Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 39


__ADS_3

Ternyata pesan itu dari Silvi mantan istrinya.


"kenapa dia ingin ketemu sama aku, apa yang ingin ia katakan", Gumamnya dalam hati.


Reyhan tidak merespon pesan yang di kirim oleh Silvi. Dia tidak ingin mengecewakan istri tersayangnya apalagi istrinya sekarang telah mengandung anaknya. Dia menikmati makan malam bersama keluarga kecilnya.


"Mas besok Laras boleh ya kerumahnya Shinta?", tanya Laras disela makan malam mereka.


"Mau ngapain yank, apa kamu uda sehat?", tanya Reyhan.


"Udah mas, Laras bosan dirumah terus", rengek Laras.


"Iya sayang", jawab Reyhan.


***************


Laras turun dari mobilnya menuju sebuah kompleks apartemen milik sahabatnya Shinta, Shinta tidak tinggal dengan orang tuanya, orang tua Shinta tinggal di Surabaya. Shinta anak pengusaha yang cukup terkenal di kotanya. Sehingga dia disini di belikan sebuah apartemen sederhana oleh orang tuanya. Laras datang ke apartemen milik sahabatnya itu untuk mengobrol saja sudah lama dia tidak ketemu sama sahabatnya itu. Semenjak dirinya cuti dari kuliahnya di karenakan sedang mengandung.


Laras membawakan makanan kesukaan sahabatnya itu yaitu pizza, Shinta memang sangat menyukai makanan western berbeda dengan Laras dia lebih menyukai makanan tradisional.


Dengan senyum mengembang ia berjalan di koridor apartemen Shinta di lantai 4, sesampainya di depan pintu ia menekan bel beberapa kali dan betapa terkejutnya dia saat yang membukakan pintu adalah Malik yang hanya memakai boxer dan kaos pas body nya, Ia adalah Dosen tampan di kampus mereka. Malik masih berstatus suami orang.

__ADS_1


"Hai.....". Ucap Malik canggung. Laras yang masih terkejut melihat Shinta dibalik tubuh Malik yang memakai juba mandinya.


"Siapa say.....ang", Ucapan Shinta terputus saat melihat siapa yang datang didepan pintu apartemennya. Ia hanya senyum malu malu kepada Laras.


Laras duduk di sofa ruang tamu apartemen Shinta. Didepan nya duduk juga Shinta. Sedangkan Malik sudah rapi untuk balik ke kampus karena ada jadwal kuliah.


"Sejak kapan lo sama Pak malik?". Tanya Laras penasaran.


"Baru sebulan ini Ras", jawab Shinta menundukkan wajahnya karena dia takut dengan Laras.


"Shin .... Lho tau kan Pak Malik uda punya istri",ucap Laras.


"Parah Lho Shin", ucap Laras kesal.


Laras pun mengurungkan niatnya untuk ngobrol santai bersama Shinta. Laras kecewa sama sahabatnya itu.


Laras meninggalkan apartemen milik sahabatnya itu. Dia ingin menuju kantor suaminya.


Sementara itu di kantor Reyhan ....


" Mas Rey kenapa kamu nggak balas chat aku tadi mas?", tanya Silvi.

__ADS_1


"Untuk apa lagi?", tanya Reyhan.


"Mas kenapa kamu berubah seperti ini?, kamu tidak seperti Reyhan yang dulu aku kenal", Silvi berusaha meraih tangan Reyhan. Namun pria itu mengelak.


"Mas?", Pekik wanita itu. Dia menatap Reyhan dengan tatapan sedih.


"Berubah seperti apa maksudmu?, Reyhan seperti apa yang kau kenal?". Tanya Reyhan datar.


"Reyhan ku tidak sedingin ini. Dia pria yang ramah dan penuh kasih sayang".


"Untuk apa aku bersikap ramah kepada mu?, dan asal kau ingat kita itu sudah tidak ada hubungan apa pun lagi, waktu itu sudah lama sekali, dan aku mohon jauh - jauh la dari ku". Tegas Reyhan.


"Mas aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu". Lirih Silvi sambil menggenggam tangan Reyhan.


Ketika Silvi menggenggam tangan Reyhan pintu ruangan Reyhan terbuka, terlihat la seorang wanita cantik yang sedang membawa paper bag, dia membawakan makan siang untuk suaminya.


"Asalamualaikum sayang....". ucap Laras. Dia merasa terkejut melihat suaminya yang tangannya digenggam mesra oleh seorang wanita cantik.


"Mas".


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2