
Seminggu sudah Rindi pergi. Rachel merasa bingung kenapa Rindi lama banget perginya. Tanpa kabar berita. Bahkan sosial media Rindi sudah di nonaktifkan. Rachel gak tau harus menghubungi Rindi dimana.
Bahkan di sekolah Rachel bertanya ke kepala sekolahnya. Kemana Rindi pergi. Namun tak ada jawaban. "Kak Rindi kemana sih?" gumamnya dalam hati.
Semenjak kepergian Rindi, Rachel merasa kesepian. Apa sahabatnya sengaja pergi untuk menjauhi dirinya. Tapi Rachel tidak mau egois, ia harus berfikir positif. Ia yakin Rindi pasti akan kembali.
Sepulang sekolah Rachel mengurung dirinya di dalam kamarnya, makan siang aja dia menyuruh bibi mengantarnya ke kamar. Mama Alya kasihan melihat sang putri murung seperti itu. Ia tahu dikarenakan Rindi pergi. Alya juga sempat mendatangi rumah Rindi tanpa sepengetahuan Rachel dan Rio.
Namun, Alya tidak mendapatkan kabar kemana Rindi pergi. Mama Rindi tidak bisa mengatakan kemana Rindi pergi.
...*******************...
Dua minggu sudah Rindi pergi. Masih belum tau kemana. Rachel masih terus mencari tahu kemana. Bahkan Rachel bertemu dengan Ivan kakak dari Rindi. Kak Ivan bahkan tidak menyapanya, ia melewati Rachel begitu saja.
Ada apa sebenarnya, Apakah kak Ivan sudah tau semuanya. Apakah kak Ivan sudah tau kalau dirinya anak dari Rani. Wanita simpanan papa mereka. Kalau itu benar, pasti kak Ivan akan sangat membencinya.
Dan sekaran ini saja Kak Ivan tidak meliriknya. Ivan tadi datang ke sekolahnya. Ingin memberi kabar tentang Rindi ke Kepala Sekolah. Ia ingin mengatakan kalau adiknya Cuti beberapa saat karena suatu hal.
"Kak Ivan?" panggil Rachel.
Namun Ivan tidak memperdulikan panggilan Rachel. Ia terus berlalu melewati Rachel dan menuju parkiran untuk segera pergi dari sekolah itu. Ia tidak ingin bertemu dengan Rachel anak dari wanita perusak rumah tangga orang tuanya.
__ADS_1
"Kak Ivan. Tunggu." teriak Rachel lagi. Rachel terus mengejar Ivan. Namun semunya sia - sia. Ivan sudah sampai di depan pintu mobilnya dan masuk. Dan Ivan pun melajukan mobilnya dengan cepat tanpa memperdulikan Rachel yang terus meneriakinya.
Dengan nafas yang tersengal - sengal Rachel memandangi mobil Ivan yang sudah menjauh. Air matanya terjatuh dari kedua mata indah Rachel. Ia menangis terisak.
"Apa yang terjadi...hiks...hiks...Kemana kak Rindi?" isaknya masih di parkiran.
Dengan mata sembab Rachel sampai dirumahnya. Mama Alya yang berada di dapur lagi membuat kue kesukaan putrinya. Mendengar langkah kaki, mama Alya menoleh kearah tangga. Ia melihat Rachel berjalan menaiki anak tangga dengan sangat lemas tak bersemangat.
Penasaran dengan keadaan Rachel kenapa Alya menyusul putri kesayangannya itu.
Tok...tok...tok...
Rachel membukakan pintu untuk sang mama. Wajahnya sudah sembab. Sisa air mata masih terlihat diwajahnya.
"Kamu kenapa sayang?" ucap Alya khawatir.
"Mama...hiks...hiks...Kak Rindi pergi!" ucap Rachel Lirih.
"Pergi? Maksud kamu apa sayang?" tanya Alya.
"Mama, Kak Rindi gak tau pergi kemana. Ponselnya gak aktif. Rachel datang kerumahnya, gak ada yang ngasih tau kemana kak Rindi pergi. Hiks...hiks ... kak Rindi jauhin aku Ma." isaknya.
__ADS_1
Alya memeluk erat tubuh anaknya. "Kamu tenang dulu. Mungkin Rindi hanya ingin menenangkan dirinya sayang." Ucap Alya.
"Tapi Ma, kenapa ponselnya kak Rindi gak aktif?" tanya Rachel di sela tangisnya.
"Kak Rindi gak mau di ganggu sayang. Ya udah kamu istirahat aja dulu. Atau kamu mau makan dulu?" tanya Alya lembut.
Rachel menggelengken kepalanya. Iya memilih untuk beristirahat saja. Melupakan sejenak masalah.
************
Ke Hubungan Reina dan Morgan.
Pernikahan Morgan sudah dilaksanakan seminggu lalu. Morgan tak ingin berlama - lama, takut Reina diambil orang katanya.
Alya dan Rio tidak bisa menghadiri pernikahan mereka. Dikarenakan dilaksanakan di Bandung kota kelahiran Reina. Pernikahannya sangat sederhana. Hanya proses ijab kabul saja yang di hadiri oleh keluarga saja.
Untuk resepsinya akan dilaksanakan di Jakarta. Morgan ingin membuat resepsi pernikahan yang mewah untuk Reina. Semua biaya di tanggung oleh si pak bos Rio. Rio memberikan hadiah untuk Morgan. Pesta pernikahan nantinya Rio yang menanggungnya ditambah dengan tiket bulan madu ke Paris selama seminggu.
Pak Bos yang baik. Rio memberikannya karena Morgan sudah sangat berjasa untuknya dan keluarganya.
Bersambung......
__ADS_1