang dikatakan Abidzar ada benarnya. Karena setiap orang yang berurusan dengan mafia itu pasti akan hancur. Makanya Fazar masih berpikir untuk menyelamatkan gadis kecil itu.


Fazar takut, kalau mafia itu akan merusak kebahagiaan keluarganya, karena sudah berani mengusik ketenangannya.


Sedangkan Fazri yang mendengar ucapan Abidzar, Langsung menatap Abidzar dengan tatapan dingin. Karena Fazri tidak suka dengan ucapan Abidzar barusan. Fazri merasa kalau Abidzar ingin menghentikan pencarian terhadap Naila, bahkan Fazri merasa kalau Abidzar tidak ingin menyelamatkan sahabat kecilnya itu.


" Jika Abang, tidak ingin membantu Naila untuk terlepas dari orang-orang jahat itu. Maka aku sendiri lah yang akan membantu Naila, untuk terbebas dari mereka." Fazar, Abidzar, dan Fazar sama-sama melihat kearah Fazri saat mereka mendengar ucapan Fazri barusan.


" Abang tidak bermaksud seperti itu Zri, hanya saja Abang sedang mencari rencana lain untuk membantu gadis kecil itu." Jelas Fazar tidak ingin adiknya itu salah paham.


" Kalaupun kamu ingin pergi menyelamatkan gadis kecil itu, apakah kamu sanggup melawan para mafia itu, sedangkan kamu hanya memiliki satu tangan, karena salah satu tangan mu sedang cedera." Ejek Fadil sambil menatap adiknya itu dengan tatapan mengejek.


" Aku sanggup kak, walaupun aku hanya memiliki satu tangan, tapi aku masih bisa mengunakan tangan yang satunya." Jawab Fazri dengan serius." Bang kirimkan aku ketempat kak Fiki dan temannya, karena aku akan ikut membantu menyelematkan Naila, dari wanita jahat itu."


Fazar, Abidzar dan Fadil bisa melihat raut wajah Fazri yang terlihat begitu sangat serius saat mengatakan itu. Bahkan Fazar dan Fadil beru kali ini, melihat adik mereka terlihat berbeda.


Fazri terlihat jauh lebih dewasa dari umurnya, saat wajah tampan itu terlihat dingin, apalagi dia berkata dengan serius seperti sekarang.


" Abang tidak akan mengijinkan mu dek, karena disana terlalu_"

__ADS_1


" Maafkan aku bang, karena untuk kali ini, aku menentang perkataan Abang, karena


aku akan tetap pergi menolong Naila."


Ketiga pria itu semakin di buat diam oleh perkataan Fazri, karena Fazri terlihat begitu sangat serius dengan perkataannya, bukan hanya sekedar candaan biasa.


" Jika tidak ada orang yang menganggapnya ada, maka aku lah orang pertama yang akan menganggap dia anda, bahkan berharga." Setelah mengatakan itu, Fazri langsung meninggalkan ketiga pria itu setelah mengatakan apa yang dia rasakan sekarang, entah kenapa perasaan Fazri sekarang seperti kusut seperti benang kusut, saat mendengar, kalau sahabat kecilnya akan di jual kepada orang yang jauh lebih kejam dari Nadila.


Sedangkan Abidzar, Fadil dan Fazar menatap kepergian Fazri dengan tatapan penuh kebingungan. Karena mereka tidak pernah melihat sikap Fazri seperti tadi, dan ini adalah pertama kalinya sikap Fazri berubah seperti ini.


" Apa ada yang salah dengan Zar." Tanya Abidzar menatap kearah Fazar.


" Aku tidak tau Abidzar, tapi sepertinya dia mempunyai keinginan yang tinggi untuk menyelamatkan gadis kecil itu." Ucap Fazar sambil menatap punggung Fazri yang semakin menjauh, hilang dari pandangan mereka.


" Ternyata pikirkan mu jauh lebih dewasa Zri, bahkan lebih dewasa daripada aku." Batin Fadil, yang sama-sama menatap kearah punggung Fazri yang sudah menghilang dari pandangannya. Fadil menoleh kearah Fazar." Bang, aku akan ikut bersama dengan Fazri, untuk menyelamatkan Harum, karena Bagaimanapun, aku juga mengenal Harum, sama seperti Fazri."


Mendengar ucapan Fadil membuat Fazar ikut menoleh kearah Fadil, lalu menatap adiknya itu." Tapi Dil, kamu baru saja sembuh dari sakit mu." Bukan maksud Fazar untuk melarang Fadil, hanya saja kondisi Fadil yang belum benar-benar pulih mengingat ini baru beberapa bulan yang lalu, dia melakukan operasi.


" Aku sudah lebih baik bang, dari sebelumnya bang, bahkan aku merasa lebih sehat sekarang, tidak seperti dulu lagi, Jadi ijinkan aku untuk menemani Fazri menemukan harum."


