Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Galau


__ADS_3

Rani melihat keakraban antara Rachel dan Alya merasa iri. Alya begitu menyayangi Rachel. Melihat dari banyaknya belanjaan yang di bawa mereka. Ternyata Alya bukan orang sembarangan. Rani akan terancam posisinya. Rachel akan berpaling darinya. Usahanya untuk kembali kepada Rio akan gagal.


Karena tidak tahan melihat keakraban mereka. Rani mendatangi Meja mereka. "Rachel sayang...?!" panggil Rani. Rani langsung duduk di sebelah kiri Rachel.


Rachel agak sedikit kaget melihat kedatangan mamanya. "Mama?" seru Rachel. "Mama sekarang kok jarang main kerumah?" tamya Rachel lagi sambil menikmati makanannya.


Sesekali Alya menyuapinya. Rani sangat kesal melihat Alya terus saja menyuapi putrinya. "Mama, lihat ini, Rachel banyak beli barang. Tante Alya baik banget Ma. Terus Rachel juga di beliin jam tangan ini Ma. Jam yang Rachel pengen udah lama." Rachel menunjukan semua barang belanjaannya kepada Rani. Bahkan jam tangan mahal yang Rachel inginkan sejak lama.


"Mama juga bisa beliin kamu belanjaan sebanyak ini sayang." seru Rani.


Alya mendengar percakapan antara ibu dan anak itu sangat lucu. Sang mama kelihatan cemburu melihat anaknya yang dekat dengan dirinya.


"Mbak Rani. Uda makan?" tanya Alya lembut sambil nyuapin Rachel makan.


Rani tidak menggubris pertanyaan Alya. Alya mencoba bersabar. Ia tahu kalau Rani mantan istri Rio tidak menyukainya.


Rachel sangat paham, kalau mamanya tidak menyukai tante Alya. Karena menurut mamanya tante Alya merebut papanya.


"Mama udah makan?" tanya Rachel.


"Udah sayang." jawab Rani lembut. "Rachel ikut mama yuk?" ajak Rani.

__ADS_1


Rachel bingung harus bagaimana, Apa dia harus ikut mamanya atau Alya. Tante Alya sudah sangat baik dengannya. Tapi, mamanya. Ia sangat menyayangi mamanya.


"Sayang, kalau Rachel ingin ikut mama kamu. Tante gak papa kok. Nanti tante pulang sendiri aja." seru Alya.


"Maaf ya tante. Alya ikut mama aja ya?" ucap Rachel.


Alya mengangguk. "Iya sayang."


Rani tersenyum sinis ke arah Alya. Ketika Rachel izin ke toilet. Rani membisikan sesuatu ke Alya. "Jangan kau pikir kau bisa merebut anak ku dan mas Rio. Aku pastikan mas Rio akan kembali kepadaku. Apa pun caranya" bisik Rani.


Alya hanya tersenyum dan mengatakan. "Saya akan mencegah mbak Rani untuk mendapatkan mas Rio lagi. Karena kami saling mencintai." ucap Alya tersenyum.


Rani geram dan kesal mendengarnya. Tidak ada rasa takut sama sekali yang di rasakan Alya. "Kau tunggu saja. Aku pastikan itu akan terjadi.!!" ucap Rani mengancam.


Sebenarnya Alya sangat takut dengan ancaman Rani tadi. Ia tak akan membiarkan itu terjadi. Walaupun hatinya masih resah dengan perjodohannya dengan seorang yang tidak dikenalnya. Malam ini ia akan bertemu dengan calonnya. Diperjalanan pulang di sore hari. Rasanya Alya enggan untuk pulang kerumah. Rasanya ingin ia batalkan saja perjodohan yang mami dan papinya buat.


Sampai di halaman rumah. Alya memarkirkan mobilnya. Dengan malasnya ia turun dari mobil. Ia menarik nafasnya kasar dan ia hembuskan. Alya pun turun dari mobilnya. Dan masuk kedalam rumah. Ternyata kedua orang tuanya dan adik laki - lakinya Keindra lagi duduk santai diruang tv.


Alya mencoba menghindari mereka. Tapi papi Reyhan melihat anak gadisnya berjalan gontai menuju tangga untuk naik kelantai dua kamarnya.


"Sudah pulang sayang?" sapa papi Reyhan.

__ADS_1


Alya tersentak kaget. "Hah...i..iya pi." jawab Alya gugup.


"Anak mami kenapa? Kok wajahnya di tekuk gitu?" tanya Mami Laras.


"Alya hanya lelah aja mi." seru Alya.


"Oya sayang. Jangan lupa nanti malam, kamu harus ikut papi dan mami untuk bertemu dengan calon suami kamu." ucap papi Reyhan datar.


Alya membelalakan matanya. Ia tidak terima. "Papi. Alya gak mau.!" rengek Alya.


Papi Reyhan tidak memperdulikan rengekan anaknya. Papi Reyhan dengan santainya memakan cemilan yang dibuatkan istri tercintanya. "Papi. Alya punya pilihan Alya sendiri. Alya gak mau di jodohin." masih dengan rengekannya.


"Mas" bisik Mami Laras. Tapi, papi Reyhan masih tetap berdiam sambil memakan cemilannya.


"Papi" isak Alya. Alya menangis terisak. Ia tidak ingin dijodohkan. Karena tak sanggup lagi Alya berlari masuk kekamarnya. Dan membanting pintu dengan sangat kuat. Sampai terdengar di lantai bawah.


Reyhan mendengar bantingan pintu hanya terkekeh geli melihat sang putri. Mami Laras melihat suaminya terkekeh hanya geleng - geleng kepala saja.


Bersambung.....


Jangan lupa vote yang banyak ya? beri hadiah juga.

__ADS_1


Maaf ya selama mau lebaran dan lebaran nanti saya hanya bisa up satu bab saja. Tapi kalau saya ada waktu saya akan up dua bab. makanya beri vote yang banyak....terimakasih.


__ADS_2