Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 79


__ADS_3

Laras terus saja mendesak Reyhan suaminya untuk mencari keberadaan sahabatnya Shinta. Laras terus saja frustasi memikirkan Shinta.


Shinta rela berkorban untuknya demi menyelamatkan dirinya dari sekapan Silvi dan Evan.


Reyhan mengelus kenung Laras pelan. Dengan elusan Reyhan Laras pun kembali tertidur.


"Rey,apa Shinta baik- baik saja?" tanya tante Mia.


Reyhan menggeleng."Tan, Shinta diperkosa oleh anak buah Evan dan Silvi, mereka menggilirnya seperti barang tak berharga.


Tante Mia begitu shock mendengarnya.


"Mereka memang tak punya hati! Ya Tuhaan, semoga Miko menemukan Shinta." harap Mia.


"Semoga saja Tan, tapi yang Rey takutkan, Shinta akan terkucilkan. Ia akan takut akan masa depannya nanti. Pasti dalam pikiran Shinta mana ada pria yang mau sama wanita kotor seperti dirinya. Rey takut kalau Shinta berpikiran seperti itu." ucap Reyhan yang membuat Tante Mia terdiam.


Sungguh Miris dengan nasib Shinta. Kenapa mereka tega melakukan itu semua kepadanya.


**********


Hujan pun berhenti, yang tadinya begitu lebatnya. Seorang wanita tergeletak di sebuah taman kota yang berada tak jauh dari halte bus. Wanita itu adalah Shinta. Sudah lama dia berada di tempat itu. Seorang pria yang sedang berada di tempat itu, ia sedang menikmati udara senja di sore hari melihat seorang wanita yang tergeletak tidak jauh dari tempat dia duduk. Betapa terkejutnya ia melihat wajah wanita itu, dia mengenalnya. Pria itu adalah Ricko mantan kekasih Laras. Ricko mengenal Shinta sangat baik, di karenakan ia sahabat dari Laras.


Ricko pun membawa Shinta kerumah sakit terdekat. Tubuh Shinta sangat pucat. Seperti tak berdarah. Dokter mengatakan Shinta terserang hiportemia. Mungkin kelamaan di tengah hujan. Ia melihat tubuh Shinta yang terlihat kurus.


"Apa yang terjadi denganmu Shinta?" Gumam Ricko dalam hati. "Apa aku harus menanyakan ini kepada Laras?" ucapnya lagi.


**********


Miko terus saja mencari Shinta. Dia sudah berkeliling di setiap sudut kota. Tapi Shinta masih belum di temukan.


"Kemana kamu Shinta. Maafkan aku yang sempat meragukanmu." gumam Miko.


Miko merasa frustasi, kemana lagi dia harus mencari Shinta. Dan akhirnya dia memilih untuk berhenti sejenak mencari Shinta, ia ingin kerumah sakit melihat keadaan Larasati.


Dirumah sakit Laras masih terbaring lemah. Fisiknya terluka tapi syukurnya bayi dalam kandungan yang bulan depan akan lahir baik- baik saja.


"Mas." panggil Laras kepada suaminya.

__ADS_1


"Sayang. Kamu sudah bangun?" jawab Reyhan.


"Mas apa Shinta udah ketemu? Laras khawatir dengan keadaannya." ucap Laras sedih.


"Miko sedang mencarinya sayang. Shinta pasti ketemu. Kamu jangan khawatir ya?." ucap Reyhan dengan kasih sayang.


*********


Dirumah sakit seorang wanita sedang terbaring lemah dengan wajah yang sangat pucat. Sudah beberapa hari dia dirumah sakit itu. Namun keadaannya masih sama seperti awal dia masuk kerumah sakit itu. Shinta belum sadarkan diri.


Seorang pria yang menolongnya ketika itu selalu setia menemaninya. Pria itu merasa kasihan melihatnya. Dia tahu kalau Shinta tidak memiliki orang tua, dia hanya mepunyai kakak sepupu bernama Evan. Tapi dia tidak tahu keberadaan sepupunya itu.


"Apa yang sebenarnya yang terjadi kepadamu Shinta?." Gumam Ricko dalam hati. Pria yang merawatnya adalah Ricko.


Setelah beberapa hari dia terbaring akhirnya dia sadar.


"Laras..." ucap Shinta


"Shinta. Lo udah sadar?" jawab Ricko.


"Kak Ricko? Aku dimana?" tanya Shinta Lemah.


Shinta sangat hancur mengingat semua kesedihan yang membuat. Tapi dia membutuhkan seseorang yang mau mendengar semua keluh kesahnya. Menurutnya Ricko adalah orang yang tepat untuk menceritakan semuanya. Akhirnya Shinta pun menceritakan semua kejadian yang menimpanya kepada Ricko.


