Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 29


__ADS_3

Resepsi pernikahan Keindra dan Mega begitu megahnya, acaranya di selenggarakan di hotel keluarga. Tepatnya hotel milik papi nya Ryan.


Busana pengantin yang dikenakan Mega dan Keindra telah di pesan oleh disigner terkenal di Indonesia mau Dunia. Sungguh mewah dan megah resepsi pernikahan keduanya.


Para undangan seluruhnya datang, rekan - rekan bisnis dari dua keluarga seluruhnya datang. Sovenir yang di berikan pun, tak main - main. Sebuah handphone iphone. Dan bahkan ada dorprize, dengan hadiah satu unit mobil Honda Jazz. Sungguh Pernikahan spektakuler.


Papi Reyhan dan Mami Laras sangat bahagia anak laki lakinya akhirnya melepas masa lajangnya dengan wanita yang tepat.


"Mas...aku bahagia, Kei telah menikah dengan Mega. Kau tau kan, perjuang Mega gimana? Dia meminta kita menikahkan Kei dengan paksa dengan dirinya. Tapi, ternyata anak nakal itu yang bertekuk lutut kepada Mega. Aku bahagia Mas." Seru Mami Laras.


"Iya sayang...mas juga sangat bahagia, akhirnya anak nakal itu nikah juga. Dan, kita harus cepat cepat menyuruh mereka untuk memberikan kita cucu." Ucap Papi Reyhan terkekeh.


"Iya mas." sahut Laras.


*****


Seluruh keluarga berada di hotel. Sementara Rachel masih berada di Mansion utama. Ia masih takut dengan keadaannya yang hamil. Takut mengecewakan Mama Alya dan Papa Rio.


Penampilan Rachel sudah sangat acak acakan. Ia masih terus menghubungi Ivan. Namun ,tak ada jawaban sama sekali.


"Kemana kamu Mas...hiks." Isak Rachel.

__ADS_1


Rachel menangis tersedu di dalam kamar. Pikirannya sungguh kalut. Sampai terdengar suara ketukan pintu terdengar.


Tok...tok...tok...


"Non Rachel, ini Bibi Non. Nyonya Alya dan Tuan Rio mencari anda. Mereka minta, Nona menyusul ke Hotel." Teriak Bibi pelayan dari luar.


Rachel masih sesugukan, matanya sembab. Tak mungkin ia keluar.


"Iya Bi, nanti aku nyusul. Rachel masih siap - siap dulu." sahut Rachel dari dalam.


"Baiklah Nona."


Rachel merapikan penampilannya. Ia tak ingin keluarganya curiga. Ia menghapus make up nya. Dan mengganti Make up yang baru. Menetralkan nafasnya, ia begegas keluar kamar, ia akan menuju ke Hotel.


Rachel telah sampai di lobi hotel. Ia pun berjalan menuju Aula resepsi. Sungguh mewah sekali, ada rasa iri di benak Rachel, betapa beruntungnya Mega, mendapatkan seorang laki laki yang baik seperti Kak Keindra dan Laki laki yang sangat perhatian. Dulu, Rachel sempat mendapat perhatian dari Keindra. Sempat berpikir kalau Keindra menyukainya, namun karena ia lebih memilih Ivan, jadi, Rachel hanya menganggap perhatian Keindra hanya sebatas perhatian seorang kakak laki laki saja.


Ada sedikit penyesalan, kenapa dulu tak menerima Keindra saja. Rachel memandang dari jauh, melihat sepasang pengantin itu di atas pelaminan. Keduanya tampak bahagia sekali. Senyuman di bibir keduanya tak pernah lepas, genggaman tangan Keindra ke Mega juga tak pernah lepas.


Rachel, melihat itu cemburu. Iya tersenyum miris, mengingat nasibnya. Ia mengelus perutnya, ada nyawa di dalamnya. Selanjutnya entah apa yang harus di lakukannya.


"Selamat ya Kak Kei, Mega. Semoga langgeng sampai tua nanti." Ucapan tulus itu keluar dari mulut Rachel, wanita itu mengucapkan selamat ke pengantin.

__ADS_1


"Terimakasih kak. Semoga, kakak juga, nanti cepat nikah juga ya, sama kak Ivan." Doa Mega. Sedangkan Keindra, hanya membalas dengan anggukan dan senyuman saja.


Mega melihat senyuman itu, dan pandangan mata suaminya, biasanya pandangan itu, menampakan sebuah cinta. Namun sekarang, pandangan itu biasa saja. Itu tanda nya, cinta untuk kak Rachel sudah tak ada. Mega cukup lega sekarang, cinta Keindra hanya untuknya.


Setelah mengucapkan selamat untuk Pengantin. Rachel bergabung dengan keluarganya, bersama Mama dan Papanya dan tentu saja dengan sang adik laki laki bernama Rafi Alvaro. Rafi kini tinggal bersama Opa dan omanya di luar Negeri.


Mama Alya, melihat ada yang lain dari sang anak. Wajahnya sangat sendu. Ada apa dengan putri kesayangannya itu.


"Sayang...kamu kenapa?" tanya Mama Alya lembut.


"Ma...mama, Ra..rachel gak papa kok Ma. Cuma sedikit capek aja Ma." ucapnya bohong.


"Ivan mana sayang?" tany sang papa.


"Mas...mas Ivan Lagi sibuk Pa, dia lagi di Luar Negeri, ada kerjaan baru pa." lagi lagi Rachel berbohong.


Kedua orang tua Rachel hanya mengangguk. Rachel sedikit lega. Tak banyak pertanyaan lagi kedua orang tuanya.


Bab kedua meluncur....


Mau lanjut atau tidak....

__ADS_1


kalau mau berikan vote kalian dan komen komen kalian.


Terimakasih...


__ADS_2