Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 25


__ADS_3

"Kau tidak yakin dengan yang aku katakan ini, apakah Reyhan pernah mengatakan tentang kejadian waktu kami dipuncak?". Bohong Chintya, dia hanya memanasi Laras saja. Padahal ketika itu tidak terjadi apa apa di puncak. Memang mereka ketika kuliah dulu mengadakan study tour. Ketika itu Chintya menjebak Reyhan tapi sayang rencananya gagal dan itu diketahui Reyhan.


"Kau tau, Reyhan akan meninggalkanmu demi aku". Bohong Chintya.


Setelah pembicaraan antara Laras dan Chintya berakhir, Laras kembali bergabung bersama suaminya dan Pak Samsul, sementara Chintya menyusul. Chintya langsung duduk disamping Reyhan dan menempelkan badannya pada Reyhan. Laras merasa cemburu melihatnya. Laras yang merasa dicuekin pun merasa kesal. dan dia ingin pergi dari rumah itu tapi tangannya dicekal oleh Reyhan.


"Sayang mau kemana?". Tanya Reyhan.


"Aku mau pulang mas, daripada aku disini dicuekin". Ketus Laras.


"Sayang, yawda ayo kita pulang". Ucap Reyhan merasa bersalah pada istrinya.


"Pak samsul saya permisi pulang, terimakasih jamuan makan siangnya". Ucap Reyhan pamit.


"Rey, kok buru buru sih, aku kan masih kangen sama kamu". Manja Chintya yang terus saja bergelayut manja di lengan Reyhan.


Laras yang semakin sebel pun langsung meninggalkan mereka semua menuju mobil. Laras meninggalkan Reyhan dirumah Chintya.

__ADS_1


Reyhan nerasa bersalah sama istrinya. Reyhan yang akhirnya pulang dengan sebuah taksi sampai dirumahnya dia mencari keberadaan istrinya di seisi rumah. namun tidak ada tanda keberadaan istrinya. Namun terdengar suara orang terjatuh kedalam air segera mengalihkan pandangan Reyhan pada kolam berenang.


Reyhan yang melihatnya langsung tersenyum melihat sang istri sedang asik berenang. Reyhan pun mendatangi Laras ke tepian kolam renang.


Cukup lama Reyhan memandangi sang istri tanpa mengeluarkan suara. Sampai membuat Laras terkejut dengan keberadaan suaminya.


"Mas, kapan pulang?". Laras segera berenang ketepi menghampiri Reyhan.


"Baru sayang, kenapa mas ditinggal?". Tanya Reyhan.


Laras hanya menatap suaminya tanpa menjawab pertanyaan suaminya.


"Aku takut ganggu mas sama mbak Chintya". Jawab Laras dengan santai.


Mendengar jawaban Laras, Reyhan kembali terdiam. Dia merasa bersalah karena sikapnya dirumah Chintya tadi.


"Sayang udah ya renangnya, udara mulai mendung sayang nanti kamu sakit'. Ucap Reyhan.

__ADS_1


Akhirnya Laras menyudahi renangnya dan ia pun berenang ketepi dan naik. Laras meraih handuk bajunya yang terlipat dipojokan. Setelah itu Laras pergi menuju kamarnya untuk berganti pakaiannya Laras hanya melewati Reyhan tanpa mengatakan apa pun. karena Laras masih kesal terhadap sikap suaminya itu.


"Sayang, mas kok dicuekin sih ?". Tanya Reyhan kesal. dan berlari mengejar istrinya yang mau masuk kekamar. Penghuni rumah kebetulan hanya mereka berdua dan para pembantu. Alya anak mereka kebetulan lagi pergi bersama oma dan opanya. Tadi ketika mereka lagi makan siang bersama rekan kerja Reyhan. Oma dan Opa menghubungi mereka untuk menjemput Alya. Karena mereka mau membawa cucu mereka jalan jalan.


"Sayang tunggu mas dong". Ucap Reyhan.


Laras hanya diam saja kepada suaminya. Laras masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah bereng tadi. dinyalakannya kran shower ir yang hangat membasahi tubuhnya untuk menghilangkan rasa kesalnya terhadap suaminya. Sebenarnya Laras cemburu kepada Chintya. wanita itu memperlakukan Reyhan begitu perhatian dan memandang Laras dengan tatapan tidak sukanya, Laras pun mengingat dengan perkataan Chintya tadi. "Apa yang mereka lakukan dipuncak?". Gumam Laras dalam hati. Laras takut Reyhan akan meninggalkannya demi wanita itu. Laras sudah mulai mencintai suaminya itu. Air mata yang sedari tadi ditahan akhirnya jatuh juga.


Tanpa Laras sadari Reyhan yang entah sejak kapan masuk kedalam kamar mandi, kini sedang menatap punggung istrinya yang basah dan nampak bergetar. Suara isak tangis yang tertahan itu terdengar seolah menyayat hati Reyhan.


Reyhan berjalan mendekat, memposisikan dirinya dibelakang Laras dan memeluk tubuh polos istrinya. Air shower yang masih mengguyur tubuh Laras, kini juga mengguyur tubuh Reyhan. Pakaian yang masih dikenakan oleh Reyhan pun basah tetapi Reyhan tidak memperdulikannya.


"Sayang maafkan mas". Bisik Reyhan disela gemercik suara air shower yang berjatuhan ditubuh mereka.


Laras tak menjawab pertanyaan suaminya, dia masih saja menangis mengingat perkataan wanita itu.


"Mas, apa kau akan meninggalkanku?". Tanya Laras tiba -tiba.

__ADS_1


Bersambung......


Haii....ketemu lagi hari ini kita. aku up ne...mumpung ada waktu dan ide jadi aku lanjuti ceritanya ....semoga kalian suka cerita aku. terimakasih ya.


__ADS_2