
Dan setelah menutup pagar, ada sebuah mobil datang.
Ternyata yang datang adalah Ricko. Laras yang baru saja turun dari mobil bersama Alya dan Reyhan. Sangat terkejut dengan kedatangn Ricko. Dia heran kenapa Ricko datang kerumahnya.
^^^"Kak Ricko?" Gumam Laras yang masih bisa di dengar oleh Reyhan.^^^
Reyhan yang melihat reaksi Laras yang gugup atas kedatangan Ricko pun menjelaskan kepada Laras.
"Sayang. Mas yang menyuruhnya datang sayang" Ucap Reyhan lembut.
Laras melihat wajah suaminya dan hanya mengangguk saja.
Reyhan mengajak istrinya dan Alya masuk dengan Laras yang masih dalam pelukannya. Laras yang sedari tadi takut. Ia terus saja memeluk suaminya. Sedangkan Miko beserta David melirik mobil yang masih terparkir di dekat rumah Reyhan.
"Laras kenapa Rey?" tanya Miko yang melihat Laras ketakutan.
"Gue jelasin di dalam" sahut Reyhan.
"Apa ketakutan istri Pak Rey ada hubungannya dengan mobil itu ?" tanya David kepada Miko.
"Saya juga curiganya begitu" sahut Miko.
Ricko yang mendengar ucapan Miko dan Temannya pun menoleh ke arah mobil tersebut. Ternyata benar Silvi ingin berbuat jahat kepada Reyhan dan keluargnya. Terutama dengan Laras. Ricko harus melindungi Laras dari ancaman Silvi kakak seupunya itu.
__ADS_1
"Rey. Bawa Laras dan Alya ke kamar. Mereka perlu istirahat dulu" pinta Ricko.
"Kak Ricko?. Kenapa kakak kemari, apa ada hubungannya dengan orang yang ngikuti kita tadi?" tanya Laras dengan curiga.
"Laras. Kakak akan jelaskan nanti ya. Kamu istirahat saja dulu". Jawab Ricko lembut karena melihat wajah pucat Laras.
"Mas. Jelaskan sama Laras ada apa ini?!" tanya Laras sedikit teriak.
"Sayang. Iya, nanti mas akan jelaskan semuanya sama kamu ya?" jawab Reyhan lembut dan mengusap lembut pipi istrinya.
"Mas. Apa ini ada hubungannya dengan mbak Silvi?" tanya Laras curiga. Karena dia sudah tau kalau Ricko itu adalah kakak sepupunya. Reyhan memberitahukan semuanya kepada Laras tentang Seluruh keluarga Silvi.
Mendengar nama Silvi. Alya mengeratkan pelukannya di pinggang Maminya. Laras yang merasa di peluk erat oleh Alya pun mengerti, kenapa Alya seperti itu.
"Sstttss....Sayang kita kekamar ya? Kamu harus ingat ada baby kita di dalam perut kamu" bujuk Reyhan.
"Sayang. Kita kekamar ya." Kata Laras dengan lembut kepada Alya. dan memeluk Alya.
Mama Ratih dan Papa Putra yang kebetulan sedang berada dirumah Reyhan pun terkejut melihat keadaan menantu kesayangan mereka dan cucu kesayangan mereka ketakutan.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Mama Ratih kepada Laras. Mama Ratih melihat wajah Laras yang pucat dan melihat Alya yang ketakutan.
"Mama. Tolong bawa dan jaga Alya dan Laras ya ma ?". Ucap Reyhan.
__ADS_1
"Oma. Alya takut." Ucap Alya yang langsung berhambur kepelukan Omanya.
Laras dan Alya pun masuk ke kamar dan mereka pun beristirahat.
Reyhan dan yang lainnya duduk di sofa ruang tamu. Mereka semua membahas tentang orang yang mengikuti nya dan istrinya tadi.
"Rey. Gue yakin itu pasti ulah mbak Silvi" yakin Ricko.
"Brengsek ....dasar wanita sialan!!!" bentak Reyhan.
"David. Saya ingin kamu menyelidiki kasus ini. Dan saya ingin kamu mengerahkan anggota terbaik kamu untuk menjaga rumah saya dan keluarga saya." Pinta Reyhan tegas.
"Tapi pak Rey. Sepertinya mereka hanya ingin istri pak Rey celaka". Jelas David curiga.
"Iya benar. Silvi hanya mengincar Laras Rey. Karena saya tanpa sengaja mendengar kan pembicaraan Mbak Silvi kepada orang suruhannya untuk mencelakai Laras." Jelas Ricko.
Mendengar penjelasan Ricko. Reyhan memgusap wajahnya dengan frustasi.
"Dasar wanita sialan!!!" Geram Reyhan.
Reyhan tidak akan membiarkan Silvi menyakiti istri yang sangat di cintainnya.
Bersambung.....
__ADS_1
Saya up lagi ne bab yang kedua. untuk kelanjutannya insyallah besok saya akan up.
jangan lupa dukung author ya. Like, komen dan vote ya. Terimakasih.