Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 91


__ADS_3

"Mas.."


Shinta masuk begitu saja tanpa izin dari Miko. Sedangkan Miko sendiri dilihatnya seorang wanita cantik yang menghiasi hatinya itu berjalan menuju meja kerjanya.


"Mas Miko. Apakabar?." tanya Shinta.


Tidak ada jawaban dari Miko. Dia terus saja memeriksa pekerjaannya.


"Mas."


Shinta terdiam sesaat. Di pandangnya pria yang berada di depannya. Tampak sekali di raut kekesalan dan kecewa di wajahnya yang tampan.


"Mas. Aku ingin bicara sama kamu. Mas, maafkan aku. Mas...." ucap Shinta yang mulai berkaca - kaca.


Miko menghela nafas panjang. Di lihatnya wajah Shinta yang sudah menangis. Sakit rasanya hati Miko. Ia tahu kedatangan wanitanya itu mau berbicara tentang pernikahannya dengan Ricko.


"Untuk apa kau datang kesini? pergilah, saya masih banyak pekerjaan." ucap Miko datar tanpa melihat Shinta.


"Mas, maafkan aku. Aku..." ucapan Shinta terpotong.


"Tolong, silahkan keluar anda bisa melihatkan saya lagi banyak pekerjaan." sambung Miko.


Jatuh sudah air mata Shinta. Begitu dinginnya sifat pria yang berada di depannya ini. Tidak bisakah dia memberiknnya waktu sebentar saja untuk mengobrol.

__ADS_1


Shinta pun akhirnya mengalah. Mungkin memang sudah seharusnya dia pergi dari tempat itu. Sejujurnya Shinta ingin Miko meperjuangkannya, tapi sepertinya tidak, karena Miko sudah sangat kecewa.


Shinta melangkah kan kakinya ke pintu ruangan, dia ingin meninggalkan ruangan itu, sebelum di memegang handle pintu. Sebuah tangan menarik lengannya dan memeluknya dengan erat. Ternyata Miko yang menariknya kedalam pelukannya.


Suasana menjadi begitu hening. Mereka saling mendekap erat. Mencurahkan rasa rindu yang tertahan. Dan pada akhirnya Miko mengatakan sesuatu.


"Kemana saja kamu Shinta?, aku mencari kamu setiap saat. Aku merindukan kamu." ucap Miko yang masih memeluk Shinta.


Pelukan Miko begitu nyaman dan hangat bagi Shinta. Ia semakin mengeratkan pelukannya.


"Mas. Aku takut menemuimu, aku takut mas." ucap Shinta terisak.


"Kau tahu Shinta, aku yang takut kau itu kenapa - napa. Aku mencari kamu tak mengenal lelah." ucap Miko lagi masih memeluk Shinta.


"Maaf mas." seru Shinta.


"Jangan menangis. Kau ingin menikah dengan Ricko? Menikahlah, aku ikhlas, yang terpenting kau bahagia." ucap Miko menghapus air mata Shinta yang sudah membasahi pipi mulusnya.


Ada rasa kecewa di hati Shinta, dia menginginkan Miko tidak mengijinkan dia menikah. Tapi dia tidak ingin membuat kekecewaan lagi kepada Ricko.


"Maaf." lirih Shinta.


Miko mengecup dahi Shinta dengan lama. Kecupan ini adalah kecupan perpisahan. Walaupun akan menyakitkan.

__ADS_1


"Semoga kau bahagia Shinta. Sayangi dan cintailah Ricko." ucap Miko.


"Iya mas. Dan semoga kau menemukan wanita yang baik mas." jawab Shinta.


Berakhirlah kisah cinta Miko dan Shinta. Atau mungkinkah suatu hari nanti mereka akan bersatu. Kita tidak tahu.


*********


Seorang wanita cantik dan seksi menaiki mobil mewahnya. Ia ingin menemui pria pujaan hatinya. Ia bertekad untuk merebutnya. Karena perasaan ini sudah tidak bisa dikendalikan lagi.


Sebelum sampai ketempat tujuannya, Ia berhenti di sebuah toko kue untuk di berikannya kepada prianya itu. Ia tahu makanan apa yang di sukai prianya. Ia membelikan sekota kue rasa tiramisu. Dengan senyum manisnya dia membeli kue itu dan membayarnya ke kasir.


Setelah dari toko kue Ia menuju ke rumah prianya dengan masih senyuman manisnya.


"Mas Rey pasti suka dengan kue ini." batinya.


Tidak butuh waktu yang lama, sampailah ia di rumah prianya. Dengan gayanya yang anggun dan sexi, ia turun dari mobil dan menuju pintu masuk rumah.


"Asslamualaimum...Mas Rey...". ucapnya.


bersambung......


Dukung saya terus saya jgn lupa likenya, komen, hadiah dan terutama votenya.

__ADS_1


bab ini saya masih menceritakan Miko dan Shinta lagi. dan konflik antara Laras dan Reyhan akan dimulai besok.


terimakasih.


__ADS_2