Tante Melinda

Tante Melinda
Terima Kasih


__ADS_3

Enam bulan kemudian.


Linda sedang memeriksakan dirinya di rumah sakit, untuk bisa melakukan operasi pengambilan pen yang ada di kakinya.


Dia merasa jika keadaannya sudah baik-baik saja, sehingga pen tersebut harus segera diambil. Supaya tidak kelamaan dan mengakibatkan sesuatu yang tidak diinginkan.


Ini karena adanya risiko, jika pen tidak dilepas dari tubuh. Dengan adanya beberapa kasus, komponen logam di dalam pen bisa memicu munculnya iritasi di jaringan sekitar tulang. Adapun kondisi ini dapat menyebabkan bursitis, tendonitis, atau komplikasi lainnya.


Linda itu saja tidak menginginkan hal itu terjadi pada dirinya. Yang masih ingin sehat dan bisa melakukan segala sesuatu dengan normal.


Dia juga masih ingin hamil, untuk melengkapi pernikahannya bersama dengan Romi. Dan Erli juga sudah menagihnya, untuk bisa memiliki adik sama seperti teman-teman sekolahnya yang lain.


"Jika Anda sudah siap, kita bisa melakukan pemeriksaan sekarang, sesuai dengan riwayat operasi yang dulu pernah Anda lakukan. Jadi kita harus melakukan tahapan-tahapan tertentu, untuk mengetahui di mana letak pen kemarin dipasang."


Dokter yang menangani Linda, memberikan penjelasan apa saja yang harus dia lakukan sebelum menjalani operasi pengambilan pen yang terpasang di kakinya.


Ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum menjalani operasi lepas pen.


Jadi, Linda juga harus ikuti pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang dilakukan oleh setiap pasien. Yaitu, menjalani pemeriksaan medis 1-6 minggu sebelum menjalani operasi, seperti melakukan tes darah dan elektrokardiogram (EKG).


Pemeriksaan tidak selalu dilakukan langsung di rumah sakit, melainkan juga bisa melakukannya melalui telepon.


Linda akan masuk rumah sakit pada hari operasi, tetapi pada kasus tertentu, mungkin harus menginap di rumah sakit beberapa hari sebelum operasi lepas pen.


Pastikan memberitahu dokter mengenai obat‐obatan yang sedang di konsumsi dan ikuti arahan dokter. Sebelum menjalani prosedur ini, hindari konsumsi obat pengencer darah.


Sebagai salah satu prosedur kesehatan untuk tulang, tentu saja operasi ini memiliki manfaat untuk kesehatan.


Manfaat dari prosedur operasi lepas pen adalah untuk mengurangi rasa sakit dan tak nyaman akibat pemasangan pen. Membantu mengatasi infeksi yang terjadi sekitar pen. Mencegah pen terjebak dan hilang di antara tulang-tulang dalam tubuh. Mencegah pen mengganggu jika Anda akan melakukan prosedur operasi lainnya.


Pasien yang tidak mau menjalani operasi pengangkatan pen, bisa meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman dari pen dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, menghindari tekanan di atas pen, dan menjaga daerah tersebut supaya tetap hangat ketika cuaca dingin.


Pasien juga bisa menangani infeksi pada area sekitar pen sementara dengan mengonsumsi antibiotik.


Namun pada beberapa kasus, pasien tidak bisa menyembuhkan infeksi tanpa operasi pengangkatan pen.


Pada dasarnya, operasi ini sangat penting untuk dilakukan, khususnya jika dokter memang melakukan pemasangan pen hanya untuk mengatasi suatu kondisi sementara waktu.

__ADS_1


Ini artinya, kemungkinannya sangat besar bagi Anda untuk mengalami konsekuensi tidak menjalani operasi lepas pen, seperti mengalami infeksi.


Infeksi yang terjadi pada area sekitar pen juga dapat merusak tulang dan jaringan lunak. Pada beberapa kasus, infeksi dapat membuat pasien menjadi sakit.


Untuk itu, lebih baik Anda mendiskusikan dengan dokter apabila hendak memutuskan untuk tidak menjalani prosedur pemeriksaan ini.


Saat menjalani prosedur ini, tim medis akan memberikan formulir yang harus Anda isi sebagai pasien terlebih dahulu. Formulir tersebut berisi mengenai data diri pasien dan prosedur yang akan Anda jalani.


Lalu, tim medis mungkin akan menggunakan beberapa teknik anestesi dalam prosedur ini. Umumnya, prosedur ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit.


Pada saat itu, dokter akan mengangkat pen melalui sayatan yang sama ketika dokter bedah pertama kali memasukkan pen ke dalam tubuh Anda.


Biasanya, dokter akan lebih kesulitan menemukan pen jenis sekrup kecil atau kawat. Oleh sebab itu, dokter akan membuat sayatan lebih besar dan menggunakan bantuan kamera X-ray.


Selain itu, dokter mungkin juga akan kesulitan untuk menemukan pen yang tertutup oleh jaringan parut atau tulang meski pen memiliki ukuran yang lebih besar.


Setiap prosedur operasi pasti memiliki risiko tersendiri. Biasanya, dokter bedah akan menjelaskan segala macam risiko yang mungkin terjadi pasca operasi.


Komplikasi umum yang dapat terjadi usai operasi adalah sebagai berikut, rasa sakit, perdarahan, infeksi pada area yang mendapat perlakuan operasi, luka pada kulit, kesulitan buang air kecil, penggumpalan darah pada area kaki atau paru-paru.


