
"Will you marry me?."
Empat kata itu meluncur dari bibir Miko begitu saja. Kalimat itu terlontar begitu saja.
"Jawab Shinta."
"Mas...aku."
"Yes or No?."
"Mas.."
"Yes or No Shinta!." Shinta terdiam. Namun sedetik kemudian, ia mengangguk.
"Yes...Yes I will...hiks...I will..hiks." Shinta terisak kuat. Entah sedih atau bahagia yang ia rasakan sekarang.
Miko menghembuskan nafas lega. Tubuhnya yang tadi berada di atas Shinta dengan menopang ditelapak tangannya. Langsung ambruk begitu saja tanpa ada rasa segan lagi.
Shinta sudah menjadi miliknya dan untuk berpelukan diatas ranajang sudah tidak apa - apa.
"Makasih sayang, makasih."
Shinta mengangguk. Ia memeluk Miko hangat. Miko menegakkan kepalanya. Mengusap pipi Shinta yang merah karena malu.
"Cantik." bisik Miko sebelum ia kembali menempelkan bibirnya ke bibir Shinta. Kali ini Shinta tak menolaknya. Bahkan Shinta membalas ******* Miko.
__ADS_1
Setelah melakukan itu. Shinta dan Miko keluar dari kamar. Miko sangat bahagia karena Shinta membalas cintanya dan wanitanya mau menikah dengannya.
"Bahagia banget wajahnya..."
Miko dan Shinta dibuat salah tingkah. Melihat kedua ekspresi mereka,Tentu saja Rey dan Laras tahu dan paham apa yang sudah terjadi.
"Lo gak panas - panasan sama Shinta kan?" tanya Reyhan sedikit kesal.
"Mas...!"
"Mas Rey..!"
Teriak kedua wanita itu secara serentak.
"Kalau tadi dibolehin, udah mendesah gue...aaww...sakit Yank."Ringis Miko saat Shinta mencubit pinggangnya.
Sedangkan Reyhan menatap horor kedua pasangan itu.
"Kalian udah jadian?."tanya Reyhan.
"Lo lihat ini." ucap Miko sambil mengangkat tangannya dan tangan Shinta.
"Cincin?."
"Yoi...gue baru aja ngelamar Shinta."
__ADS_1
"Beneran Shin? Wah...selamat ya sayangku. Akhirnya." Ucap Laras antusias dan memeluk sahabatnya.
"Mas gak dipeluk nih?." ucap Miko.
"Enak aja lo. Sini...biar gue peluk Lo." sahut Reyhan kesal.
Shinta dan Laras tertawa bersama melihat tingkah dua pria yang mereka cintai itu.
***********
Sementara itu pernikahan Ricko dan Sandra entah disebut pernikahan apa. Setelah mereka melakukan ijab kabul. Mereka tinggal di rumah masing - masing. Ricko tinggal di Apartemennya dan begitu juga dengan Sandra.
Sandra hanya meratapi nasibnya, dinikahi tapi tidak ada cinta. "Maafkan mama ya sayang, mama gak bisa bawa papa kamu bersama kita. Mama akan berusaha membuat papa kamu mencintai kita berdua." Gumamnya sambil mengelus perutnya.
Ricko selama menikah dengan Sandra belum sekali pun dia menemui Sandra. Ia hanya menyuruh orang suruhannya saja untuk menjaga mereka. Walau bagaimanapun Ricko harus menjaga kondisi calon anaknya.
Selama menikah Ricko tinggal di kamar pribadinya yang ada diruangannya, untuk sementara saja. Ia belum bisa pulang ke apartemennya karena akan mengingatkannya dengan wanita yang sangat di cintainya. Sampai sekarang ini sosok wanita itu masih terisi penuh dihatinya. Entah sampai kapan ia harus melupakannya.
Ricko hanya berdoa semoga wanita itu akan menemukan kebahagiannya. Ia akan melihat dari kejauhan saja. Ricko juga mengetahui kabar kedekatan Miko dengan wanitanya itu. Ia menyuruh seseorang untuk menjaga wanitanya dan mencari informasi tentang kesehariannya.
Ada rasa cemburu yang di rasakannya. Ketika mengetahui kedekatan Miko dengan wanitanya. Betapa beruntungnya Miko mendapatkan wanitanya itu.
"Mas akan selalu menjaga kamu dari kejauhan sayang...mas belum bisa melupakanmu. Semoga kau bahagia. Aku sangat mencintaimu Shinta." Gumamnya sambil memandangi foto yang ada diruangan kerjanya.
Bersambung.....
__ADS_1
Selamat malam....sudah hari senin. Jangan lupa beri vote kalian. Semakin banyak vote yg kalian beri, semakin semangat saya akan up. Terimakasih.
Jangan lupa Baca juga cerita aku yang lain DOKTER CINTAKU. terimakasih.