Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 54


__ADS_3

Beberapa Hari kemudian.


Pernikahan Ivan dan Rachel berjalan dengan sangat lancar. Pengantin baru itu sangat bahagia. Tapi, sayang keduanya tak melakukan honeymoon. Dikarenakan kondisi kesehatan Rachel sedang drop. Usia kandungan Rachel sudah berjalan tiga bulan. Diusia itu, Rachel mengalami mual dan muntah. Ivan sang suami tak tega untuk meninggalkan istrinya barang sebentar saja.


Mau tak mau Ivan membawa pekerjaannya ke apartemen. Selebihnya ia serahkan kepada sekretarisnya dan asisten pribadinya.


"Sayang...masih lemas ya? Pengen makan apa? Biar mas belikan atau mas buat sayang." tanya Ivan dengan lembut.


Ivan sungguh sangat tak tega melihat istri tercintanya terbaring lemas seperti itu.


"Aku gak pengen apa apa mas. Aku cuma pengen mas di dekat aku terus mas." Seru Rachel lemas manja.


Ivan menuruti kemauan sang istri tercintanya. Ivan menemani Rachel berbaring. Sebagian pekerjaannya di bawa ke rumah. Ivan akan selalu membahagiakan istrinya.


****


Di Tempat Lain.


Mega lagi mempersiapkan kejutan ulang tahun untuk suami tercintanya. Wanita itu akan memberikan kado terindah kepada suaminya. Yaitu seorang anak. Mega mengandung buah hatinya dengan Suaminya.

__ADS_1


"Papa pasti senang sayang, ada kamu di sini." gumam Mega dalam hati.


Besok ulang tahun Keindra, namun sayang Kei lagi berada diluar kota. Sepertinya rencananya untuk memberikan kejutan akan gagal. Akhirnya mau tak mau, Mega mengirimkan sebuah foto hasil USG ke ponsel Keindra dan sebuah kata ucapkan ulang tahun.


💌 "Selamat Ulang tahun Papa Keindra."



(Hanya ilustrasi ya. Kira kira seperti ini lah hasil USG Mega.)


Sudah lima belas menit Mega menunggu balasan dari suaminya. Tak kunjung dibalas juga. Hanya ada centang satu. Ponsel Keindra tidak aktif ternyata.


Hari menjelang sore, tak ada juga balasan dari suaminya. Bahkan ponsel suaminya masih juga belum aktif. Mega sedikit kecewa. Berkali kali ia menghelakan nafasnya. Sudah pukul lima sore suaminya tak kunjung menghubunginya. Kemana dia?.


Malam hari pun tiba, sama seperti tadi, masih belum ada kabar juga dari suaminya. Mega sangat kesal sekali. Karena kekesalannya Mega menonaktifkan ponselnya juga. Biar saja nanti suaminya itu.


Karena sudah larut malam Mega merebahkan tubuhnya ke ranjang. Dengan perasaan kesalnya kepada suaminya itu. Mega terus mendumel. "Kemana kamu mas? Ponsel kok gak aktif. Awas aja kamu." dumelan Mega. Wanita itu menarok ponselnya yang mati ke dalam laci nakas. Ia pun memejamkan matanya dan terlelap.


***

__ADS_1


Di Kota Lain.


Seharian bekerja rasanya sangat lelah sekali. Terlalu banyak pekerjaan yang harus dikerjakannya, akibat terlalu banyak cuti.


Keindra sangat merindukan istri cantiknya. Ternyata Keindra tak membawa ponselnya ke kantor, pria itu meninggalkan ponselnya di hotel.


Keindra mengambil ponselnya di atas tempat tidur. Ternyata ponselnya tidak aktif. Kei menghidupkannya. Tak berapa lama ada sebuah notifikasi chat masuk ke ponselnya.


Tring...


Kei membukanya. Beberapa detik Kei berdiam. "Maksudnya apa? Selamat ulang tahun papa Kei. Foto USG. Apa Mega ...." Kei sangat bahagia, ternyata sang istri hamil.


Kei mendial nomor Mega untuk menelpon. Ponselnya tidak aktif. Berkali kali Kei mencoba tapi tetap sama.


Kei tak habis akal, ia mencoba menghubungi nomor rumah, tapi tak ada yang menjawab. Ia melihat jam dinding, ternyata sudah menunjukan pukul satu dini hari.


Kei mengusap wajahnya kasar. Ia bingung harus apa. Teringat bahwa hari ini adalah ulang tahunnya. Sang istri memberi kado paling terindah. Istri cantiknya hamil.


Kei dengan segera menghubungi sang asisten, meminta asistennya menyiapkan jet pribadinya, ia akan langsung pulang sekarang. Menemui istrinya.

__ADS_1


Dengan terpaksa asistennya menyetujui kemauan Bos nya. Keindra bergegas ke Bandara.


__ADS_2