Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Aku Mencintai Kamu


__ADS_3

"Mas..." panggil seorang wanita.


Alya dan Rio menoleh kearah wanita itu. Rio menatap wanita itu penuh kekesalan. Selalu saja mengganggu. Seharusnya tadi dia mengatakan kepada Alya tentang semuanya.


"Mas, tadi aku pergi sama temen, terus aku gak bawa mobil. Jadi, aku pikir aku turun disini aja biar bisa pulang sama mas." ucap Wanita itu. Dia adalah Rani mantan istri Rio.


"Kenapa harus turun disini!? Seharusnya kamu langsung pulang keapartemen kamu saja.!!" ucap Rio ketus.


Alya melihat Rio bersikap ketus kepada Rani hanya melongo saja. Ia tak habis pikir Mas Rio orangnya kasar juga.


"Hai, kamu dosen disini ya? Yang waktu itu kita ketemukan?" tanya Rani.


Alya ingin menjawab. "Iya, Nona ini Dosen disini, dan dia juga calon istri saya!" sahut Rio tegas.


Alya menatap tajam Rio. Calon istri katanya? Enak saja. "Mbak...sa...ya" ucapan Alya terpotong karena Rio memeluk pinggang Alya. "Sayang, ayo kita pergi." ucap Rio mesra.


Rio membawa Alya masujk kedalam mobilnya. "Mas, mobil aku?" ucap Alya.


"Mobil kamu nanti Vino yang akan membawanya." ucap Rio.


Alya dan Rio sudah masuk kedalam mobil milik Rio. Tanpa mereka sadari, mereka telah melupakan keberadaan Rani di tempat itu. Rani sangat kesal, ia di abaikan oleh Rio. Dari awal Rani tidak pernah menerima perceraiannya. Ia masih tetap mencari perhatian Rio. Ia ingin memulai dari awal. Mendapatkan cinta Rio lagi.


Mobil Rio sudah tidak nampak. Mereka sudah pergi. Rani kesal, ia pun pergi dari tepat itu.


Didalam mobil. Alya kesal dengan Rio. Seenaknya saja dia membawanya pergi. "Pak Rio yang terhormat. Bisakah anda turunkan saya di sini saja?" ucap Alya ketus.


Rio tidak memperdulikannya. Ia terus saja melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Rio membawa Alya ke Apartemen miliknya.

__ADS_1


"Pak Rio, Kita mau kemana?" tanya Alya. Ia tidak pernah melewati jalan ini.


Rio masih saja diam. Ia masih terus melajukan mobilnya. Alya mengerucutkan bibirnya, ia sangat kesal dengan Rio. Sedangkan Rio hanya tersenyum saja melihat wajah menggemaskan Alya.


Sampailah mereka di tempat yang Rio tuju. Rio turun dari mobilnya dan membukakan pintu mobil untuk Alya. Rio menarik Alya keluar dari mobil. Alya tidak ingin melawan. Ia menuruti saja dengan Rio.


Rio membawanya naik ke lantai paling atas. Rio memiliki Apartemen tipe Penthouse. Ia membelinya untuk ia dan Alya menetap nanti. Rio berniat menikahi Alya setelah perceraiannya.


Rio menggenggam tangan Alya tanpa di lepasnya. "Pak Rio, lepaskan saya.!" ucapnya membentak.


Sampailah mereka di depan pintu Apartemen. Rio membukanya dan menarik Alya masuk kedalam. "Duduk!" titah Rio.


"Gak mau!!" balas Alya.


"Duduk!!" bentak Rio.


Rio berlutut di depan Alya dan meggenggam tangan Alya. Tapi, Alya tidak menoleh ke arah Rio. Ia menatap ke arah lain.


"Sayang...lihat mas." ucap Rio menangkup wajah Alya dengan kedua tangannya.


"Alya sayangku, dengarkan mas. Mas sudah bercerai dengan Rani. Sudah seminggu yang lalu." jelas Rio. Tangannya masih menangkup wajah Alya.


"Pernikahan mas sudah tidak bisa di pertahankan lagi. Kami tidak saling mencintai lagi."


Alya menatap kedua mata Rio. Tidak ada kebohongan. "Ke...napa bisa?" tanya Alya gugup. Alya senang mendengarnya.


"Bisa sayang. Mas tidak mencintainya lagi. Mas Mencintai kamu." ucap Rio.

__ADS_1


Deg...


Alya sangat bahagia pipinya merona."Mas"


"Mas, mencintai kamu. Mas sudah menepati janji mas kan? Mas akan bercerai dengan Rani. Tapi..."


"Tapi...?


"Kenapa kamu masih saja berhubungan dengan Reza." ucap Rio kesal.


Alya tersenyum. Rio tidak tahu kalau ia sudah putus dengan Reza. Ia sangat senang melihat wajah Rio kesal.


"Sayang...kamu dengar mas gak sih?" rengek Rio.


Alya tidak bisa menahan ketawanya. Alya pun tertawa terbahak.


"Kok tertawa sih sayang?" rengek Rio lagi.


"Mas...Aku udah putus dengan Reza. Sudah dua minggu aku putus dengan Reza." ujar Alya .


"Bener sayang?" Rio sangat senang.


Alya mengangguk. "Iya mas."


Rio memeluk erat tubuh Alya. Alya pun membalasnya. "Alya mencintai mas." bisik Alya.


"Terimakasih sayang." Rio memeluk erat tubuh Alya lagi. Akhirnya cinta mereka terbalas.

__ADS_1


__ADS_2