
Setelah Rachel mengusir Rani dari penthouse. Rachel memeluk mama Alya nya. "Mama jangan nangis, Rachel sayang sama mama" seru Rachel menghapus air mata Alya.
Rani masih diam terpaku di tempat itu. Ia belum mau beranjak dari tempat itu. Ia melihat Rachel begitu lembut dengan Alya. Kenapa Sikap Rachel berubah.
"Mama, sebaiknya mama istirahat saja" ajak Rachel.
Rachel membawa Alya ke kamar tanpa memperdulikan Rani. "Sayang mama...." ucapan Rani terputus.
"Sudah Rani!! Keluar kau dari sini!!" tarik Rio kasar. Rio menarik Rani keluar dari penthousenya. Dan dengan segera Rio mengunci pintunya.
Ia pun menyusul Rachel dan Alya ke kamar.
Ceklek.....
"Sayang...." Rio masuk kedalam kamar dan duduk di atas ranjang. Dimana Rachel dan Alya sedang berpelukan, Rachel tertidur di dalam pelukan Alya. Sungguh lelah yang di rasakan Rachel, sampai - sampai ia tertidur.
"Sssttttsss....Rachel tidur mas" ucap Alya.
Rio ikut bergabung di atas ranjang dan memeluk istrinya. Dengan sama - sama lelah mereka pun ikut tertidur.
__ADS_1
***********
Beberapa Minggu kemudian.
Rachel sudah beraktifitas seperti biasa. Bersekolah seperti biasa. Walaupun sebenarnya sedikit berat untuk bersekolah, karena pastinya ia akan bertemu dengan Rindi. Ia takut kalau Rindi akan mengetahui kalau mama Rani nya lah yang telah merusak rumah tangga kedua orang tua Rindi.
Rachel sangat menyayangi Rindi. Ia menganggap Rindi sebagai kakaknya. Walaupun mereka lain kelas. Rachel kelas satu sedangkan Rindi kelas 2. Tapi, ketika istirahat mereka selalu ke kantin bersama. Bermain bersama. Ketika Rachel di ganggu oleh kakak kelas lainnya. Rindi lah yang akan menjadi bodyguard Rachel.
Pagi ini Rachel di antar kesekolah oleh mama Alya. Semakin hari hubungan antara Rachel dan Alya sudah sangat saling menyayangi. Setiap akan pergi kesekolah Alya akan selalu membawakan bekal makan siang untuk putri kesayangannya. Seperti pagi ini, ia membuatkan makan siang untuk Rachel Nasi kuning dengan lauk ayam goreng dan sayur capcai.
"Ma, makasih ya? Rachel udah di buatin makan siang" ucap Rachel senang mama Alya nya membekalinya makan siang ke sekolah.
Rachel mengecup pipi sang mama. "Mama setelah ngantar Rachel, kemana?" tanya Rachel.
"Setelah ini, mama mau ke kampus dulu, terus mama nanti ke kantor papa kamu" ucap Alya.
"Kalau boleh, Rachel nanti pulang telat ya ma?" ucap Rachel takut - takut. Ia sudah janji dengan Rindi sahabatnya untuk ke mall untuk beli buku.
"Berdua aja sayang?" tanya Mama Alya.
__ADS_1
Rachel mengangguk. "Iya ma"
"Boleh dong sayang. Tapi, mama saran, kamu harus gak boleh sedih lagi ketika Rindi nantinya bercerita tentang mama kamu ya?" ucap Alya. Ia tidak ingin putri kesayangannya ini akan sedih lagi. Mengetahui kelakuan mama Rani nya.
"Iya ma" angguk Rachel.
Mobil Alya berjalan dengan kecepatan sedang. Tidak butuh waktu lama, mereka sampai di sekolah Rachel.
"Rachel sekolah dulu ya ma?" ucap Rachel sambil menyalim tangan mama Alya nya.
**********
Di perusahan Rio.
Hari ini jadwal Rio cukup padat. Selama libur seminggu setelah pernikahannya, Rio di sugukan pekerjaan yang menumpuk. Pagi ini pukul sembilan Rio akan meeting dengan CEO cantik dari Perusahan Lion Grup. Yaitu Reina Ghina, gadis cantik nan seksi. Gadis yang menganggumi seorang Rio. Hatinya telah patah, dikarenakan sang pujaan hati telah menikah lagi. Tapi dengan selalu dekat dan melihat sang pujaan hati saja sudah cukup untuk Reina. Tidak ingin berharap lebih. Namun kalau ada kesempatan dan jalan ia akan menggapai sang pujaan hatinya.
bersambung....
Cukup segini dulu ya readers... soalnya masih ada pekerjaan sekolah. Besok saya akan up lagi.
__ADS_1
thanks...