
Laras yang bertemu dengan Ricko bersama seorang wanita hamil, wanita itu sangat mesra memeluk lengan Ricko. Ada hubungan apa Mereka. Laras juga merasa curiga dengan suaminya. Kenapa suaminya itu menatap tajam ke Ricko. Seolah - olah menatap jijik.
Di dalam mobil Laras dan Reyhan hening tanpa ada percakapan. Laras yang terus saja memikirkan tentang siapa wanita hamil itu?
Ia menoleh kearah suaminya. Ia menatap curiga kesuaminya, dia yakin suaminya mengetahui siapa wanita itu.
"Mas?. Apa mas tahu sesuatu?!" tanya Laras memecah keheningan dan menatap suaminya penuh kecurigaan.
Reyhan yang ditanya pun menoleh kearah istrinya. Ditatapnya wajah sang istri. Reyhan tersenyum tipis. Istrinya itu menurutnya sangat menggemaskan. Melihat raut wajah curiga begitu ingin rasanya dia mencium bibirnya.
"Mas..." rengek Laras.
"Iya sayang. Kenapa?" sahut Reyhan lembut.
"Ck. Mas nyebelin. Mas pasti tahu kan siapa wanita itu?"
"Sayang, udah deh ya gak usah campuri urusan kelurga orang."
"Mas...ini menyangkut kebahagian sahabat aku. Kak Ricko pasti ada hubungan dengan wanita itu." tebak Laras.
Reyhan diam, apa ia harus mengatakan semuanya ke istrinya ini. Reyhan menghela nafasnya pelan. "Sayangku, mas akan ceritakan semuanya. Tapi janji kamu harus mengontrol emosi kamu." Pinta suaminya.
"Iya."Ucap Laras singkat.
Reyhan menceritakan semuanya. Walaupun ia tidak tahu persis siapa wanita itu. Reyhan hanya mengatakan apa yang dibilang sam Miko. Wanita itu bernama Sandra, dia sedang mengandung anak dari Ricko. Mereka bertemu ketika Ricko ke Singapura. Dan bla bla...
Laras sangat geram mendengarnya. Ternyata Ricko pria bajingan. "Brengsek sih Ricko itu!! Apa Shinta tahu mas?" tanya Laras.
"Shinta belum tahu. Miko juga bingung harus menjelaskan seperti apa kepada Shinta nantinya." jelas Reyhan.
__ADS_1
"Mas...antarkan aku ke kantor Kak Ricko." Pinta Laras.
"Sayang kamu mau ngapain kesana?" tanya suaminya.
"Pokoknya antarin Laras kesana." Laras menahan emosinya.
Reyhan mengantarkan istrinya ke kantor Ricko. Reyhan tak tahu kenapa istrinya meminta kesana. Entah apa yang dilakukan istrinya.
Sampailah mereka di sebuah gedung tinggi. Sebuah gedung tempat Ricko bekerja. Ricko seorang CEO muda yang patut di segani.
Laras berjalan menuju lift. Tanpa permisi di bagian recepsionis Laras terus berjalan. Semua karyawan di situ semua mengenalnya. Karena waktu Laras berpacaran dengan Ricko, Laras selalu diajak Ricko ke kantornya.
Sampailah Laras di lantai sepuluh tempat dimana ruangan seorang CEO berada.
Tanpa permisi Laras langsung masuk keruangan Ricko. Ia sedikit kasar membuka pintunya.
"Kak Ricko!!." teriak Laras.
Ricko yang sedang sibuk pun kaget. "Laras...."
"Kau jahat kak. Ceraikan Shinta kak!!." Pinta Laras sedikit berteriak.
"Laras..."Ucap Ricko lirih.
"Kau tega. Khianatin Shinta. Dia wanita baik. Demi memilih kamu dia rela melepas cintanya. Aku menyesal karena meminta Shinta untuk memilih kakak. Aku menyesal!!." Ucap Laras menangis terisak. Laras sangat menyayangi sahabatnya itu. Shinta mengorbankan dirinya untuk menyelamatkannya ketika itu.
"Laras...aku juga gak tahu, kalau di hamil."
"Gak tahu?!. Brengsek banget kamu kak. Siapa wanita itu kak."
__ADS_1
Ricko mau tak mau harus menceritakan semuanya kepada Laras. Kenapa dia bisa ketemu dengan Sandra. Dan kenapa dia bisa melakukan kesalahan itu.
Setelah mendengar semua penjelasan dari Ricko. Laras sedikit merasa bersalah. Karena ia memutuskan hubungan yang terjalin cukup lama dengan Ricko dan lebih memilih dijodohkan oleh tantenya. Namu dengan adanya perjodohan itu, Laras merasa sangat bahagia karena suaminya sangat mencintainya.
"Hanya karena kau tidak bisa melupakan aku. Kau melakukan kesalah itu?" Laras menarik nafasnya pelan. Dan ia mendudukan tubuhnya di sofa ruangan Ricko.
Laras menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Ia menangis terisak.
"Tetapi, kau tetap salah kak. Kau salah...!! Kau harus pilih salah satu diantara mereka kak." Pinta Laras memohon.
"Laras...aku sangat mencintai Shinta. Aku tidak ingin berpisah darinya. Masalah Sandra, kakak akan bertanggung jawab."
"Maksud kakak apa?! Kau mau memiliki mereka berdua? Serakah banget lo?!" Geram Laras.
"Bukan begitu. Kakak akan tetap bertanggung jawab dengan Anak yang ada di dalam kandungan Sandra. Tapi, kakak tidak bisa menikahinya."Jelas Ricko.
"Kau...!!" Laras merasa geram dengan apa yang di katakan Ricko. "Enak banget kau ngomong gitu...setelah kau menghamili Sandra kau ....! Jahat banget.!! Laras bangun dari duduknya dan ia sudah muak dengan sikap Ricko. Ia pun meninggalkan tempat itu.
Ketika Laras hendak membuka handle pintu, ia dikejutkan dengan kedatangan seseorang wanita yang sangat dikenalnya.
"Laras...Tadi aku dengar ada yang hamil. Siapa?" Tanya wanita itu dengan senyum yang lebar di wajahnya.
Bersambung....
Huft...sedikit lagi ketahuan.....
jangan lupa like, komen, beri hadiah dan vote.
Terimakasih.
__ADS_1