Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 73 Shinta 2


__ADS_3

"Wah...gimana jalang kau menikmatinya?." itu suara Silvi. Wanita Sialan itu dengan dengan si pria brengsek Evan. Mereka sangat tega kepadanya. Menyuruh anak buahnya menggilir tubuhnya.


"Jangan menatap kami seperti itu cantik. Berterimakasih lah, kami akan melepaskan mu sekarang." Evan berjalan mendekati Shinta. Sebelum membuka ikatan tangan dan kakinya. Evan yang kurang ajar mempermainkan ******** Shinta sebentar. Mengubek - ubeknya tanpa ampun membuat Shinta kembali menangis kesakitan.


"Sudah sangat longgar. Tak akan nikmat lagi ini." ucap Evan santai.


Jujur hati Shinta kembali hancur. Ia tak ada harga dirinya lagi.


Ikatan di tubuh Shinta sudah terlepas, tapi wanita itu hanya bisa meringkuk seperti bayi dalam kandungan. Tatapan matanya kosong bahkan sangat kosong. Tak ada semangat lagi bahkan setitik cahayapun tak ada di rona mata Shinta.


Hanya ada dendam dan amarah yang ada di hatinya saat ini. Dengan tubuhnya terasa remuk, Shinta mencoba berjalan mengambil pakaiannya Ia akan menemui Laras dan Reyhan terlebih dahulu sebelum membunuh Silvi dan Evan dengan tangannya sendiri.


Shinta keluar dari kamarnya dan turun degan tertatih kelantai satu. Di meja makan ada dua orang pria. Mereka lah yang telah memperkosa Shinta berkali - kali.


Kalian akan mati. Akan mati.

__ADS_1


Itulah janjinya. Ia akan membalaskan dendamnya kepada mereka. Shinta pun keluar dari rumah itu dengan tatapan kosong dan dendam yang menggebu.


************


Pagi - pagi buta, Reyhan mendapatkan telepon dari Miko sahabat sekaligus Asisten Pribadinya itu mulai mendapatkan titik terang tentang kasus penggelapan dana yang melibatkan nama Reyhan di dalamnya.


Semua itu memang benar. Ada orang dalam di Perusahaan Reyhan yang ikut membantu untuk merusak nama baiknya.


Reyhan kini berada di kantornya. Bertemu dengan Miko dan juga beberapa anak buahnya dan pengacaranya.


"Bagaimana? Apa ada perkembangan lebih lanjut?." tanya Reyhan dengan wajah serius.


Rahang Reyhan langsung mengencang saat mendengar hal tersebut dari Miko. Ternyata Silvi tidak main - main dengan ancamannya. Benar - benar wnaita ular.


"Brengsek..." decis Reyhan.

__ADS_1


"Lho tenang aja. Tim kita akan terus cari cara buat bikin Silvi dan jajarannya hancur." ucap Miko menenangkan Reyhan.


"Itu yang gue mau. Gue serahin semuanya sama Lho Mij." ucap Reyhan.


"Gue pasti bantu Lho terus Rey. Yang terpenting saat ini Lho harus jaga Laras istri Lho. Gue yakin Silvi akan menyerang Laras untuk saat ini. Karena itu yang di inginkannya, Dia ingin menyingkirkan istri lho. Silvi masih mengharapkan lho Rey." tegas Miko.


"Iya Ko. Gue harus lebih ekstra jaga istri gue dan anak - anak gue. Karena mereka bagian terpenting dalam hidup gue." Lirih Reyhan.


"Ko. Gimana keadaan Shinta sekarang?." tanya Reyhan tiba - tiba teringat dengan Shinta.


"Gue gak tau Rey. Tadi gue ke Rumah Sakit. Dia udah gak ada. Kata Suster dia udah pulang." jawab Miko.


Sebenarnya Miko sangat mengkhawatirkan keadaan Shinta. Dengan kejadian waktu itu. Miko merasa harus melindungi Shinta. Perasaan sayang dan cintanya semakin kuat saja. Tapi Miko masih belum berani mengungkapkannya.


"Ko. Lho suka sama Shinta?." tanya Reyhan.

__ADS_1


"Ntah lah Rey. Gue ngerasa harus ngelindungi Shinta. Gue rasa menyayanginya dan mencintainya." ucap Miko memikirkan keadaan Wanita yang di cintainya itu. Sudah beberapa hari ini Shinta tidak ada kabar. Laras saja selalu bertanya kepada suaminya. Kemana Shinta sahabatnya itu. Laras takut terjadi sesuatu kepada Sahabatnya itu.


Bersambung.....


__ADS_2