Seandainya terjadi gagal mengangkat keseluruhan dari pen, kerusakan yang terjadi pada jaringan saraf, kelemahan pada tulang, kekakuan, rasa sakit yang berlebihan, hilangnya fungsi gerak pada lengan atau kaki.


Jika pasien mengalami salah satu komplikasi dari operasi lepas pen seperti yang telah disebutkan, segera periksakan kondisi ke dokter. Jangan menunda-nunda karena hal tersebut hanya akan memperparah komplikasi yang di alami.


Selain itu, terapkan perawatan rumah yang mungkin dapat membantu mengurangi gejala atau efek samping setelah menjalani operasi tersebut. Dengan begitu, Anda bisa mempercepat proses pemulihan dari operasi lepas pen tanpa harus merasakan berbagai komplikasi.


Namun, pastikan perawatan rumah yang Anda lakukan aman untuk kesehatan tulang dan sudah sesuai dengan anjuran dokter. Jangan melakukan perawatan rumah tanpa arahan yang jelas dari dokter Anda. ( Dari berbagai sumber )


Linda, yang ditemani oleh Romi untuk pemeriksaan, ikut mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh dokter dengan seksama.


Dia juga tidak mau jika terjadi sesuatu pada istrinya pasca operasi nanti. Jadi dia yang akan merawatnya di rumah, harus ikut tahu dan paham apa yang akan dilakukan untuk membantu merawat istrinya kelak.


Sekarang, mereka dianjurkan untuk pulang ke rumah memikirkan keputusan apa yang akan mereka ambil setelah menjalani pemeriksaan awal tadi. Sebab, operasi pengangkatan pen, juga harus mendapatkan kesiapan mental bagi pasien itu sendiri.


"Bagaimana Dek?" tanya Romi memastikan.


"Linda siap Mas. Tapi setelah operasi nanti, Linda jadi tidak bisa melakukan apa-apa lagi untuk beberapa bulan ke depannya. Soalnya Linda harus membiasakan diri tanpa adanya pen dan harus ada penanganan dan pengawasan awal juga. Mas Romi bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan linda untuk sementara waktu?"

__ADS_1


Linda justru lebih mengkhawatirkan keadaan Romi, yang pastinya akan repot sendiri untuk mengurus dirinya, Erli dan juga pekerjaan di luar rumah.


"Tidak apa-apa Dek. Atau... kita undang ibu dan bapak, untuk menemanimu dan Erli. Seandainya Mas harus kerja?"


Linda berpikir sejenak, sebelum memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh suaminya. Karena dengan adanya ibu dan bapaknya di sini, itu juga akan lebih merepotkan suaminya.


Meskipun dia tidak keberatan dengan kedatangan ibu dan bapaknya, tapi iya juga tidak enak hati, karena dengan demikian suaminya itu akan lebih repot soal biaya sehari-hari dan yang lainnya juga.


Apalagi selama operasi di rumah sakit, pastinya Romi tidak akan melakukan pekerjaan apa-apa.


Meskipun bengkelnya sudah dikerjakan oleh orang lain, tapi Linda tetap merasa tidak enak hati, jika harus merepotkan suaminya itu.


Tapi sebelum Linda memberikan jawaban, Romi sudah menghubungi adiknya, Danang, untuk memberitahukan kedua orang tuanya. Agar segera bersiap-siap pergi ke kota besar, untuk mendampingi Linda yang akan menjalani operasi pengangkatan pen.


..."Mbak Linda kapan operasinya Mas?" ...


..."Mungkin dua atau tiga hari ke depan Nang. Tapi setelah operasi itu yang lebih repot. Sebab, dia tidak bisa melakukan apa-apa terlebih dahulu untuk beberapa waktu. Jadi, Mas minta tolong pada bapak dan ibu, untuk datang ke sini menemani Mbak mu, juga menemani Erli."...


..."Iya Mas. Nanti Danang sampaikan pada bapak dan ibu ya." ...


..."Oh ya, jika Kamu tidak keberatan dan Della ingin ikut, boleh kan dia ikut Nang? Atau Kamu bisa ambil cuti, jadi bisa sekalian datang ke sini juga."...


..."Iya Mas gampang itu. Nanti akan kami pikirkan lagi." ...


...'Oh ya Nang. Terima kasih ya!"...


..."Iya Mas, sama-sama."...


Klik!


Romi tersenyum kearah Linda, yang tidak percaya bahwa, suaminya itu telah mengundang semua anggota keluarganya untuk datang ke rumahnya di sini, di kota besar.


"Mas, gak apa-apa mereka datang semua?" tanya Linda sungkan.


"Gak apa-apa Dek. Mereka semua juga pastinya kangen sama kamu dan juga sama Erli kan?"


Linda tersenyum dengan menitikkan air mata, karena merasa haru atas perhatiannya diberikan oleh suaminya. Dia benar-benar merasa sangat bahagia, dengan semua yang sudah dia miliki saat ini.

__ADS_1


"Terima kasih Mas."


Linda mengucapkan terima kasih, dengan mengengam erat tangan Romi. Yang dibalas dengan senyuman dan juga genggaman tangan Romi. Dengan satu tangannya yang lain, sehingga satu tangannya Linda, ada pada dua tangan suaminya itu.


__ADS_2