Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Kebahagiaan


__ADS_3

Sandra yang melihatnya sedari tadi sudah tak bisa menahan air matanya. Ia terisak sedih melihat adegan romantis tersebut.


Apakah ia harus menyerah, melepaskan Ricko dengan kebahagiannya. Atau ia harus tetap bertahan demi bayinya.


Sandra sudah tidak memperdulikan Ricko lagi. Ia pergi dari mall tersebut. Ia pergi pulang sendiri. Dengan perasaan hancur yang dirasakannya.


Sedangkan Ricko juga sudah pergi meninggalkan tempat itu tanpa Sandra yang entah dimana pikirnya.


Amanda yang mendapat ciuman dari Ricko masih tak percaya. Perasaan apa yang dirasakannya saat ini. Ada rasa aneh. Amanda tak habis pikir yang dilakukan pria tadi. Yang tadinya marah - marah sekarang Amanda tersenyum senang.


**********


Di tempat lain, dirumah besar di rumah keluarga Angkasa. Yaitu rumah keluarga Reyhan. Mereka sedang kedatangan tamu, sepasang kekasih yang ingin meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Hubungan mereka terjalin tanpa sengaja.


Mereka adalah Silvi dan dokter Hendri. Dokter Hendri menyukai Silvi pertama kali ketika Silvi dirawat di rumah sakit. Pernyataan cinta Dokter Hendri akhirnya di jawab juga oleh Silvi. Ia menerima Dokter Hendri. Dan mereka akan melangsungkan pernikahan mereka bulan depan.


Dokter Hendri adalah Seorang Dokter penyakit Dalam, ia juga seorang Duda beranak satu. Ia mempunyai seorang anak laki - laki yang sekarang berumur 4 tahun. Istri Dokter Hendri meninggal dunia ketika melahirkan anak mereka. Cukup lama Dokter Hendri menduda. Sudah 3 tahun ia sendiri, kita bertemu dengan Silvi ia jatuh hati dan tak mau membuang kesempatan ia pun melamar wanita pujaan hatinya.


Sekarang Hendri dan Silvi beserta anaknya berada di rumah Reyhan dan Laras. Mereka ingin mengundang dipernikahan mereka. Terutama Silvi dia ingin meminta restu kepada Reyhan dan Laras.


"Mbak Silvi, apa kaba?." sapa Laras dan memeluk Silvi.


"Mbak baik Ras. Kamu sendiri gimana kabarnya?." tanya Silvi balik.

__ADS_1


"Baik juga mbak."


"Alya mana Ras? Aku kangen banget sam dia." tanya Silvi lagi.


"Alya dibawa sama, mama dan papa mbak. Bentaran lagi juga pulang."


"Hai Silvi." sapa Reyhan.


"Mas Rey." Jawabnya. "Oya, mas Rey, Ras. Aku kemari mau memberi kabar baik untuk kalian." ucapnya bahagia.


Laras dan Reyhan tersenyum sambil menunggu kabar baik dari Silvi.


"Mas Rey, Ras. Bulan depan aku akan menikah dengan Dokter Hendri." ucapnya senang dan merangkul lengan calon suaminya.


"Selamat ya Silvi. Semoga kau bahagia." ucap Reyhan tulus. Ia senang melihat mantan istrinya itu menemukan kehidupannya yang lebih baik.


"Terimakasih mas, Ras." balas Silvi.


"Kami harap kalian datang nanti di repsepsi pernikahan kita." pinta Hendri.


"Pasti kami akan datang Dok." jawab Reyhan.


Mereka pun melanjutkan obrolan mereka. Silvi yang menggendong baby Kei. Ia berharap setelah menikah dengan Hendri dia diberi kesempatan yang kedua untuk memiliki seorang anak lagi. Ia juga sangat menyayangi anak dari Hendri yang bernama Ariel. Anak laki - laki itu sangat menggemaskan. Ternyata hidup menjadi orang baik itu sangat menyenangkan menurutnya.

__ADS_1


**********


Miko pun sedang berbahagia, ia lagi menemani sang kekasih di rumahnya. Kekasihnya lagi sakit. Dengan penuh kasih sayang ia merawatnya. Shinta hanya terkena anemia saja. Dan memerlukan istirahat yang cukup.


"Sayang, gimana? udah enakan belum?." tanya Miko lembut sambil mengelus rambut Shinta.


"Udah mas. Enakan karena ada mas disamping aku." Jawab Shinta manja.


"Sayangnya mas ini manja banget sekarang ya?." ucap Miko menarik hidung mancung Shinta.


Shinta membalasnya dengan tersenyum manis.


"Mas cinta dan sayang banget sama kamu." ucap Miko tulus dan memeluk keksihnya.


"Shinta juga sayang dan cinta sama mas. Jangan pernah tinggalin aku mas." ucap Shinta mengeratkan pelukannya.


"Gak akan sayang."


Mereka berdua menikmati kebersamaan mereka. Saling peluk, malam ini Miko akan menginap dirumah Shinta untuk menemani kekasihnya itu. Karena Shinta tidak mau ditinggal sendiri.


Bersambung.....


Miko, Shinta akan menuju bahagia. Begitu juga Silvi dan Dokter Hendri. Terus gimana nasib Ricko, Sandra dan Amanda ya? Apa mereka akan bahagia seperti mereka? Tunggu saja kelanjutan kisahnya ya readers. Mereka pasti akan bahagia semua. Tapi......

__ADS_1


jangan lupa like, komen, hadiahnya dan juga vote ya. Biar saya semangat up nya. Terimakasih.


__ADS_2