Kesabaran Ku Membawa Cinta

Kesabaran Ku Membawa Cinta
Bab 79


__ADS_3

" Jika sebanyak ini pekaian dari tuan Fazar lalu pekaian ku aku taruh dimana." Ucap Wiyah bingung a ingin menaruh pekaian nya dimana saat melihat ruangan itu yang sudah di penuhi oleh pekaian Fazar semuanya." Sebaiknya aku tanyakan langsung ketuan Fazar, takutnya nanti aku kena marah kalau aku salah taruh pekaianku di ruangan ini." Ucap Wiyah kembali sambil menutup rungan itu. Wiyah melangkah kearah kopernya untuk mengambil baju gantinya sebelum Wiyah masuk kedalam kamar mandi. Karena sekarang Wiyah ingin segera mandi.


Wiyah menyalahkan air hangat didalam Bathtub menambahkan aroma tetapi agar dirinya lebih rileks lagi.


Wiyah berendam dalam, hangat yang kini sudah di penuhi oleh busa sabun dengan aroma harum yang membuat Wiyah begitu sangat rileks. Saat berada didalam Bathtub Wiyah merasa kalau rasa lelahnya seakan menghilang secara sekejap saat kulitnya bersentuhan dengan air. Wiyah begitu sangat menikmati mandi nya, yang membuat dirinya sampai ketiduran dengan tubuh masih berendam didalam air hangat karena merasa begitu sangat tenang.


🌺🌺🌺🌺🌺


Disisi lain.


Fazar yang sedang berdiri di balkon sambil menatap kota Jakarta dari atas gedung, karena apartemen nya berada tepat di lantai atas. Kota yang sama seperti tiga tahun yang lalu, tidak banyak berubah dengan kota itu karena tetap dengan keindahan yang menyuguhkan gedung-gedung pencakar langit, apalagi saat malam seperti ini.


Tidak lupa suara ribut akan kendaraan membuat suasana dalam kota itu begitu sangat terasa.

__ADS_1


Fazar menatap kota kelahirannya itu, yang selama tiga tahun Fazar tinggalkan hanya karena masalalunya. Rasanya Fazar ingin berdamai dengan masalalunya, hanya saja Fazar tidak bisa melakukan hal itu, karena masalalunya itu begitu sangat menyakitkan membuat hatinya menolak untuk berdamai. Apalagi penghianatan orang itu masih jelas dalam ingatannya.


Fazar masih mengingat saat Fazar mendapati wanita itu sedang. Ah, mengingat kejadian itu membuat kepala Fazar berdenyut sakit.


" Lupakan masalalumu Fazar. Coba untuk berdamai, karena ada orang yang akan menghapusnya. Kamu harus bisa melupakan masalalumu, Jangan sampai karena masalalu mu itu akan membuatmu menyakiti orang lain yang tidak bersalah. Batin Fazar mencoba untuk menenangkan dirinya agar tidak kembali mengingat masalalunya, lalu membuat dirinya menyamakan wanita lain seperti wanita itu.


Saat Fazar sedang menenangkan pikirannya, suara dering ponsel membuat Fazar mengalihkan pandangannya yang tadi menatap kearah luar beralih ke ponselnya.


Fazar menatap siapa yang menelepon nya


" Assalamualaikum bang." Salam di seberang sana saat Fazar mengangkat ponselnya.


" Waalaikumsalam, Rido." Jawab Fazar." Langsung katakan, karena aku tidak ingin berbasa-basi." Ucap Fazar yang langsung to the point

__ADS_1


" Aku sudah bertemu dengannya bang, untuk membujuk dia agar mau menjadi pendonor untuk Fadil, Tapi dia tidak mau dan menolak mentah-mentah permintaan kita." Jelas Rido.


" Apa kamu sudah memberikan dia ancaman. Kalau aku bisa saja merugikan perusahaannya dalam sekejap jika dia menolak permintaan ku untuk menjadi pendonor." Tanya Fazar.


" Aku sudah memberikan ancaman itu bang. Tapi dia tidak takut, dan menerima ancaman itu dengan senang." Jawab Rido.


" Apa dia tidak takut sama sekali." Tanya Fazar merasa begitu sangat geram setelah mendengar penjelasan dari Rido, kalau orang itu menolak permintaan dari Fazar dengan mentah-mentah tanpa takut dengan ancamannya.


" Sepertinya tidak bang" Jawab Rido.


" Baiklah jika itu yang dia inginkan." Ucap Fazar." Hancurkan perusahaannya hari ini juga. Dan suruh dia untuk bertemu dengan ku malam ini juga."


...----------------...

__ADS_1


Dengan mata yang mengantuk author usahain buat update untuk kalian. Jangan lupa like komen dan vote nya. Jangan lupa hadiah ya 😁


Harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran.


__ADS_2