Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 5


__ADS_3

Malam ini Mega menginap di Kosan sahabatnya. Ia selalu meminta izin terlebih dahulu kepada mama dan papanya, apalagi ke sang kakak laki lakinya. Kakaknya yang bernama Ariel sangat menyayanginya. Walaupun mereka lain ibu.


"Mega, Lo gak pulang?" tanya Mili, keduanya berbaring di atas ranjang kecil Mili sambil menatap langit - langit kamar.


"Gue, disini aja ya? Nginap seperti biasanya." ucap Mega pelan.


"Emang Lo gak di cariin?"


"Udah izin."


"Terus...kak Ariel gimana?"


"Kakak gue makin tampan. Dan baru putus cinta." ucap Mega, ia tahu sahabatnya menyukai sang kakak.


Spontan Mili bangun dari tidurannya. "Serius Lo?!" pekik Mili.


"Biasa aja kagetnya." sahut Mega datar.


"Ih...gue bahagia banget, kak Ariel putus sama pacarnya yang Model itu." seru Mili senang.


"Ck. Kakak gue sedih banget. Cinta banget dia sama Sofia." ucap Mega.


"Ah...Lo membuat gue sedih." ucap Mili sedih.

__ADS_1


"Udah ah, gue mau tidur. Lelah gue."


"Ya udah, gue juga. Moga - moga gue mimpiin ayank Ariel." seru Mili tersenyum.


Mega berdecak kesal. Keduanya terlelap dengan nyenyaknya.


************


Mentari pagi menyapa setiap insan manusia. Begitu pun Mega dan Mili, keduanya masih terlelap di tempat tidurnya. Padahal waktu sudah siang, sudah pukul sepuluh.


Mega mengerjapkan matanya, menggosok pelan matanya dan melihat jam dinding bergantung, mata Mega melebar, jam dinding menunjukan pukul sepuluh.


Mega spontan turun dari ranjang, ternyata jam delapan pagi ia ada mata kuliah. Yang mana dosennya sangat galak. Sedangkan sekarang sudah jam sepuluh. Mata kuliahnya sudah berakhir.


"Apaan sih Lo, masih juga subuh." sahut Mili masih memejamkan matanya.


"Ah...Mili...ini udah siang! Kita udah telat kuliah." teriak Mega lagi.


Kesadaran Mili sudah penuh. Ia langsung mendudukan tubuhnya. Ia melihat jam dinding, bola matanya membulat sempurna.


"Mega...?!! Kita telattt....!!!" teriak Mili panik.


"Huh...ya sudah lah, hari ini kita tak usah kuliah. Kita di Kos kosan lo aja." sahut Mega pasrah.

__ADS_1


Mili pun pasrah, bakalan kena semprot sama Dosen killer mereka, karena tak masuk di mata kuliah nya.


Keduanya pasrah saja. Mereka akhirnya hanya berdiam diri saja di kos kosan. Nonton drakor bersama sampai menjelang sore.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Menjelang Sore....


Mega kembali ke Mansion mama dan papanya. Kebiasaan yang selalu ia lakukan di Sore hari adalah berkunjung ke Mansion nya Keindra, namun sore ini Mega tak ingin kesana, hatinya masih sangat kecewa denga Keindra. Mega sudah capek capek membawakannya makan siang, Keindra malah mencuekin nya. Keindra malah pergi bersama Rachel. Sore ini ia absen saja ke Mansion.


Sementara Keindra yang sudah pulang dari kantornya. Keindra merasa ada yang kurang di Mansion nya. Merasa sunyi banget, biasanya sore begini Mansion nya ramai sekali, ramai dengan ocehan seorang wanita. Wanita pengganggu.


"Hah...kenapa gue merindukan wanita pengganggu itu?" dengus nya sebel.


Setelah membersihkan tubuhnya, Keindra mengistirahatkan tubuhnya. Ia duduk di sofa kamarnya. Menyandarkan punggungnya di sofa. Memejamkan matanya, anehnya wajah wanita pengganggu itu selalu terlintas. Kebiasaan yang selalu menggangu dirinya kini entah kemana. Baru sehari saja Keindra sudah kecarian.


💔💔💔💔💔💔


Mega, merindukan Keindra, sehari saja tak mengganggu Keindra rasanya hampa sekali. Mega berkali kali membuang nafanya kasar. Ingin rasanya ia melangkah kan kakinya ke Mansion Keindra. Namun, Mega tak ingin menurunkan harga dirinya.


Tunggu waktu saja, ingin break saja dulu. Hatinya masih sakit. Setelah sembuh Mega akan memperjuangkan cintanya lagi.


Kali ini ia memiliki rencana untuk menjadikan Keindra miliknya. Mungkin cara ini akan berhasil. Mudah - mudahan saja. Rencana nya ini akan membuat prianya murka. Mungkin saja. Tunggu saja tanggal main nya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2