Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 103


__ADS_3

Sandra menghela nafas kasar. Dia bangkit dari bangku taman. Dia ingin segera pergi dari sini dan besok pagi dia akan balik ke Singapura. Ketika ingin berbalik dan berjalan menuju ke dalam. Betapa terkejutnya Sandra melihat seseorang yang berdiri tegak di depan pintu.


"Mas Ricko?!!" ucap Sandra shock.


"Sandra. Apa benar itu?" tanya Ricko menyakinkan lagi.


"Mas Ricko. Mas pasti salah dengar...." ucapan Sandra terpotong.


"Jawab aku Sandra!?" tanya Ricko lagi dan mendekatkan dirinya dengan Sandra. Sekarang Ricko sudah berada di hadapan Sandra. Dipeganggnya kedua bahu Sandra.


"Tatap mataku. Apa yang kau katakan benar!?"


Sandra menatap wajah Ricko. Tak terasa air mata Sandra jatuh di pipinya.


"Hiks...hiks...mas...maaf, aku..."


Ricko memeluk erat Sandra. Betapa jahatnya Ricko kepada Sandra.


"Maafkan mas Sandra. Mas akan bertanggung jawab padamu. Tapi, maafkan aku aku tidak bisa menikahimu." ucap Ricko. Kata - kata Ricko begitu menusuk di hati Sandra. Bertanggung jawab tanpa menikahinya.


Tangis Sandra semakin pecah dipelukan Ricko. "Mas, aku bisa merawat anak ini sendirian mas. Mas gak perlu khawatir. Aku gak akan ganggu rumah tangga kamu dengan Shinta. Mas tenang aja." ucap Sandra berhenti terisak.


"Aku akan tetap bertanggung jawab padamu Sandra. Tapi tidak bisa menikahimu, Sandra, aku sangat mencintai Shinta. Aku tidak mau melukai hatinya."


"Iya aku tahu mas, jadi mas gak usah berbuat apa - apa. Aku akan menanggungnya sendiri mas."


"Gak. Kamu harus tetap disini. Mas akan jaga kamu dan anak kita."


Mendengarkan kata 'Anak kita' hati Sandra menghangat. Walaupun Sandra tidak bisa memiliki sepenuh hatinya Ricko. Paling tidak bisa selalu dekat dengannya saja sudah cukup.


"Iya mas. Aku akan tetap disini." akhirnya Sandra menyetujui saran dari Ricko.

__ADS_1


Dengan emosi yang tinggi, seseorang yang melihat itu. Melangkahkan kakinya ke tempat dimana Ricko dan Sandra berada.


Dengan langkah cepat pria itu berjalan menujunya. Dengan tanpa aba - aba pria itu menghajar wajah Ricko.


Bugh...bugh...


Dua kali pukulan dilayangkan oleh pria itu kewajah Ricko.


"Brengsek Lo...!!!!" teriaknya.


Emosinya sudah memuncak. "Dasar pria brengsek Lo. Ternyata lo sama aja."


Ricko yang di hajar habis - habisan memasrahkan dirinya saja. Dia tahu kalau dia salah.


Seorang wanita yang melihat suaminya terduduk menahan sakit di wajahnya. Wanita itu pun menghampirinya sambil berlari.


"Mas, kamu kenapa? Apa yang terjadi?" tanya Shinta sih wanita.


"Mas Miko apa yang kau lakukan!? Kenapa kau memukul mas Ricko?" tanyanya sama pria yang memukul wajah suaminy.


"Tanyakan saja sama pria brengsek ini!" seru Miko geram.


"Mas? Kenapa?" tanya Shinta lagi.


"Hanya kesalah pahaman saja sayang." jawab Ricko.


"Kesalahpahaman kenapa?"


"Gak papa sayang. Bawa mas ke dalam sayang. Wajah mas sakit."


"Iya mas."

__ADS_1


Shinta memapah suaminya masuk kedalam. Ia membawa suaminya ke kamar mereka.


Sedangkan Sandra dan Miko hanya memandang kepergian sepasang suami istri itu. Sakit rasanya melihatnya. Apa ia sanggup seperti ini.


Miko menatap tajam kearah Sandra. "Dasar wanita bodoh!!" bentak Miko kepada Sandra. Dan Miko pun berlalu neninggalkan Sandra sendiri yang terisak.


*******


Kondisi Silvi sudah mulai membaik. Perkembangan kesehatannya sudah mulai baik. Silvi mempersiapkan dirinya untuk menerima hukuman dari Reyhan.


"Selamat pagi Nyonya Silvi." sapa seorang dokter muda dan tampan bernama Hendri.


"Pagi juga dok."


"Gimana kondisi anda sekarang?"


"Baik dok."


"Syukurlah."


Dokter Hendri adalah dokter yang merawat Silvi. Dokter muda yang berusia 35 tahun itu adalah seorang duda beranak satu. Ia memiliki seorang anak laki - laki. Anaknya yang sekarang tinggal bersama mantan istrinya.


Sudah lama dokter Hendri menduda. Ada niatan di hatinya untuk menikah lagi. Tapi, belum ada yang cocok.


Tapi sepertinya Dokter Hendri menaruh hati kepada Silvi. Melihat wajah wanita itu pertama kalinya, Dokter Hendri memeliki getaran aneh. Apakah dia menyukai wanita itu? Ntahlah, ia akan mencoba membuka hatinya.


Bersambung....


Ayo dong...ini kan senin, kasih vote kalian.


Dukung terus cerita saya ini. Tanpa kalian cerita saya ini bukan apa apa.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2