
Reyhan tak menjawab. Matanya terus menatap kearah kaca yang ada di atas. Dari kaca itu, Reyhan melihat ada tiga orang mencurigakan yang selalu melihat kemobilnya.
"Mas?". Laras menyentuh tangan Reyhan.
"Kita pergi ya."
"Tapi mas?."
"Kita pergi dulu Yang, ada yang tidak beres."
Siska mulai gelisah dan takut. Dipeluknya Alya dengan erat.
"Mami. Kita kok pulang balik?, nggak jadi ke taman bunganya?" tanya Alya polos.
"Sayang. Lain kali kita ke tamannya ya?, mami kamu lagi pusing." Ucap Reyhan berbohong.
"Mas. Sebenarnya ada apa?" tanya Laras yang mulai panik.
Laras yang terus bertanya. Reyhan yang akhirnya memberitahukan kepada istrinya. "Kamu lihat orang bertiga di belakang?".
Laras langsung menoleh kebelakang. Benar saja, Laras melihat ada dua orang yang mencurigakan. Dan Laras berpikir apa hubungannya dengan suaminya?.
"Siapa mereka mas?." Tanya Laras semakin cemas.
__ADS_1
"Mas juga nggak tau sayang. Tapi kita harus pergi dari sini Yang. Kita lihat saja Yang, kalau mereka mengikuti mobil kita, berarti memang ada yang tidak beres." Dengan apa yang dikatakan oleh suaminya Laras semakin ketakutan.
Reyhan melihat istrinya ketakutan. "Mas.....".
"Tenang Yang. Ada mas bersama mu." Ucap Reyhan menenangkan istrinya.
Reyhan pun melajukan mobilnya. Dan mereka pun pergi untuk pulang kerumah. Dan ternyata memang benar dua orang itu mengikuti mobil mereka dari belakang.
"Mas mereka ngikutin kita".
"Sayang kamu tenang ya?, ada mas yang akan ngelindungi kamu" bujuk Reyhan.
"Mami....?Mami kenapa?" tanya Alya melihat wajah ketakutan Laras.
Laras tidak menjawab pertanyaan Alya. Ia hanya memeluk erat putrinya itu. Alya pun membalas pelukan maminya. Alya merasa kalau maminya lagi ketakutan.
"Sayang tenang ya?" ucap Reyhan.
"Tapi jika kita kenapa - napa gimana mas? Aku nggak mau terjadi apa - apa sama kamu, Alya dan calon anak kita Mas" ucap Laras yang sudah terisak takut.
Melihat air mata Laras jatuh, Reyhan lalu mengumpat kasar. Reyhan mengambil ponselnya di saku celananya. Reyhan menelpon Miko untuk datang kerumahnya dan membawa David dan teman - temannya.
David adalah seorang pimpinan bodyguard yang di pekerjakan Reyhan untuk menjaga keluarganya. David juga seorang agen dari intelegen yang paling disegani dan mempunyai anggota dengan kemampuan yang tidak bisa dipungkiri kekuatannya dan IQ nya diatas rata - rata.
__ADS_1
Setelah menelepon Miko Reyhan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata - rata. Berharap cepat sampai dirumah. Ketika sedang menyetir mobilnya, Ponsel Reyhan berdering.
Tring...Tring...Tring...
Reyhan ingin menjawabnya. Dia mengkerutkan keningnya. Kenapa Ricko meneleponnya. Tanpa berpikir panjang Reyhan pun mengangkat telepon dari Ricko.
(Ya Rick, ada apa lho nelpon gue?) Tanya Reyhan.
(Rey. Lho harus hati - hati, Silvi merencanakan sesuatu untuk mencelakai istri lho). Jawab Ricko dengan cemas.
(Maksud lho?) tanya Reyhan.
Reyhan mengerang kesal. (Berarti dia nyuruh orang untuk ngikuti gue dan istri gue sekarang) Geram Reyhan.
(Mungkin Rey. Gue sekarang kerumah lho ya. Gue mau mastiin) ucap Ricko.
Sambungan telepon pun terputus. "Berengsek lho Silvi, pasti ini rencana lho. Kalau saja terjadi sesuatu sama istri dan anak gue. Lho bakalan gue balas". Batin Reyhan dalam hati.
Reyhan sengaja menyuruh Miko dan David menunggunya di depan pagar rumahnya. Agar nanti pada saat membuka pagar. Ia tidak meninggalkan istrinya dan anaknya di dalam mobil sendirian.
Miko membukakan pagar untuk Reyhan yang di bantu oleh David. Namun pada saat menutup kembali pintu pagar David menunjukkan pada Miko kalau ada sebuah mobil yang mencurigakan di dekat rumah Reyhan.
Dan setelaha menutup pagar, ada sebuah mobil datang.
__ADS_1
Bersambung.....
Hai....semua malam ini saya up lagi. Dan semoga klian semua menyukai cerita saya ini. Sudi kiranya kalian membantu saya dan kita saling mendukung. Berikan like, komen dan vote kalian kepada cerita aku ini. Dan yang belum folow aku audi kiranya folow aku ya. Terimakasih..