" Terimakasih bang."


🍁🍁🍁🍁🍁


Fazri menatap lurus kearah langit yang penuh dengan hamparan bintang, bahkan remaja laki-laki itu tidak merasakan hembusan angin yang terasa dingin mengenai kulitnya.


Fazri yang sedang duduk di bangku taman di bawah pohon rindang, sedang menenangkan perasaannya dan juga pikirannya, karena mendengar obrolan antara Fazar dan juga Fiki.


" Kenapa nasibmu selalu seperti ini Naila. Apakah kamu memang dilarang untuk bahagia, sampai kamu selalu jatuh ketempat yang salah, bahkan apa yang sekarang kamu rasakan sangat tidak pantas, untuk kamu dapatkan di umurmu yang masih terbilang kecil. Seharusnya, di usia mu yang sekarang, kamu masih menikmati indahnya permainan anak-anak, bukan masalah orang dewasa yang selalu melibatkan mu." Batin Fazri.


Ya, Fazri tentu tau kehidupan kejam sahabat kecilnya itu, karena selama dia berada di kota S, Fazri melihat sendiri, bagaimana sulitnya Harum menjalani kehidupannya. Dari tante yang selalu menyiksanya jika dia tidak mendapatkan uang, bahkan Fazri juga mendengar bagaimana orang-orang menghinanya sebagai anak haram karena terlahir dari wanita malam, apalagi tante harum adalah seorang kupu-kupu malam.


Bukan itu saja, bahkan Fazri, bisa melihat bagaimana kuatnya gadis kecil itu, saat menjadi tulang punggung untuk keluarganya, saat mama Harum harus jatuh sakit.

__ADS_1


Sebenarnya Fazri ingin membantu Naila, hanya saja Naila selalu menolak bantuannya, bahkan Naila juga mengancam kalau dia tidak akan berteman dengan Fazri lagi, jika sesekali Fazri menolongnya.


Padahal usianya masih terbilang masih anak kecil. Tapi Harum sudah berani mengancam seperti orang dewasa, Karena keadaanlah yang memaksa Naila untuk dewasa menghadapi dunia yang kejam ini.


" Setelah aku menemukanmu Naila, aku berjanji, kalau kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang mungkin kamu belum pernah rasakan selama ini."


🍁🍁🍁🍁🍁


Matahari kembali terbit, untuk menyapa orang-orang yang kembali melanjutkan aktivitas mereka, yang sempat tertunda kemarin, karena matahari itu harus terbenam, Menggantikan langit yang terang menjadi gelap penuh dengan pecahan bintang di langit, disertai oleh bulan yang kadang malu memunculkan sinarnya yang indah.


Pagi ini Fazar harus mengantarkan ketiga adiknya ke bandara. Karena Fazri, Fadil, dan Abidzar, Akan pergi membantu menyelamatkan Harum. Sang gadis kecil yang memiliki pesona tersendiri, sampai membuat tiga pria muda itu ingin menyelamatkannya.


Ya, Abidzar yang melihat kedua sepupunya pergi, untuk membantu menyelamatkan Harum, memutuskan untuk ikut, karena pria itu juga memiliki ketertarikan terhadap gadis kecil itu, yang memiliki sejuta rahasia.


Apakah gadis kecil itu memiliki keistimewaan, sampai orang-orang tertarik untuk mendapatkannya.


Mungkin iya, karena setiap orang yang melihat gadis kecil itu pasti akan merasakan, yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama.


.


" Maaf Abang tidak bisa ikut dengan kalian, untuk menyelamatkan gadis kecil itu."


" Tidak apa-apa bang, doa dari Abang itu sudah menjadi penyemangat untuk kami." Jawab Fadil." Benar kan Zri." Tanya Fadil sambil menatap kearah Fazri yang sama-sama melihat kearahnya.


" Iya bang, yang dikatakan oleh kak Fadil benar."


" Bang, kami titip salam ke bunda. Maaf kami pergi, tapi ngga ijin dulu sama bunda."


Ya, ketiganya tidak memberitahukan kepada bunda Sisi, kalau mereka akan pergi menyelamatkan Harum, karena mereka tidak ingin bunda Sisi khawatir. Fazar juga tidak ikut membantu mereka, karena dia sedang menjaga istrinya tercintanya.


" Iya, nanti Abang sampaikan."


Setelah berpamitan, kini ketiga pergi untuk menjalankan misi pertama mereka." Semoga kalian berhasil, menemukan gadis kecil itu. Abang tau kalau kalian memiliki ikatan tersendiri terhadap gadis kecil itu, tanpa kalian sadari." Gumam Fazar, sambil menatap punggung ketiganya yang semakin menjauh.

__ADS_1


...----------------...


Maaf author ngga updated, kemarin, soalnya author lagi sibuk


__ADS_2