Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 8


__ADS_3

Selama acara makan malam berlangsung, Mega tak nampak di ruang makan bersama yang lain. Ia di dalam kamar tamu. Menenangkan pikiran dan hatinya. Ia cemburu dengan kehadiran Rachel, apalagi Rachel datang bareng Keindra. Keindra begitu perhatian dan sayang kepada Rachel. Kenapa dengan dirinya pria itu tak bisa bersikap lembut.


Diruang makan, Keindra merasa ada yang kurang, biasanya ada yang ribut. Tapi, suasananya sepi. Keindra melihat kursi kosong di samping Rachel, biasanya Mega yang duduk di situ. Sedari tadi Mega tak kelihatan.


Mama Silvi memperhatikan Keindra yang melirik kursi yang di duduki Mega. Apa Keindra mencari putrinya.


Suara Rachel memecah keheningan. "Mega kemana ya?" tanya Rachel.


Semua orang memandang kearah Rachel. "Tadi, kata Mega, ia sedikit pusing. Jadi, tiduran bentar." Alya yang menjawab. (Masih Ingat Alya kan. Istri dari Rio, papanya Rachel).


"Mega sakit Ma?" tanya Rachel lagi.


"Gak kok Kak. Aku disini." Mega menyahut. Ia sudah agak mendingan, sebaiknya ia pergi dari Mansion itu.


"Kamu mau kemana sayang?" tanya Mama Silvi. Mama Silvi melihat putrinya sudah rapi dan membawa tas nya.


"Mega pamit ya Ma. Mega mau tempat Mili. Terus Mega gak pulang ya? Nginap di kosan Mili." ucap Mega dengan tenang, ia akan menginap tempat Mili sahabatnya saja.

__ADS_1


"Kamu udah makan sayang?" tanya Mama Silvi.


"Makannya di Kosan Mili aja Ma." sahut Mega. Mega berbicara tanpa melirik Keindra, sedangkan Keindra sedari tadi menatapnya tajam. Sebenarnya Mega tahu kalau Keindra menatapnya, tapi, ia tak memperdulikannya. Mega memutuskan tidak ingin mengganggu Keindra lagi.


Rachel juga heran kenapa Mega tak ramah kepadanya, tak biasanya. Rachel menatap kepergian Mega dengan tatapan sulit diartikan.


*************


Sudah seminggu Mega tak pernah lagi ke Mansion keluarga Angkasa. Reyhan dan Laras sedang duduk santai di ruang tv. Keduanya juga heran kenapa gadis yang bernama Mega itu tak pernah main lagi ke Mansion. Apa karena mereka tak mengkabulkan permintaan Mega, untuk menikah dengan Keindra.


"Mega kemana ya Mas? Sudah seminggu gak pernah main kesini?" tanya Laras.


"hah...gak tau deh mas. Laras rindu sama Mega, sebenarnya Laras pengen punya mantu kayak Mega. Anak nya ceria." Ujar Laras sendu.


"Mas juga sih Yank. Tapi, kamu tau kan? Kei dan Mega tak akur. Keindra sepertinya menyukai cucu kita." kekeh Reyhan. Cucu yang di katakan Reyhan adalah Rachel, anak sambung Alya putri mereka.


"Sepertinya sih Mas. Aku gak mau Mega kecewa nantinya mas."

__ADS_1


"Kita berdoa saja, kebahagian selalu menghampiri mereka semua." ucap Reyhan.


***************


Mega dan Mili baru saja menyelesaikan kuliah mereka, dan waktunya untuk pulang. Namun keduanya berhenti sejenak untuk makan siang di cafe dekat kampus.


Sampainya di cafe, keduanya bertemu dengan Keindra dan Rachel.


"Mega?" panggil Rachel.


Mega menghentikan langkahnya, dan menoleh kearah suara. Huh...Mega menghembuskan nafasnya. Bertemu mereka lagi.


Dengan senyum maksa, Mega tersenyum kepada Rachel. "Hai kak Rachel." sapanya.


Rachel menarik lengan Mega dan mengajaknya untuk duduk bersama di kursi mereka. Mau tak mau Mega menurutinya. Mega dan Mili duduk di meja yang sama dengan Rachel dan Keindra. Mega duduk di hadapan Keindra dan Mili dihadapan Rachel.


Mega tak sedikit pun menegur Keindra. Ia hanya mengobrol dengan Rachel dan Mili. Mega sangat risih dan iri melihat Rachel yang sesekali bermanja dengan Keindra. Pria itu menyambut dengan tersenyum.

__ADS_1


Mega menguatkan hatinya. Sedangkan sahabatnya Mili menggenggam tangan Mega dengan erat, menyalurkan kekuatan. Mega membalasnya dengan senyuman saja.


Mega dan Mili berpamitan kepada Keduanya. Lagi lagi Mega tak menegur Keindra. Sedangkan pria itu menatap kedua wanita itu dengan heran. Keindra merasa Mega berubah, tak pernah lagi mengganggu dan menguntit dirinya. Ada perasaan aneh di hati Keindra.


__ADS_2