Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Rencana Alya


__ADS_3

Alya mengulas senyum di bibirnya. Awal yang baik pikirnya. Ia akan mecari cara lain lagi untuk menarik perhatian dan hati calon putri tirinya ini.


Malam hari pun tiba. Alya masih berada di rumah Rio. Alya terus saja mencari perhatian Rachel. Alya mencoba membantu mengerjakan tugas sekolah Rachel. Rachel pun tidak menolak. Karena menurutnya Alya memang sangat pintar. Alya terus saja menjelaskan tentang pelajaran Rachel. Selesai sudah Rachel mengerjakan tugas sekolahnya.


"Terimakasih.!" ucap Rachel dingin.


Alya tersenyum senang dan mengangguk. Point kedua sudah di dapatnya. Rio yang sedari tadi melihat interaksi antara putrinya dan kekasihnya sangat senang. Perlahan pasti Rachel akan menerima Alya.


"Pa, Rachel tidur duluan." ucapnya dan pergi dari tempat itu menuju kamarnya tanpa melirik Alya.


"Mas, Aku seneng banget Rachel tadi mau makan masakan aku, terus tadi Rachel juga mau nerima bantuan aku untuk mengerjakan tugas sekolahnya." ucap Alya senang dan antusias.


"Iya sayang. Kan sudah mas bilang. Alya pasti mau nerima kamu." ucap Rio memeluk tubuh Alya.


"Mas antar Alya pulang ya? Uda malem." pinta Alya.


"Ok sayang." sahut Rio dan mengecup bibir Alya sekilas.

__ADS_1


Rio mengantar Alya pulang kerumahnya. Dan Rio setelah mengantar Alya, dia kembali ke rumah. Malam ini ia tidak ke Penthouse nya. Karena malam ini ia ingin menemani putrinya.


*******


Dirumah Alya. Mami dan Papi Alya sudah menunggu Alya di ruang keluarga. Terdengar suara mobil memasuki halaman rumah mereka. Ternyata anak gadis mereka sudah pulang. Reyhan mengintip dari jendela. Dengan siapa anaknya di antar pulang. Alya pulang dengan Rio.


"Mas, terimakasih ya? Oya, mobil Alya masih di kampus. Besok jemput Alya ya?" ucap Alya manja.


"Ya sayang." ucap Rio gemes.


Rio meninggalkan halaman rumah Alya dan menuju rumahmya. Alya berjalan sambil tersenyum senang hari ia sungguh bahagia, putri kekasihnya sudah mulai bisa ia dekati. Besok setelah pulang kampus, Alya akan meminta izin Rio untuk menjemput Rachel sekolah. Alya ingin mengajak Rachel jalan ke mall, mereka akan shoping.


"Papi, mengejutkan saja." ucap Alya kaget.


"Mami mana Pi?" tanya Alya.


"Mami kamu sudah tidur. Dia nungguin anak gadisnya sedari tadi belum pulang - pulang." jawab Reyhan.

__ADS_1


"Diantar siapa kamu pulang?" tanya Reyhan lagi.


"I..itu Pi. Sama mas....eh, sama Pak Rio Pi." jawab Alya gugup.


"Kenapa gugup seperti itu jawabnya?"


"Gak kok Pi. Alya kekamar ya Pi." sahut Alya dan berlalu begitu saja tanpa memperdulikan Papinya.


Reyhan hanya menggelengkan kepalanya. Padahal ia tahu dengan siapa anaknya di antar pulang. Reyhan bertanya karena setahu dia hubungan antara Alya dan Rio masih ada masalah. Tapi tadi ia melihat sepertinya sudah membaik. Dari kejauhan saja bisa di lihat kalau mereka saling mencintai.


Reyhan tersenyum licik. Terbesit di pikirannya tentang perjodohan yang di inginkan kedua keluarga. Yaitu keluarga Baharsyah dan Angkasa. Reyhan akan memberikan ujian cinta untuk putrinya tersayang. Seberapa besar cinta Rio kepada Alya.


Reyhan terus saja tersenyum. Memikirkan rencananya.


Di dalam kamar Alya sudah merebahkan tubuhnya di atas ranjang nya. Masih dengan senyum manisnya. Hubungannya dengan Rio semakin membaik saja. Cinta mereka bersatu kembali. Walaupun ada sedikit yang harus Alya hadapi. Menghadapi dan mengambil hati putri kekasihnya.


Malam semakin larut. Alya yang sudah tidak sanggup menahan rasa kantuknya. Akhirnya memejamkan matanya dan terlelap. Esok hari ia akan menjalankan tugasnya sebagai dosen. Dan setelah itu akan mengajak calon anak tirinya berjalan - jalan ke mall. Mudah - mudahan berjalan lancar.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa votenya ya.....


__ADS_2