Ricko yang mendengarkannya terkejut dan merasa geram. Dia kasihan melihat Shinta yang terpuruk. Dan dia juga mengkhawatirkan kondisi Larasati.


"Kenapa Evan sangat kejam seperti itu sama kamu Shin?" ucap Ricko geram


"Hiks...Hiks...a..aku juga gak tahu kak. Aku benci dengan mereka. Mereka telah menghancurkan ku!" ucap Shinta terisak.


"Terus, gimana sekarang keadaan Laras?" tanya Ricko.


"Aku juga gak tau, sebelum aku pergi aku lihat Laras dibawa kerumah sakit. Aku sangat khawatir dengan keadaannya dan bayi nya kak." ucap Shinta masih sedih.


***********


Hari berganti minggu, minggupun berganti bulan. Saat ini Reyhan dibuat cemas karena Laras yang mau melahirkan dan ternyata dokter katakan Laras tak bisa melahirkan normal. Jadilah kini istrinya itu tengah berjuang di ruangan operasi.

__ADS_1


"Udah Rey. Laras pasti baik - baik saja." bujuk Miko menenangkan Reyhan yang masih tampak kacau.


"Makasih ya Ko. Lo istirahat aja dulu. Dari semalam Lo nemani gue jaga Laras."


"Tenang aja Lo. Gue gak apa - apa. Laras udah gue anggap adik." balas Miko.


Miko duduk di samping Reyhan. Karena memang hanya mereka berdua yang ada dirumah sakit itu. Orang tua Reyhan dan Alya masih di perjalanan menuju kesini. Sedangkan Tante Mia keluar sebentar ke kantin rumah sakit untuk membeli makanan.


Satu setengah jam menunggu, dokter pun keluar dan memanggil Reyhan masuk kedalam.


Sebelum masuk Reyhan mengenakan pakaian khusus ruangan operasi terlebih dahulu. Namun saat langkahnya sampai kedalam ruangan, Reyhan langsung merosot duduk.


Air matanya terjatuh saat melihat bayi mungil dalam pelukan seorang dokter.


"Selamat pak Reyhan, anak bapak laki - laki. Silahkan di azankan dulu." ucap seorang dokter.


Dengan tangan gemetar, Reyhan meraih bayi mungil yang dokter serahkan padanya. Bayi itu sangat mungil, merah dan matanya terpejam.


Dengan isakan dan linangan air mata, Reyhan mengazankan bayi laki - laki itu.


"Selamat datang Nak. Papi pastikan akan menjagamu dan Kakak Alya selamanya." bisik Reyhan penuh haru.


Reyhan melangkah mendekati Laras yang masih tampak lemah.


"Bu Laras tak apa- apa. Dia linglung sekarang karena pengaruh obat biusnya." jelas dokter itu.


Reyhab mengangguk paham. Setelah menyerahkan anaknya kembali pada sang dokter, Reyhan menunduk dan mengecup kening Laras. Ada kelembutan dan ucapan terimakasih yang tulus yang ada disana.


"Makasih sayang. Kamu udah lengkapi kebahagian Mas.Kau membuat ku bangga dengan diriku sendiri. Aku akan menjagamu dan anak- anak kita, aku janji." bisik Reyhan haru. Sedangkan Laras langsung menangis.


Ia bahagia telah menjadi seorang ibu. Dia menjadi orang tua. Kini dia mempunyai sepasang anak yang sangat di sayanginya. Dia mempunyai Anak perumpuan dan anak laki - laki. Walupun Alya bukan anak kandungnya, tapi Laras sangat menyayanginya. Walaupun dia sudah mempunyai anak kandungnya sendiri. Bukan berarti dia tidak akan menyayangi Alya. Kasih sayangnya akan dibaginya dengan adil.


"I Love you." bisik Reyhan tepat di depan wajah Laras. Dengan lemah wanita itu membalas walaupun tak terlalu terdengar, tapi Reyhan tahu ucapan cintanya dibalas oleh sang istri.


Bersambung.........


Hai semuanya malam ini saya kembali up lagi. maafkan saya yang sudah seminggu ini tak up. karena banyaknya pekerjaan. mulai dari memberi pembelajaran daring dan luring ke siswa saya. dan saya juga mengajarkan anak saya belajar juga. jadi maaf baru malam ini syaa up. semoga kalian suka dengan kelanjutan cerita aku ini.

__ADS_1


jngan lupa like, komen dan vote ya. Terimakasih.😍😍😍😍


__ADS_2