Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Tidak Mau Dijodohkan


__ADS_3

Sinar pagi hari menyapa gadis cantik yang masih berbaring di ranjang mewahnya. Gadis itu masih bermalas - malasan. Jadwal mengajarnya di pukul 10.00. Jadi, Alya bisa sedikit bersantai.


Alya membersihkan dirinya untuk turun kelantai satu. Ia ingin sarapan bersama keluarganya. Setelah selesai mandi Alya hari ini mengenakan pakaian dress bunga - bunga yang panjangnya sampai di bawah lutut.


"Pagi Mami, pagi papi. Pagi Kei." sapanya kepada semua anggota keluarganya.


"Pagi." jawab mereka serempak.


"Kak Alya, Kei bareng kakak ya?" ucap Kei adik Alya.


"Sama papi aja ya? Mobil kakak di kampus. Lagian Kakak pergi kekampus jam seuluhan." seru Alya.


"Kakak?" rengek Kei.


"Terus kamu nanti pergi sama siapa?" tanya mami Laras kepada Alya.


"I...itu Mi, nanti Alya dijemput sama..." ucapan Alya dipotong.


"Sama Rio?" potong Papi Reyhan santai.


Alya merasa gugup. Papinya kenapa bisa tahu. "Ma..maksud Papi apa?" jawab Alya gugup.


"Alya, kamu sama Rio menjalin hubungan lagi?" tanya papi Rey.


"Pi...iya." ucap Alya menundukan kepalanya.


Reyhan menghembuskan nafasnya. "Alya, bukannya papi tidak setuju. Papi dan mami, berencana untuk menjodohkan kamu sayang." Ucap Papi Reyhan.


"uhuk...uhuk...Alya di jodohkan Pi?" tanya Alya tidak terima. "Papi, Mami. Seharusnya kalian tanyak ke Alya dong. Jangan maen jodoh - jodohin aja.!" bentak Alya.


"Kamu ngebentak Papi?!" seru Papi Reyhan.


"Maafin Alya Pi. Papi, Alya..."

__ADS_1


"Nanti malam keluarga calon kamu akan datang.!" tegas Papi Reyhan.


Alya menunduk. Dia tidak mau di jodohkan, Alya punya pilihannya sendiri. Alya beranjak dari meja makan. Ia masuk kedalam kamarnya. Baru saja ia balikan dengan Rio. Cintanya telah bersatu, kini akan di uji lagi dengan perjodohan.


"Kasihan Alya Pi, kan dia jadi sedih Pi." ucap Mami Laras.


"Mami tenang aja. Papi hanya menguji seberapa besar cinta Rio kepadanya." seru Papi Reyhan.


Alya telah bersiap - siap untuk ke kampus. Perasaannya kacau balau. Ia tidak ingin berpisah dengan Rio lagi. Baru saja ingin meluluhkan putri Rio, kini dia akan di jodohkan dengan seseorang yang tidak dikenalnya.


Alya melewati Mami dan Papinya yang sedang duduk santai di ruang tv. Reyhan kekantor agak siangan. Semua kerjaan telah ia serahkan ke Miko sang Asisten.


Laras dan Reyhan hanya menatap Alya yang melewati mereka. Alya tidak menyapa orang tuanya. Alya masih marah kepada mereka.


Alya memesan taksi saja, tidak jadi menunggu Rio. Ia pun sudah mengabari sang kekasih. Di dalam perjalananya Alya masih memikirkan tentang perjodohannya. Ia harus mengatakan kepada Rio tentang perjodohan itu.


Sementara di perusahaan FM Group. Rio yang sedang kedatangan Papa nya. Faisal Malik. Papanya Rio datang berkunjung keperusahaan. Selain rindu dengan anaknya dia juga ingin menanyakan tentang percintaannya.


Ceklek....


"Permisi tuan. Papa anda...."


"Wah...apakabar Rio?" papa Faisal memotong ucapan Morgan.


"Papa?" seru Rio.


"Kau tidak senang papa kamu ke sini?" tanya papa Faisal santai dan duduk di atas sofa diruangan Rio.


"Papa sendiri? Mama mana?" tanya Rio dan menghampiri papanya.


"Hmm...apa kau tidak merindukan papa dan mama mu?"


"Pa, Rio belum sempat kerumah. Nanti kalau ada waktu Rio kerumah pa. Rio juga kangen sama mama."

__ADS_1


"Ck. Pualang lah. Mama kamu selalu menanyakan kabar tentang kamu. Gimana perceraian kamu?"


"Rio sudah resmi bercerai pa. Dan Rio tidak lagi tinggal dirumah. Rio membeli Penthouse Pa." ucap Rio.


"Kenapa? Terus cucu papa tinggal bersama siapa?" tanya papa Faisal.


"Rani sering berkunjung kerumah Pa. Makanya Rio tidak ingin tinggal Disana. Rio sudah mengajak Rachel, tapi Rachel tak mau. Dia masih ingin bersama mamanya."


"Ck. Iya...walau bagaimanapun Rani adalah mama kandungnya." seru Papa Faisal. Rachel cucunya sangat menyayangi mamanya itu.


"Papa...Rio juga ingin mengatakan sesutu kepada papa."


Sebelum Rio mengatakannya Faisal memotong perkataan Rio. "Rio. Papa kesini ingin mengatakan kepada kamu. Nanti malam datanglah Ke Restoran punya mama."


"Ada apa Pa?" tanya Rio penasaran.


"Papa ingin menjodohkan kamu dengan anak temen papa." ucap Papa Faisal santai.


"Dijodohkan?! Rio gak mau Pa! Rio masih bisa cari sendiri." jawab Rio sedikit emosi.


"Ayolah Rio. Kamu pasti suka dengan wanita ini."


"Gak Pa. Rio punya calon sendiri."


"Papa gak mau tahu, nanti malam kamu harus datang Ke Restoran kita." ucap Papa Rio memaksa. Dan ia pun pergi meningaglkan Rio dibruangannya tanpa pamit.


Sementara Rio masih diam terpaku mendengar perjodohan. "Argh..."


Bersambung.....


Assalamualaikum semuanya...maaf ya baru up malam ini. Untuk sementara saya akan up satu bab perhari. Karena sebentar lagi lebaran. Jadi maklum lah namanya emak - emak. Sibuk ngurusin untuk persiapan lebaran.


Besok malam saya akan up lagi. Jadi saya minta ke kalian VOTE dan hadiahnya...dan dukung saya terus....terimakasih

__ADS_1


__ADS_2