Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Air Mata Rachel


__ADS_3

Rio menjelaskan semuanya kepada Rachel. Mamanya lah yang berselingkuh darinya. Mamalah yang tidak memperdulikan rumah tangganya. Mamanyalah yang salah.


"Kau tahu sayang, papa bertahan sama mama mu cukup lama hanya karena kamu sayang. Mama kamu lah yang selingkuh dari papa!" lirih papa Rio.


"Jangan dengarkan papa kamu Rachel!! Ia berbohong, wanita yang bernama Alya itu yang telah merusak hubungan mama dan papa!!" teriak Rani.


Rio melepaskan tangannya dari lengan Rani. Ia mendekati putrinya. "Sayang...kau percaya sama papa kan? Kau tahu sayang, papa punya bukti mama mu selingkuh" ucap Rio.


Rachel bingung, siapa yang harus di percayainya. "Sayang...jangan dengarkan Papa kamu. Kamu percaya sama mama kan? Kamu sayangkan sama mama?" ucap Rani dengan wajah memelas.


Rachel dibuat semakin bingung saja. Kenapa jadi seperti ini, ia memang masih berharap kalau papa dan mamanya bisa kembali lagi. Tapi, melihat ini itu tidak mungkin. Untuk sikapnya dengan Alya yang beberapa minggu lalu hanya berpura - pura saja baik. Itu atas suruhan mamanya saja. Sekarang ia di bingungkan dengan siapa yang benar.


"Rachel, kamu sudah mulai remaja dan akan memasuki SMP, kamu pasti sudah mengertikan? Sayang...papa dan mama kamu sudah tidak bisa bersama lagi. Mama kamu juga sudah mempunyai pasangannya, jauh sebelum papa dan mama bercerai. Mama kamu sudah punya pria idaman lain. Kamu ngerti kan sayang?" ucap papa Rio lembut kepada Rachel putrinya.


Rachel rasanya tidak percaya dengan apa yang dikatakan papanya. Tapi, juga tidak pernah kalau papanya berkata bohong. Sebenarnya kalau boleh jujur Rachel juga pernah melihat mama Raninya jalan berdua dengan seorang pria yang usianya sama seperti Opa Faisalnya. Tapi karena sayangnya kepada Mama Rani, Rachel tidak mau berburuk sangka terhadap mamanya. Ia hanya berpikir karena mamanya seorang model terkenal, wajar saja kalau beliau jalan dengan pria. Mungkin saja pria itu produsernya atau temennya.


Rachel sangat - sangat bingung. Air mata yang ditahannya sedari tadi akhirnya jatuh juga. Begitu deras air mata yang jatuh dari matanya. Kenapa jadi seperti ini. Rachel tidak rela kalau mama dan papanya benar - benar berpisah. Walaupun sejujurnya Tante Alya itu wanita yang sangat baik. Hati kecil Rachel belum bisa menerima Tantr Alya sebagai mama sambungnya.


Rachel takut akan tidak di sayang lagi oleh papanya. Yang Rachel tahu ibu tiri itu sangatlah kejam. Karena sahabatnya Dini mempunyai seorang ibu tiri yang tidak menyayanginya. Rachel pernah melihat banyaknya luka lebam di sekujur tubuh sahabatnya itu. Dini sahabatnya sering menangis bercerita kalau mama tirinya tidak menyayanginya. Dini selalu saja di pukuli. Rachel menjadi takut ketika papanya ingin menikah lagi. Takut merasakan hal yang sama seperti sahabatnya Dini.


Awalnya ia menerima kehadiran Alya. Dengan Alya selalu membantu mengerjakan tugas sekolahnya, membuatkan Rachel cake kesukaannya, membelikan dirinya barang - barang mewah. Namun kenyataannya banyangan sahabatnya selalu menangis ketika bercerita kepadanya karena di siksa mama tirinya. Ditambah lagi Mama Raninya selalu saja mengatakan kalau Tante Alya lah penyebab mama dan papa bercerai.

__ADS_1


Rio melihat putrinya menangis tersedu - sedu. Dipeluknya tubuh mungil itu ke dalam pelukannya. "Rachel sayang...jangan menangis. Papa tahu kamu masih belum bisa menerima tante Alya. Tapi, papa mohon kepada kamu, izinkan papa menikah dengan tante Alya sayang. Papa sangat mencintai tante Alya" ucap Rio lembut sambil mengelus rambut Rachel.


Rachel masih saja menangis di dalam pelukan papanya. "Papa...Rachel merestui papa" lirihnya.


Rani mendengar itu sangat geram dengan Rachel menyetujui bahwa papanya menikah lagi. Ia tidak terima, Rio harus kembali kepadanya.


"Rachel, kau tidak menyayangi mama lagi sayang?" ucap Rani terisak. Walaupun sebenarnya itu hanya aktingnya saja. Berpura - pura sedih. Agar putrinya kasihan kepadanya. "Sayang, kau tidak menyayangi mama? Wanita yang bernama Alya itu telah merebut kebahagian mama!" suara Rani mulai meninggi dan masih berpura - pura menangis.


Rachel tidak ingin mendengarnya. Dirinya sangat lelah. "Papa...bawa Rachel kekamar."


Rio menggendong putrinya kekamarnya. Sementara itu Rani terus saja berteriak memanggil nama Rachel. Ia terus mengoceh mengatakan kalau Alya lah yang salah.


Rio membaringkan putrinya di tempat tidurnya. "Istirahatlah sayang. Papa sangat menyayangi kamu" ucap Rio lembut dan mencium dahi Rachel.


"Kau belum pergi juga?! Pergilah jauh Rani. Pergi dengan kekasih kamu itu. Aku dan Rachel akan bahagia tanpa kamu." ucap Rio dingin sangat dingin.


"Kau tidak bisa mengusir mu mas. Ini rumah aku dan anakku. Apa kau lupa kalau rumah ini sudah kau atas namakan nama ku." ucap Rani sinis.


Rio mendengus kesal. Iya. Dia memang sudah mengganti nama di sertifikat rumah itu atas nama Rani. Tapi, setelah bercerai dengan Rani. Rio menggantinya lagi dengan nama Rachel. Ia memberikan rumah besar itu untuk putrinya Rachel.


"Ck. Rani...Rani...kau lupa kita sudah bercerai? Begitu kita cerai, aku juga telah mengganti nama kepemilikan rumah ini atas nama Rachel anak ku.!!"

__ADS_1


"Rachel itu anak ku. Jadi aku berhak tinggal dirumah ini!!" bentaknya.


"ck. Pergilah!!. Jangan sampai karir mu sebagai model akan hancur ku buat. Aku punya video mesum mu dengan pria simpanan mu itu" ucap Rio mengejek.


Video? Apa maksud Rio. Apa dia punya video Rani sedang bercinta dengan prianya di hotel? Tapi bagaimana ia bisa memilikinya. Rani ketakutan, kalau saja video itu tersebar luas pasti karirnya akan hancur. Dan Rachel benar - benar akan membencinya.


Mau tidak mau Rani keluar dari rumah itu tanpa membawa apa pun .Hanya mobil yang dibawanya.


Bersambung....


sesuai janji saya. Saya akan up lagi. Tapi up nya di sore hari. Maaf ya...telat dikit.


jangan lupa


vote....


like....


hadiahnya....


komennya....

__ADS_1


Terimakasih 😍😍😍😍😍😍😍


__ADS_2