Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Awal Yang Baik


__ADS_3

Sekarang mereka sudah berada di dalam rumah. Tepatnya di ruang tv. Rio tidak melihat keberadaan putrinya.


"Bi? Kemana Rachel?" panggil Rio kepada pelayan dirumah.


"Nona Rachel di kamarnya Tuan." ucap bibi pelayan.


Rio mengangguk. "Tolong panggil Rachel ya Bi?"


"Baik Tuan."


Alya dan Rio duduk menunggu Alya turun dari kamarnya. Terdengar suara langkah kaki. Ternyata Rachel turun juga.


"Sayang...sini. Papa mau ngobrol sama kamu." suruh Rio. Rachel pun berjalan mendekati Papanya. Ia menatap sinis ke arah Alya. Alya yang di pandang seperti itu hanya tersenyum saja.


"Papa mau ngobrol apa? Rachel lapar Pa." ucap Rachel malas.


"Tante masakin ya? Rachel mau makan apa? Biar tante buatin." ucap Alya spontan. Mungkin dengan cara memasakan sesuatu untuk Rachel diakan menyukainya.


Kebetulan Alya sangat jago memasak. Mami Laras selalu mengajarinya. Berbagai macam masakan bisa Alya buat. Mau itu cake Alya bisa.


Rachel melirik Alya. "Emang bisa masak?" tanya Rachel tanpa menyebut tante.


"Bisa sayang...kamu mau makan apa?" tanya Alya antusias.


"Terserah.!!" jawab Rachel ketus.


"Ok. Tante kedapur masak dulu ya? Tapi, bolehkan tante pinjam dapurnya?" tanya Alya.

__ADS_1


"Hmmm...." jawab Rachel singkat.


Alya berkutat di dapur memasak makanan untuk Rachel calon anak tirinya. Dengan hati yang senang Alya memasak.


Sementara Rio dan Rachel masih duduk di ruang tv. "Rachel gimana sekolah kamu?" tanya papa Rio sambil mengelus rambut Rachel.


"Baik" jawab Rachel singkat.


Rio menghela nafasnya. "Sayang dengar papa. Papa dan tante Alya akan menikah. Papa mencintai tante Alya." jelas Rio. Ia tidak ingin menutup - nutupi apapun dari Putrinya.


"Apa gara - gara dia papa bercerai dengan mama?!" ketus Rachel.


Rio melototkan matanya. Kenapa putrinya bisa berpikiran seperti itu. "Kenapa kamu ngomong seperti itu? Tante Alya orang baik." jelas papanya.


"Soalnya mama yang bilang ke Rachel. Papa punya kekasih. Makanya papa menceraikan mama.! ucap Rachel dengan suara yang cukup tinggi.


"Mama dan Papa tidak saling mencintai lagi. Apa yang di katakan mama kamu semuanya bohong. Tante Alya orang baik sayang. Dia ingin berkenalan dengan kamu. Menjadi teman kamu." ucap Rio menjelaskan.


"Gak mungkin mama bohong sama aku!" ucap Alya.


"Kau belum mengenal tante Alya sayang. Cobalah berteman dengannya." ucap Rio lembut. Walaupun sebenarnya Rio sangat geram dengan Rani. Bisa - bisanya ia mengatakan seperti itu kepada putrinya.


Rachel tidak menjawab papanya. Ia percaya apa yang di katakan mamanya.


"Makanan sudah selesai." teriak Alya.


Rio mengajak Rachel untuk makan bersama. Rachel melihat begitu banyak makanan tersedia di atas meja makan. Ada ayam goreng crispy. Tumis kangkung. Perkedel kentang dan lain - lain.

__ADS_1


Semua makanan menggugah selera Rachel. Dan kebetulan semua masakan itu kesukaan Rachel.


Dengan spontan Rachel mengambil posisi duduk. Ia mengambil piring dan nasi. Rachel dengan lahap makan masakan Alya. Bahkan Rachel menambah nasinya.


Rio melihat itu hanya tersenyum. Putrinya menyukai masakan kekasihnya. Rio membiarkan putrinya makan dengan lahap. Alya juga senang ternyata masakannya disukai.


Rio memandang kekasihnya itu. Dengan isyarat matanya Rio sangat berterimakasih kepada Alya. Ternyata kekasihnya pandai memasak. Sungguh wanita idaman sekali. Istri idaman.


"Pa, kok gak makan?" ucap Rachel.


"Iya sayang." Rio duduk di samping Rachel. Ia pun memakan makanan yang di masak Alya.


"Enak ya, masakan tante Alya." ucap Rio memancing Rachel.


Rachel menghentikan kunyahannya. Ternyata tanpa ia sadari melahap makanan tante Alya. Ada rasa malu, yang tadinya Rachel sangat ketus dengan Alya. Tapi, karena makanannya enak Rachel meluapkan ketidak sukaannya dengan Alya.


"Gimana enak kan masakan tante Alya?" tanya Rio.


"Hmmm." jawab Rachel. Ternyata putrinya sangat gengsi untuk mengakuinya.


Alya mengulas senyum di bibirnya. Awal yang baik pikirnya. Ia akan mecari cara lain lagi untuk menarik perhatian dan hati calon putri tirinya ini.


bersambung....


wah....udah banyak bab aku up. Kalian jgn lupa vote nya ya? Biar aku lebih semangat lagi.


terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2