Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Bertemu Kembali


__ADS_3

Rio menghentikan langkahnya tepat di hadapan Alya. Sejenak ia memandangi wajah cantik itu. Sangat nyaman sekali. Pandangan mereka saling mengunci. Mata mereka menunjukan kerinduan yang amat sangat besar.


"Hai," sapa Rio.


"Mas".


Ingin rasanya memeluknya. Mereka berdua hanya memandang. Degan pandangan mata mereka menyalurkan kerinduan.


"Alya?" teriak seorang pria. Reza memanggil Alya.


Alya menoleh. "Ada apa Za?" tanya Alya.


"Aku ingin mengundang kamu di acara ulang tahun Mika." ucapnya. Mika adalah pacar Reza. Mika mahasiswi juga di kampus ini. Sudah lama Mika menyukai Reza. Karena Reza tak meliriknya sama sekali, Mika hanya mencintai dalam diam. Mika tahu kalau waktu itu Reza berpacaran dengan Alya dosen nya.


Setelah Alya dan Reza putus, Mika mendekati Reza, memberi perhatian yang tulus dan akhirnya Reza luluh juga. Dan mereka menjalin kasih.


"Ough...ya nanti aku akan datang." jawabnya.


Setelah menjawab Alya menoleh kearah Rio, namun sayang Rio telah pergi. Rio langsung pergi ketika Reza datang. Ia tidak ingin mengganggu sepasang kekasih pikirnya.


Alya mencari keberadaan Rio. Kemana pria itu. "Kemana kamu mas?."

__ADS_1


Rio sudah berada diruangannya. Rasa rindu terobati bersamaan rasa kesal. Melihat Alya yang di samperin Reza, rasa cemburu menghampiri Rio.


Status Duda sudah ia gelar. Namun Alya masih saja berhubungan dengan Reza. Suara ketukan pintu terdengar.


Tok...tok...


"Masuk!" teriak Rio dari dalam.


"Permisi Pak." Mika, mahasiswi di kampus itu masuk. "Maaf mengganggu anda pak. Saya hanya ingin mengundang Pak Rio untuk datang ke acara Ulang Tahun saya." ucap Mika sambil meletakan surat undangannya.


Rio menatap undangan itu. "Insyallah saya akan datang. Terimakasih sudah mau mengundang saya." ucapnya datar.


"Iya Pak sama - sama. Saya harap Pak Rio datang." pinta Mika.


"Pasti dia akan pergi dengan kekasihnya." gumam Rio. "Terus aku ngajak siapa?" tanyanya dalam hati.


Mengingat pesta Ulang tahunnya harus membawa pasangan, Rio teringat akan seorang wanita cantik, genit dan sexi. Yaitu Reina. Seorang CEO wanita. Apa ia akan membawa wanita itu saja. Tapi, Rio takut wanita itu akan ke ge er an .


"Arghh...Alya....!" teriak Rio. Ia merasa frustasi dengan percintaannya. Kenapa sangat susah untuk melupakan wanita yang bernam Alya.


Sudah terlalu lama ia duduk diam di ruangannya. Rio melihat jam di dinding, sudah menunjukan pukul tiga sore. Rio akan kembali ke kantornya. Ia akan bermalam di sana lagi.

__ADS_1


Rio berjalan di sepanjang koridor kampus. Ia melihat sosok wanita yang sangat di cintainya. Alya sedang berada di parkiran. Wanita itu sepertinya akan pulang juga. Ingin rasanya Rio menghampiri wanita itu dan membawanya pergi dan mereka berdua akan berbincang - bincang mesra. Seperti yang mereka lakukan ketika mereka berpacaran dulu.


Masa - masa itu sangat Rio rindukan. Rio tidak bisa menahan lagi. Ia menghampiri Alya.


"Alya..." panggil Rio.


Alya merasa ada yang memanggilnya. Ia pun menoleh. "Mas..." dengan senyum manisnya ia menyapa Rio.


Sesaat Rio terdiam. Ia bingung harus mengatakan apa dengan Kiara. "Mas Rio?" panggil Alya.


"Alya.. apa kabar kamu?" tanya Rio konyol.


"Alya baik mas. Mas sendiri?"


"Iya." jawab Rio singkat dan mengangguk.


Mereka saling tatap sejenak. Rio ingin mengungkapkan semuanya. Dari perceraian Rio dan istrinya. Dan tentang isi hatinya.


Ketika ingin mengatakannya. Rio menghentikannya. Ada seseorang yang mengacaukannya.


"Mas...."

__ADS_1


bersambung


__ADS_2