Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 CSSD Melahirkan Part 2


__ADS_3

Suster menunjukan kamar istrinya, Rio langsung masuk keruangan istrinya. Dilihatnya Alya istrinya tampak sedang kesakitan diatas ranjang. Rio mendekat dan langsung memeluk istrinya dan mengecupi kening istrinya dengan sayang.


"Mas disini sayang. Mas temani kamu, jangan takut." kalimat itu seolah menyingkirkan beban berat yang tadi sempat Alya rasakan. Air matanya jatuh.


"Terimakasih Nak, uda mau nungguu papa." Ucap Rio sambil mengelus dan mengecup perut istrinya dengan sayang. Membuat Alya terharu dan menitikan air mata lagi.


"Alya pikir, mas gak akan nemani Alya." ucap Alya lirih.


"Mana mungkin sayang. Mas rela ninggalin apa pun kecuali keluarga sayang." Alya tersenyum mendengar perkataan suaminya dan mengusap air matanya. Tuhan sangat baik kepadanya, memberikan suami yang begitu mencintainya dan keluarganya.


"Ibu Alya, mari kita menuju ruang persalinan." Dokter wanita masuk keruangan Alya dengan senyum menyejukan.


"Saya boleh nemani istri saya kan Dok?" Rio sangat mengkhawatirkan istrinya, ia menggenggam erat tangan Alya menyalurkan kekuatan untuk istrinya. Dokter wanita itu tersenyum dan mengangguk mengiyakan. Membuat Rio sangat lega.


Rio terus menggenggam erat tangan Alya selama proses persalinan berlangsung. Hingga suara tangisan keras yang melengking membuat pertahanannya runtuh. Rio menangis haru. Terutama ketika bayi merah yang terlihat mirip dengannya itu di perlihatkan jenis kelaminannya. Tangisannya sangat keras dan kuat seolah memberitahu semua orang bahwa ia telah lahir kedunia ini.


Alya juga menangis, rasa bahagia yang ditanggungnya begitu besar sehingga membentuk air mata. "Sayang, jagoan kita sudah lahir." Ucap Rio yang ditanggapi Alya dengan anggukan.


"Selamat ya pak, bu, atas kelahiran putranya." Ucap sang Dokter yang ditanggapi Rio dengan senyum bahagia.

__ADS_1


**********


"Duh, ganteng banget ponakan om." ucap Keindra sangat gemes melihat bayi tembem itu.


"Siapa dulu papa nya." Sahut Rio dengan bangga.


Keindra mendengus sebal. "Papa kamu narsis dek." bisik Keindra.


"Emang bener Kei!!" sahut Rio ketus.


Seluruh keluarga berkumpul di ruang rawat Alya. Mereka semua ingin melihat kehadiran anggota baru dikeluarga mereka.


"Rafi Alvaro Baharsyah. Aku ber nama itu pi. Aku dan Alya sudah sepakat." ucap Rio.


Rachel putri pertama Rio dan Alya sangat senang memiliki adik laki - laki. "Adik kakak ganteng banget sih?" ucap Rachel gemes.


"Iya dong sayang. Papa kan ganteng juga." ucap Rio bangga.


"Ck. Kepedean." Rachel memutar matanya malas.

__ADS_1


Alya melihat seluruh anggota keluarganya. Ia sangat bahagia. Semua orang menyayangi putranya. Semoga Rafi anaknya kelak menjadi anak yang dapat membanggakan kedua orang tuanya.


***********


Dua tahun kemuadian.


Rumah kediaman papi Reyhan sangat ramai. Seluruh anggota keluarga berkumpul. Reyhan akan mengadakan ulang tahun cucunya yang Kedua. Rafi Alvaro Baharsyah cucu kesayangan sang Opa. Reyhan meminta Alya dan Rio untuk merayakan ulang tahun Rafi di kediamannya saja.


Rafi banyak mendapatkan banyak hadiah dari, opa, oma, kakek, nenek, om, dan kakak nya. Anak kecil itu sangat senang mendapat banyak hadiah.


"Papa...adek banyak dapat hadiah" tunjuk bocah cilik itu dengan suara anak kecilnya.


Alya dan Rio tersenyum bahagia. Memiliki keluarga kecil. Setelah melewati banyaknya masalah dikeluarga mereka. Dan akhirnya mereka bahagia juga. Mudah - mudahan mereka akan selalu bahagia seperti ini. Tidak ada lagi yang akan mengganggu keluarganya.


End.


Aku tamatin ya cerita ini. Aku akan membuat cerita Squel dari cerita ini. Cerita Keindra, Rachel dan Mega. Tapi, belum tahu kapan ya. Pokonya ditunggu aja.


Terimakasih atas dukungan kalian semua. Terimakasih kalian sudah mau membaca cerita aku ini. Jangan lupa kalian para readers mampir juga di cerita aku DOKTER CINTAKU dan CINTA SANG CEO. untuk cerita CINTA SANG CEO aku slow up ya. Aku mau fokus ke cerita DOKTER CINTAKU.

__ADS_1


TERIMAKASIH.


__ADS_2