Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 102


__ADS_3

Sungguh pemandangan yang mengharukan dan membahagiakan. Tapi tidak untuk Miko dan Sandra. Pupus sudah harapan mereka. Cinta mereka telah milik orang lain.


Resepsi pernikahan pun di laksanakan di rumah mewah milik keluarga Ricko. Shinta begitu cantik dengan gaun putih. Setiap orang menatap kagum kepada pasangan pengantin itu.


Banyak tamu undangan yang datang. Pasangan Reyhan dan Laras pun datang kepernikahan mereka.


"Shinta, selamat ya sayang. Semoga kalian cepat dapat momongan." doa Laras yang terbaik.


"Amin." jawab Shinta. Shinta memeluk Laras dan tangisan yang di tahannya akhirnya tumpah.


"Laras. Aku masih mencintai mas Miko." ucap Shinta menahan isakannya.


"Sstt...kau pasti bisa mencintai kak Ricko. Percayalah." ucap Laras.


Shinta hanya mengangguk di dalam pelukannya. "Bersabarlah Shin, aku yakin kamu pasti akan bahagia bersama kak Ricko." ucap Laras memberi semangat.


Pelukan mereka terlepas, Shinta menghela nafasnya perlahan. Benar apa kata Laras dia harus bersabar. Kebahagian akan dirasakan oleh Shinta dan Ricko.


Miko menatap wanita yang masih mengisi hatinya. Walaupun tidak bisa memilikinya, melihat dia bahagia bersama pasangannya saja Miko sudah bahagia. Miko akan menjaga Shinta dari jarak jauh saja.


Sama hancurnya dengan Miko. Hati seorang wanita yang bernama Sandra pun hancur. Melihat ayah dari anak yang dikandungnya menikah dengan wanita dicintainya. Sandra akan meninggalkan Indonesia setelah acara ini dan dia akan kembali ke Singapura. Sandra akan membesarkan anaknya sendiri.

__ADS_1


*******


Ketakutan Chintya semakin kuat. Dia takut kalau saja Silvi akan selamat. Pasti wanita itu akan mengatakan semuanya kepada Reyhan.


"Aarrggghhhh....!!Brengsek .... kau harus mati Silviiii....!!!!" teriak Chintya membabi buta.


Emosinya tidak terkontrol, seperti orang gila saja dirinya. Penampilannya sudah acak - acakan. "Kau harus mati Silviii...!!!" ucapnya lagi.


Untuk saat ini Chintya harus merencanakan sesuatu bagaimana caranya membuat Silvi mati. Dikamarnya Chintya mondar mandir memikirkan caranya. Ia pikir, ia harus meminta bantuan papanya. Chintya pun menuju ruang kerja papanya, karena pasti papanya di sana.


Ceklek....


Tanpa mengetuk pintu Chintya masuk begitu saja. Pak Samsul yang lagi serius bekerja, dikejutkan oleh kehadiran anaknya. Dilihatnya penampilan anak perempuan satu - satunya itu. Penampilannya begitu berantakan.


"Papa!! Papa harus bantu aku, papa harus bantu aku untuk melenyapkan Silvi. Dia harus mati papa!!!" teriak Chintya semakin frustasi.


Pak Samsul begitu terkejut dengan permintaan sang anak. Anaknya ingin ia membantu untuk melenyapkan seseorang.


"Apa maksud kamu Chintya?!" tanya pak Samsul.


"Pa, aku...aku takut kalau Silvi selamat, dia akan mengatakan semuanya kepada Rey pa! Rey pasti akan membenciku pa!! Bantu aku!! teriak Chintya lagi.

__ADS_1


"Tenang sayang, kau harus mengontrol emosi kamu. Kita akan memikirkannya." ucap pak Samsul menenangkan.


Pak Samsul membawa Chintya ke kamarnya. Ia menenangkan anak perempuannya itu. Pak Samsul bingung harus melakukan apa. Apa dia harus memanggil seorang Psikiater. Sepertinya jiwa Chintya terguncang. Kejadian di masa lalu terulang lagi. Anaknya kembali seperti orang tak waras lagi. Untuk sementara Pak Samsul harus menjauhkannya dari orang terdekatnya. Kalau tidak sesuatu seperti dulu akan terulang. Ia tidak ingin itu terulang lag


******


Kembali ke resepsi pernikahan Shinta dan Ricko. Sandra sedang duduk termenung di taman rumahnya Ricko. Sandra mengelus perutnya yang masih rata itu. Sambil terisak Sandra mengatakan.


"Maafkan mama sayang, mama gak bisa membawa papa kamu kembali, kita akan balik berdua ya sayang. Kamu harus kuat. Bantu mama ya sayang. Kamu harus baik - baik di dalam perut mama. Kita doakan supaya papa kamu bahagia bersama istrinya. Kamu tahukan sayang, istri papa kamu sangat cantik, namanya tante Shinta. Papa kamu sangat mencintai tante Shinta sayang. Jadi kita harus sama - sama berjuang ya?. Mama sama papa kamu sayang banget sama kamu." Gumam Sandra terisak sambil mengelus perutnya.


Sandra menghela nafas kasar. Dia bangkit dari bangku taman. Dia ingin segera pergi dari sini dan besok pagi dia akan balik ke Singapura. Ketika ingin berbalik dan berjalan menuju ke dalam. Betapa terkejutnya Sandra melihat seseorang yang berdiri tegak di depan pintu.


"Kak Ricko?!!" ucap Sandra shock.


Bersambung.....


Wah....gimana ne...Ricko mendengar semuanya. Apa yang akan dilakukan Ricko ya?? Hihihi...kita tunggu ya kelanjutannya.


Jangan lupa beri like, komen, hadiah dan vote ya. Dan saya mengingatkan besok hari senin pastikan beri vote kalian untuk cerita saya. Dengan begitu saya pasti akan lebih sering up nya.


Dan jangan lupa MAMPIR DI CERITA AKU YANG KEDUA....

__ADS_1



Jangan lupa beri dukungan juga ya. Terimakasih.


__ADS_2