Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Ikutlah Bersamaku 2


__ADS_3

"Alya..." panggil Rio.


Alya menoleh kearah suara. "Mas..."


Rio mendekatinya, mereka saling tatap. Rio menggenggam tangan Alya. "Sayang...Ikutlah bersama mas, ayo kita pergi." Ajak Rio serius.


"Mas...ma..maksudnya?"


"Ayok kita pergi. Mas gak bisa hidup jauh dari kamu. Kau tahu sayang...sebenarnya mas juga akan dijodohkan dengan papa. Mas gak mau sayang, mas maunya sama kamu." ucap Rio sendu.


"Tapi mas, papi pasti akan kecewa sama aku" lirih Alya.


"Mas juga akan kecewa sama kamu sayang...mas mohon, ayo kita pergi saja" ajak Rio.


Didalam Rumah.


Papi Reyhan mendegar suara mobil masuk ke halaman rumah. Ia tahu pasti itu mobil putrinya Alya. Tapi Papi Reyhan mendengar Alya lagi berbicara dengan seseorang, karena penasarannya papi Reyhan mendatangi Alya. Ternyata Alya bersama Rio. Papi Reyhan mendengar semua pembicaraan mereka.


Papi Reyhan tersenyum licik. "Dasar, mau bawa anak saya pergi? coba saja kalau bisa!" gumam Papi Reyhan.


"Sayang ayolah....Apa kamu gak mencintai mas? Kita akan menikah, setelah menikah kita akan hadapi orang tua kita." mohon Rio lagi.


"Mas...Alya...." ucapan Alya terpotong.


"Ehemm..." deheman terdengar mengagetkan Alya dan Rio.

__ADS_1


"Papi...?" lirih Alya. Alya ingin menghampiri papinya, tapi Rio menarik lengannya. "Sayang..." seru Rio dengan wajah memelas.


Alya merasa bingung apa yang harus dia lakukan. Ikut bersama Rio pria yang sangat di cintainya atau papinya yang sangat dia sayangi.


Alya memandang wajah sendu dan memohon Rio. Ia tak tega meninggalkan kekasihnya itu. Ingin rasanya ia ikut bersamanya. Ketika Alya ingin memilih Rio. Suara papi Reyhan menghentikannya.


"Alya?!! Kamu ingin pergi bersama pria itu? Kamu ingin meninggalkan papi dan mami kamu? Apa kamu tidak menyayangi papi dan mami lagi?" teriak papi Reyhan.


Rio menggenggam tangan Alya dengan erat. "Sayang..." ucap Rio dengan wajah meohon dan memelas. Matanya mengatakan, ayo kita pergi.


Alya sudah tidak bisa menahan air matanya. Ia sudah menangis terisak. Pilihan yang sangat sulit, memilih antara orang tuanya atau orang yang sangat dia cintai.


Alya menundukan wajahnya dan menangis tersedu. Ia harus memutuskannya, mana yang harus ia pilih. Dengan tekad yang bulat, Alya memilih akan ikut bersama Rio kekasihnya. Menggenggam erat tangan Rio.


Rio sangat bahagia karena Alya memilih ikut bersamanya. Dengan senyum bahagia Rio menarik Alya untuk melangkah menuju Mobil Rio yang ia parkirkan diluar.


"Kau tidak menyayangi papi lagi?" teriak papi Reyhan lagi.


Alya semakin bingung, ia masih mematung belum bisa melangkah kan kakinya. Rio takut kalau Alya akan goyah dan kembali ke papinya. Alya memejamkan matanya. "Mas...maafkan aku" lirih Alya dan melepaskan genggaman tangannya. Dan ia berbalik menuju papinya.


Dengan senyum mengembang papi Reyhan. Ia tahu kalau putrinya akan memilih dirinya. Walaupun sebenarnya papi Reyhan tak tega melihat putrinya seperti ini.


Lagi - lagi Rio kecewa dengan keputusan Alya. Itu berarti Alya tidak benar - benar mencintai dirinya. Dengan menahan air matanya dan mengepalkan tangannya. Rio menarik nafasnya kasar. Tanpa melihat kearah Alya dan papinya Rio melanjutkan langkahnya dengan hati dan perasaan yang kecewa. Ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sangat kencang.


"Papi maafin Alya. Maafin Alya." isak Alya dan memeluk painya. Alya melihat kearah Rio berdiri tadi, tapi Rio sudah pergi. "Maafin Alya mas" gumam Alya dalam hatinya.

__ADS_1


"Yasudah, hari sudah sore. Nanti malam kita akan bertemu dengan anak temen papi yang akan di jodohkan ke kamu." seru papi Reyhan.


Alya hanya mengangguk. Mereka berdua masuk kedalam rumah. Dan Alya langsung menuju kamarnya. Duduk di tepi ranjngnya dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan Alya pun menangis terisak. Ia membuat Rio kecewa lagi. "Maafin Alya mas, maafin Alya. Aku gak bisa ikut bersama kamu. Maaf..." Isaknya.


Alya harus kuat dengan pilihannya. Ia harus bisa kuat hidup tanpa Rio. Dengan mata sembabnya Alya membersihkan tubuhnya dan bersiap - siap untuk pergi dengan papi dan maminya.


Waktu telah menunjukan pukul 18.30 selepad azan magrib tadi Alya sudah selesai berpakaian dan dandan untuk bertemu calonnya.


Sedangkan Rio hatinya hancur sudah kekasihnya tidak memilihnya. Dengan terpaksa juga Rio menyetujui perjodohan yang dibuat papanya. Dan malam ini ia akan bertemu dengan calonnya.


Papi Reyhan, mami Laras, Keindra dan Alya mereka sudah berada di dalam mobil menuju tempat dimana yang sudah di janjikan untuk bertemu dua keluarga yang akan menjadi satu. Keluarga calon suami Alya.


Tidak butuh waktu yang lama, Keluarga Reyhan putra Angkasa telah sampai duluan di sebuah Restoran tempat bertemunya dengan calon besannya.


Para pelayan Reatoran menunjukkan tempat ruangan yang akan dibuat untuk pertemuan dua keluarga ini.


Bersambung......


Vote....vote...vote...


Like....like...like....


Hadiah...hadiah...hadiah...


Komentar...komemtar...komentar...

__ADS_1


TERIMAKASIH...😍😍😍😉😉😉😉


__ADS_2