Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Jangan Pergi


__ADS_3

Sandra sedih, Ricko tidak mencintainya. Ricko menikahinya hanya rasa tanggung jawab saja.


Sandra berjalan dibawah hujan yang deras. Sepulangnya ia dari kantor Ricko hujan pun turun dengan derasnya.


Wanita hamil itu terus menangis."Kenapa jadi begini ya Allah...Apa aku salah ingin memilikinya." Isaknya.


Dikantor setelah Sandra pulang. Ricko memutuskan untuk menutup hatinya untuk semua wanita. Hanya Shinta yang bisa membuka hatinya. Kalau harus menunggu, ia rela untuk menunggu Shinta kembali kepelukannya lagi.


********


Dirumah mewah dan besar. Keluarga Reyhan Putra Angkasa sedang menikmati hari libur mereka di taman belakang rumah. Alya putri cantik Reyhan sangat senang Shinta akan menginap dirumahnya.


"Tante cantik, nginap dirumah Alya lama kan? Alya senang deh, tante ada disini. Alya ada temennya. Nanti tante Shinta bobok sama Alya ya?" Ucap gadis kecil itu.


Shinta mengelus lembut kepala Alya. "Iya sayang, tante akan tinggal di rumah Alya."


"Hore...makasih tante cantik" ucap Alya senang dan mengecup pipi Shinta.


"Om nya gak dicium juga nih?" Sahut Miko yang baru saja datang.


Mereka semua menoleh kearahnya. "Om ganteng..." teriak Alya dan berlari kepelukan Miko.


"Hai...princes...makin cantik aja deh." ucap Miko gemes.


Miko dan Shinta saling pandang sesaat. Namun Shinta dan Miko mengalihkan pandangan mereka kearah lain.

__ADS_1


"Sayang, kenapa Alya selalu memanggil Miko, Om tampan sih?" bisik Reyhan pada Laras istrinya.


"Mas, kamu ini sama Mas Miko cemburuan." Ucap Laras.


"Kamu juga yank, panggil Miko dengan sebutan mas." rengek Reyhan.


Laras memutar bola matanya malas. Suaminya semakin hari semakin manja saja.


"Om tampan, Alya senang deh, Aly sekarang ada temen tidur. Ada tante Shinta di sini." ucap Alya sambil memeluk Shinta.


"Ah...Alya, om juga senang tante Shinta ada disini. Om bisa ketemu dia tiap hari." Batin Reyhan sambil melihat wajah cantik Shinta.


"Om...denger gak sih Alya ngomong?" rengej Alya.


"Ah...iya sayang. Om juga senang." ucap Miko spontan.


"Ii..itu, om juga senang kalau Alya sekarang ada temennya." Ucap Miko gugup.


Shinta terkekeh geli melihat Miko yang gugup menjawab pertanyaan Alya.


"Yank,...kekamar yuk? Mas kangen ne?" bisik Reyhan lembut.


"Ck, kamu ini mas."


"Ayolah sayang." ucap Reyhan manja.

__ADS_1


Laras menggelengkan kepalanya, namun ia pun mengiyakan permintaan suaminya.


Sepasang suami istri itu pun meninggalkan mereka bertiga dan menuju kekamar mereka.


Alya yang audah mulai mengantuk, waktunya ia tidur siang. Tinggal lah Miko dan Shinta berdua di taman itu. Sepasang insan itu gugup, seolah olah mereka baru pertama kali bertemu.


"Shinta, apakabar?" ucap Miko memecah keheningan.


"Baik mas. Kamu?" tanya Shinta balik.


"Iya, baik juga." Ucap Miko. "Shinta, gimana perasaan kamu sekarang?" Tanya Miko lagi.


"Maksud mas?"


"Apa kamu sudah yakin untuk berpisah dengan Ricko?"


"Mas, aku sudah yakin mas. Aku akan berpisah dengan mas Ricko. Setelah berpisah aku akan pergi dari kota ini mas." Ucap Shinta tertunduk.


Miko kaget mendengar kalau Shinta akan pergi dari kota ini. "Kamu jangan pergi Shinta!" pinta Miko tiba tiba.


"Mas..."


"Aku mohon Shinta, jangan pergi lagi dari aku, setelah berpisah dari Ricko menikah lah dengan ku." ucap Miko memohon. Tanpa sadar Miko menggenggam tangan Shinta.


"Mas...Maafkan aku."

__ADS_1


bersambung...


Shinta mau pergi...terus Miko sama siapa dong? hehehe....


__ADS_2