Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 42


__ADS_3

Silvi yang mendengar nama itu pun merasa tidak percaya. Ternyata Reyhan mengadopsi anaknya sendiri. Silvi pun merasa senang karena rencana berjalan dengan mulus."Mas Rey ternyata kamu mengadopsi anakmu sendiri". Gumamnya dalam hati.


Setelah mendapatkan informasi yang diinginkannya Silvi segera meninggalkan Panti Asuhan itu. Dia menuju kerumah Reyhan dia ingin menemui Putrinya.


Sampailah Silvi di depan rumah Reyhan, diamatinya rumah tersebut, sepertinya Reyhan sedang berada dirumah karena terlihat mobilnya terparkir di halaman rumahnya.


Silvi keluar dari mobilnya dan ingin menuju rumah Reyhan. Dia ingin memberitahukan semua kebenarannya. Tapi sebelum melangkahkan kakinya Silvi melihat seorang anak perempuan yang mengenakan baju seragam sekolahnya turun dari mobil mewah. "Ya Tuhan, apakah dia anakku". Lirih Silvi.


"Mami",teriak anak perempuan itu.


"Sayang". Sahut Laras sambil merentangkan tangannya. Alya menyambutnya dengan senang.


Silvi yang melihat merasa kesal, seharusnya dia yang menyambut kepulangan sekolah anaknya. Ada rasa penyesalan di dalam hatinya, seharusnya dia tidak menitipkan anaknya di Panti Asuhan. Tapi penyesalan selalu datang terlambat, demi menikah dengan pria kaya dia rela membuang anaknya. Tapi kenyataannya pernikahannya tidak bahagia. Akhirnya dia berpisah dengan suaminya di karenakan perselingkuhan.


Silvi yang sudah berada di depan pintu rumah mantan suaminya, dia ingin bertemu dengan anaknya perempuannya.


"Assalamualaikum ....", sapa Silvi.


"Walaikumsalam", sahut Reyhan. Yang kebetulan Reyhan berada dirumah dan dia yang membuka pintu rumah. Setelah terbukanya pintu Reyhan merasa terkejut melihat siapa yang datang. Dia tidak menyangka kalau Silvi bakal nekad datang kerumahnya.


"Kenapa kamu kerumah saya ?!!", tanya Reyhan ketus.


"Mas, aku ingin bicara sama kamu. Ada yang harus aku omongi mas, kamu harus tau semuanya". Mohon Silvi.


"Cukup Silvi !!, pergi dari rumahku, jangan pernah kesini lagi !!". Bentak Reyhan.

__ADS_1


"Mas....ku Mohon mas". Mohon Silvi lagi.


"Pergi!!!". Teriak Reyhan. Reyhan yang merasa kesal pergi masuk dan ingin menutup pintu rumahnya.


Tapi sebelum pintu ditutup, Silvi yang sudah menangis dan berteriak mengatakan.


"Mas Rey, Alya anak kita !!!". Teriak Silvi.


Reyhan yang tadinya ingin menutup pintunya terkejut mendengar perkataan Silvi.


"Apa maksud mu?", tanya Reyhan


"Mas Alya anak kita. Ternyata ketika kita bercerai aku lagi mengandung mas". Ucap Silvi sedih.


"Kau bohong". Ucap Reyhan.


Reyhan hanya diam mendengarkannya.


"Mas". Ucap Silvi.


Sementara Laras yang mendengarkannya juga merasa terkejuty. "Ya Tuhan...Alya anak mas Reyhan", Batin Laras.


Reyhan masih tidak percaya apa yang dikatakan mantan istrinya itu.


"Aku mohon Silvi pergilah. Jangan ganggu keluargaku lagi", mohon Reyhan.

__ADS_1


"Mas aku nggak bohong, Alya anak kita mas. Kalau kau tidak percaya kita bisa tes DNA mas", bujuk Silvi.


Reyhan tidak ingin mendengar perkataan Silvi lagi dia pun menutup pintu dengan kasar dan pergi menuju kamarnya. Tapi setelah menaiki anak tangga ketiga dia dikejutkan dengan keberadaan istrinya.


"Sayang", ucap Reyhan lirih.


Ternyata Laras mendengarkan apa yang di katakan Silvi semuanya. Mendengarkan semua itu membuat dada sedikit terasa sesak.


Reyhan yang melihat istrinya masih terdiam ditempatnya dengan mata berkaca - kaca.


"Sayang, jangan dengarkan Silvi.....", ucap Reyhan sambil memegang tangan istrinya.


"Mas....selesaikan masalah kamu mas dengan mantan istri kamu". Ucap Laras.


"Laras sayang, nggak ada yang perlu diselesaikan, kami sudah lama selesai", tegas Reyhan.


"Mas kumohon", ucap Laras dengan air matanya.


Reyhan yang melihat air mata istrinya berjatuhan di pipi mulusnya merasa tidak tega, membuat hatinya sakit.


Bersambung....


maaf semuanya saya lama up nya....


dukung saya terus ya....jgn lpa like komen dan vote....

__ADS_1


terimakasih....


__ADS_2