
Keadaan Silvi semakin parah. Silvi sekarang berada diruang ICU. Pasca operasi dikepalanya, kondisinya semakin drop saja.
Larasati merasa khawatir terhadap kondisi Silvi.
Laras masih tidak menyangka kenapa Silvi menyelamatinya dari maut. Laras tidak tahu siapa yang ingin mencelakai dirinya dan Alya putrinya. Laras hanya melihat sekilas sebuah mobil sedan mewah hitam. Mobil itu lah yang membuat Silvi seperti sekarang ini. Seharusnya Laras yang berada di situ. Laras sangat berterima kasih kepada Silvi. Karena telah menyelamatkan nyawanya.
Apakah Silvi menyesali perbuatannya? Kalau memang iya, Laras akan memaafkannya. Karena Silvi telah merelakan nyawanya untuk dirinya.
Laras ingin menjenguk Silvi di ruang ICU. Laras dan Reyhan sekarang memang berada di rumah sakit dimana Silvi di beri penanganan.
"Mas. Bolehkan Laras menjenguk Silvi?." tanya Laras memohon.
"Tapi sayang. Kamu tahu kan kalau Silvi itu siapa?." tanya Reyhan.
"Laras tahu mas. Tapi mbak Silvi yang menyelamati aku dan Alya mas." ucap Laras terisak.
"Sayang. Ini semua sudah balasan dari Tuhan untuknya." ucap Reyhan dingin.
"Mas jangan ngomong gitu. Mbak Silvi mungkin saja berubah." ucap Laras.
"Laras mohon mas.?" mohon Laras lagi.
__ADS_1
Reyhan akhirnya membolehkan Laras untuk melihat kondisi Silvi. Reyhan sebenarnya merasa kasihan melihat kondisi Silvi sekarang.
Laras dan Reyhan sekarang berada di ruangan Silvi. Banyak sekali alat- alat yang menempel ditubuhnya. Sampai sekarang kondisinya masih lemah. Laras mendekat ke brankar Silvi dan menggenggam tangan Silvi.
"Mbak Silvi. Mbak harus bangun. Mbak harus jelasi kenapa mbak mau nyelamati aku dan Alya." ucap Laras sedih.
Laras melihat Silvi yang begitu paniknya untuk menyelamatkan Laras dan Alya. Ia berlari sekencang mungkin.
"Bangun mbak. Terumakasih." ucap Laras lagi.
Silvi menggerakan tangannya. Dia merasakan ada yang menggenggam tangannya. Dengan perlahan ia membuka matanya. Ia melihat seorang wanita menangis berharap ia cepat sadar.
"Mbak...kamu harus tetap bertahan demi Alya. Mbak terimakasih." ucap Laras senang karena Silvi membuka matanya.
"Laras...Chintya." ucap Silvi.
Reyhan yang berdiri di belakang istrinya. Terkejut mendengar Silvi menyebut nama Chintya. Ia masih ingin mendengar penjelasan Silvi.
"Chintya yang melakukan ini. Dia ingin kamu...berpisah dari mas Rey." ucap Silvi yang terbata - bata.
"Maksdu mbak? Chintya yang ingin menabrak aku dan Alya?" tanya Laras.
__ADS_1
"Iya. Maafkan aku."
Reyhan mengepalkan tangannya. Ia geram mendengar bahwa yang melakukan ini adalah Chintya. Ia tidak menyangka Chintya akan nekad berbuat licik seperti ini.
*********
Ditempat lain, seorang wanita merasa kesal karena rencananya gagal. Dia ingin melenyapkan istri dan anak dari sang pujaan hatinya. Ia pikir bahwa rencananya tadi akan berhasil. Tapi semua gagal, sih Silvi bodoh itu menyelamatkan mereka dan mengorbankan nyawanya itu mereka.
Tapi bagus lah menurutnya. Ia menyingkirkan Silvi. Karena menurutnya Silvi akan merusak rencananya. Buktinya saja ia yang menyuruh Silvi untuk melenyapkan Laras. Tapi Silvi berubah pikirannya.
"Dasar jalang. Kenapa dia harus berkorban. Mudah - mudahan kau mati Silvi. Aku akan merencanakan rencana aku yang lain." gumamnya dalam hati.
Tapi, rencana apalagi yang harus dibuat Chintya. Dengan perbuatannya tadi. Ia takut ada yang mengenalinya. Dan ia akan tertangkap. Tapi, untungnya mobil yang digunakanny tadi adalah mobil baru. Dan belum ada platnya. Chintya berpikir lagi, kalau Silvi tahu kalau itu mobil Chintya. Chintya mulai risau. Bagaimana kalau Silvi selamat dari kecelakaan itu. Dan memberi tahukan kepada Reyhan. Bahawasannya Ia yang melakukan itu. Chintya mulai frustasi. Habis semua barang yang ada dikamarnya hancur dibuatnya. Ia mengamuk seperti orang kesetanan. Ia harus benar - benar melenyapkan Silvi.
bersambung....
Selamat pagi semuanya. Selamat berlibur. Saya up satu bab di hari ini. Dan saya juga sudah up juga satu bab di NOVEL TERBARU SAYA YANG BERJUDUL 'DOKTER CINTAKU' jangan lupa mampir ya di cerita baru aku. cerita tak kalah seru dari cerita ini.
jngan lupa dukungan kalian semua. jangan lupa like, komen, beri hadiah dan vote.
terimakasih.
__ADS_1