Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 85


__ADS_3

Selama mereka bersama, Ricko mulai ada rasa terhadap Shinta. Dan apalagi setelah berpisahnya ia dengan Laras, mantan kekasihnya. Dia mencoba membuka hatinya untuk wanita lain. Ternyata hatinya memilih Shinta. Bukan karena Shinta sahabat dari kekasihnya dulu, tapi memang karena Ricko mulai menyukai dan bahkan mencintai Shinta. Mudah - mudahan dia dan Shinta akan berjodoh.


"Kak Ricko. Terimakasih uda mau ngejaga aku selama aku terpuruk kak. Kasih aku waktu untuk menjawab semuanya kak." gumam Shinta dalam hati.


*******


Larasati sedari tadi menunggu telpon dari suaminya. "Apa mas Reyhan udah sampai ya? Kenapa nggak ngubungi aku. Mas, kamu kemana?" batin Laras.


Laras merasa gusar. Kenapa suaminya belum mengabarinya. Dia ingin membuang pikiran negatif kepada suaminya. Dia takut kalau saja Chintya melakukan sesuatu kepada suaminya. Dia tahu kalau Chintya masih mengharapkan cinta dari suaminya. Istri mana yang tidak takut kalau suaminya akan di rebut wanita lain.


Tidak ingin larut dalam kekhawatiran, akhirnya Laras minta bantuan sama Alya. Dia menyuruh anak perempuannya itu untuk menghubungi papinya dengan video call. Walaupun sebenarnya Laras yang sangat merindukan suaminya. Hanya sekedar melihat wajahnya saja sudah cukup.


Laras yang sedari tadi menggendong baby Kei. Meletakan baby Kei di box nya. Ia pun menuju ke kamar Alya.


Ceklek...


"Sayang. Apa mami mengganggu istirahatmu?." panggil Laras.


"Mami. Tidak kok mami." jawab Alya.

__ADS_1


"Sayang. Bisa tidak kamu video call sama papi?. Tapi..." ucapan Laras terputus.


"Tapi apa mami?"


"Tapi, jangan bilang papi, kalau mami yang nyuruh kamu ya?" mohon Laras.


"Ok mami."


Laras pun menekan layar ponselnya untuk menghubungi suaminya. Panggilan pertama tidak di angkat, kedua pun juga tidak di angkat. Dan akhirnya panggilan ketiga di jawab oleh Reyhan. Terpampang lah wajah tampan suaminya.


"Halo sayang. Assalamualaikum anak papi." sapa Reyhan. Reyhan merasa senang mendapatkan panggilan video dari istrinya. Tapi sayang setelah di jawab ternyata anaknya Alya yang menelponnya.


"Walaikumsalam papi. Papi lagi apa? kok nggak ngabarin kalau papi uda sampai di Bandung?" ucap Alya yang memberikan banyak pertanyaan.


Reyhan melirik kearah kanan Alya. Ada sosok wanita yang sangat di rindukannya.


"Sayang. Kalau ada Mami kamu di situ. Katakan kepada mami, kalau papi sangat merindukan mami." ucap Reyhan sengaja agar istrinya itu mendengarnya.


Sementara itu Laras yang berada disitu tersenyum tipis. Tapi karena dia masih kesal sama suaminya dia hanya pura - pura tidak mendengarnya.

__ADS_1


"Papi kapan pulang?" tanya Alya.


"Setelah pekerjaan papi selesai papi akan pulang sayang. Doakan semoga cepat ya? soalnya papi kangen sama kalian semua. Terutama papi kangen sama mami kamu. Sayang, katakan sama mami kalau papi sayang sama mami kamu." ucap Reyhan.


"Ok papi."


Sambungan video call pun terputus. Dengan mendengar suaranya saja Laras sudah merasa senang. Dia masih gengsi untuk berbicara dengan suaminya.


**********


Pagi yang cerah mengawali aktivitas kedua pria tampan, Reyhan dan Miko. Hari pertama di Kota Bandung, berarti awal dari proyek kerjasama mereka di kota itu. Reyhan dengan semangat untuk mempercepat pekerjaannya. Agar dia bisa pulang kerumah, bertemu dengan istri dan anak - anaknya.


Dikota ini dia akan menghadapi sesosok wanita yang menurutnya penggoda.


"Selamat pagi Rey." seru Chintya dengan manjanya.


"Pagi." jawab Reyhan dingin.


"Mari kita mulai pekerjaan kita Rey." ucap Chintya semangat sambil merangkul lengan tangan kekar Reyhan.

__ADS_1


Reyhan sangat risih dengan tingkah Chintya. Ingin rasanya dia ngebentaknya. Tapi, demi proyek besar ini dia menahannya.


Bersambung.....


__ADS_2