Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
CSSD Season 2


__ADS_3

Weekend telah tiba.


Keluarga kecil Rio berencana ingin berlibur ke sebuah pantai. Rachel menagih janji papanya. Ingin membawa liburan ke pantai.


"Sayang...kamu uda siap packingnya?" tanya Alya.


"Uda ma. Gak bayak kok. Minggu malam kan kita pulang kan ma? Soalnya Rachel senin sekolah" seru Rachel.


"Iya. Gak usah banyak bawa apa apa. Kita beli aja. Papa kamu kan sultan" kekeh mama Alya.


Rachel mengangguk cepat. Buat apa packing banyak banyak. Toh, sang papa sangat sanggup membeli apa pun.


Dan akhirnya Rachel hanya membawa tas ransel yang berisi dompet dan ponselnya. Ia tidak membawa pakaian. Mereka akan bermalam di salah satu hotel milik papanya. Hotel tersebut dekat dengan sebuah pantai.


Ternyata tidak hanya keluarga Rio saja yang pergi ke pantai. Opa Faisal, Oma Revi, Opa Reyhan dan Oma Laras dan juga Keindra juga ikut. Rachel sungguh senang seluruh keluarganya ikut berlibur di weekend ini.


"Ma, Pa. Oma Opa dan kak Keindra juga ikut kita ya?" tanya Rachel antusias.


"Iya sayang. Mereka sudah berada di sana semua" ucap Alya.


"Terus kita kapan perginya ma?" keluh Rachel.


"Tunggu papa bentaran ya? Papa tadi keluar sama om Morgan" seru Alya.


Rachel memgangguk. Menunggu satu jam lamanya. Akhirnya sang papa pulang juga. Wajah cemburut di tunjukan oleh sang putri.


Rio yang melihat aksi anaknya hanya nyengir saja. "Maaf ya, papa telat pulang" ucap Rio menggaruk kepalanya.


"Ini weekend, masih kerja terus...." ucap Rachel ketus.

__ADS_1


"Maaf ya sayang?" ucap Rio mengatupkan kedua tangannya.


"Jadi gak ne kita perginya pa?" tanya Rachel.


"Ayo kita pergi. Mama mana sayang?" tanya Rio.


"Mama ngambek...." seru Rachel.


Rio menarik napasnya dalam dalam. Sebelum ia menemui istri tercintanya di kamar. Istri bakalan marah marah kepadanya.


Ceklek....


"Yank...." panggil Rio takut - takut.


Yang di panggil pun hanya diam duduk di atas sofa kamarnya. Dengen memasang wajah cemberut. Rio mendekati istrinya dan duduk di samping sang istri.


"Yank...katanya mau pergi. Ayo Lah yank. Mas uda siap - siap nih" ucap Rio sedikit merayu.


"Mas minta maaf sayang. Ya udah ayo kita pergi" ucap Rio dengan wajah memelasnya.


Alya bangkit dari duduknya dan membawa tas tangannya. Dan ia keluar dari kamar.


Rio mendengus melihat istrinya. Ia pun ikut menyusul istrinya. Ternyata sang istri lagi bersama Rachel menunggu Rio. Setelah Rio berjalan mendekati mereka. Keduanya pun berjalan keluar penthouse. Rio hanya mengikutinya. Sampai di basment Alya dan Rachel menaiki mobil duduk di jok penumpang. Sementara Rio di jok depan. Sebagai supirnya.


"Kita berangkat sekarang Nyonya, nona?" ucap Rio.


Keduanya hanya menatap sinis ke sang papa. Dengan kesal Rio menjalankan mobilnya menuju tempat yang di tuju.


...**************...

__ADS_1


Sementara, Opa dan Oma sibuk dengan persiapan barbaque an nya. Mereka sangat antusias berlibur di pantai. Mengingatkan masa muda mereka.


"Kenapa Rio belum sampai?" tanya Opa Reyhan.


"Mungkin lagi di jalan mas" sahut Oma Laras.


Reyhan hanya mengangkat bahunya saja. Reyhan sangat merindukan putri cantiknya Alya. Setelah pernikahan Alya belum berkunjung kerumah Papi dan maminya. Dan liburan ini lah kesempatan untuk Reyhan dan Laras melepas rindu dengan putri mereka.


"Pi, mana sih kaka Alya. Lama banget, Kei udah laper nih!" ucap Keindra ngambek.


"Sabar dong Kei. Kakak kamu lagi di perjalanan" sahu Mami Laras.


Keindra begitu kesal dengan kakaknya Alya. Kemana saja mereka. Jujur sebenarnya Keindra ingin bertemu dengan Rachel. Gadis cantik nan bawel itu selalu membuatnya merindu.


Keindra balik ke kamarnya. Mencoba menghubungi sang kakak. Tapi tak ada jawaban.


Selagi menikmati kesendiriannya. Seorang gadis kecil nan centil datang menghampirinya.


"Kakak Kei...!! teriak sang gadis cilik dengan suara cemprengnya.


Keindra yang mendengarnya merasa kesal. Kenapa harus ada gadis menyebalkan itu. Kemana pun Kei pergi. Gadia itu selalu saja ngintilin Kei.


Dengan gerak cepat Keindra beranjak dari duduknya. Ia berlari dan keluar dari villa. Gadis kecil itu sangat kesal. Keindra tetap saja menyebalkan. Gadis kecil itu adalah Mega anak dari Silvi dan dokter Hendri. Masih ingat Silvi kan??


Bersambung. ..


maaf ya...baru bisa up. Saya lagi kurang enak body beberpa hari ini. Malam ini saja perut saya masih melilit sakitnya. jadi harap maklum.


untuk Cerita DOKTER CINTAKU saya slow up. besok kalau badan suda fit benar saya lanjut ceritannya. Terimakasih.

__ADS_1


jangan lupa votenya ya....


__ADS_2