
Didalam perjalanan tidak ada yang berbicara hanya keheningan yang tercipta, Laras yang sudah tidak bisa menahan tangisnya, akhirnya menangis juga.
"Maaf". Ucap Laras lirih.
Reyhan masih saja terdiam, sambil menyetir mobilnya dan sampailah mereka di sekolah Alya.
"Mami, Papi". Teriak Alya dan berlari kearah mereka. "Mami, papi kenapa lama jemput Alya". Ucap Alya ngambek.
"Maafin mami sayang". Kata Laras mengelus rambut Alya.
"Ayo kita pulang". Ucap Reyhan dingin.
Mereka pun masuk kedalam mobil, menuju rumah, selama perjalanan hanya Alya yang ngomong. Dia menceritakan semua kegiatannya selama disekolah tadi. Laras yang setia mendengarnya hanya tersenyum saja.
Sampailah mereka didepan rumah, mereka pun turun dan masuk kerumah, Laras yang naik kekamar Alya untuk membantunya untuk mengganti pakaiannya, sementara Reyhan masuk kekamarnya untuk menenangkan pikirannya dan hatinya yang lagi galau. Reyhan yang mendudukan tubuhnya diatas sofa kamarnya. Disandarkannya tubuhnya disofa. "huuft...semakin rumit saja, ini salah ku yang memberinya kesempatan untuk berhubungan dengan kekasihnya, tapi kenapa hati ini nggak terima, rasanya sakit, apa yang harus kulakukan". Gumam Reyhan dalam hati.
Tanpa terasa Reyhan tertidur disofa kamarnya. Dan Laras yang telah selesai mengurus Alya, Ia pun masuk kedalam kamarnya. Dilihatnya suaminya tertidur di sofa dengan wajah yang sangat lelah. Di elusnya pipi suaminya, "Mas Rey, maaf kan aku, aku juga bingung mas harus gimana". Batin Laras. Laras yang merasa lelah pun akhirnya ikut tidur dipelukan Reyhan, mereka terlelap dengan nyenyaknya sampai menjelang sore.
__ADS_1
Terlihat cuaca mendung diluar, sepasang suami istri itu pun masih terlelap. Sementara anak mereka yang merasa kehilangan. Mencari papi dan mami nya. Alya membuka pintu kamar kedua orang tuanya.
ceklek
"Mami, papi?".Ucap Alya pelan dan menghampiri mami dan papinya yang tertidur lelap disofa.
Diciumnya pipi mami dan papinya, Laras yang dicium merasa terganggu terbangun.
"Sayang, kamu disini, maaf ya mami ketiduran". Kata Laras yang merasa bersalah. Diliriknya disampingnya, ternyata tanpa dia sadari, dirinya dan Reyhan tidur disofa sambil berpelukan. Dilihatnya Reyhan yang masih tidur di elusnya pipi suaminya itu, "Mas Rey, maafkan, aku janji akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat mas".Lirih Laras dalam hati.
"Oke, anak mami uda mandi belum?". Tanya Laras.
"Sekarang Alya, tunggu mami dibawah ya, nanti kita makan malam bersama, mami mau mandi dulu, oke sayang". Kata Laras kepada Alya.
Alya pun menganggukan kepalanya. "Oke mami".
Alya pun keluar dari kamar orang tuanya. Sementara Laras segera ke kamar mandi untuk mandi dan dia akan membantu bibi Yati memasak untuk makan malam nanti. Setelah membersihkan seluruh badannya, dia membangunkan suaminya yang masih tertidur disofa.
__ADS_1
"Mas Rey, bangun". Digoyang goyangkannya lengan Reyhan. "Mas,".
Reyhan yang merasa terganggu pun mengerjapkannya matanya, dan ia pun membuka matanya.
"hhmm..".Hanya itu jawaban Reyhan.
"Mas, mandi ya, Laras mau kebawah dulu bantu bibi masak makan malam kita nanti". Ucap Laras dengan Lembut.
Dipandangnya wanita yang ada didepannya ini, dilihatnya wajah yang sangat cantik, wajah yang akhir akhir ini mengusik pikiran dan hatinya. Apakah dirinya sudah mulai menyukai wanita ini, atau bahkan mencintainya. Dia juga masih bimbang.
"Yawda, Laras kebawah dulu ya mas, pakaian mas udah Laras siapin tu diatas tempat tidur". Kata Laras. Dan ia pun beranjak ke bawah, tapi tiba tiba Reyhan menarik tangan Laras sehingga Laras sampai terduduk kembali diatas sofa.
"Laras, jangan tinggalkan aku dan Alya". Ucap Reyhan memohon. Dia tidak ingin kehilangan istrinya.
*Bersambung......
**Segitu dlu ya guys....soalnya lagi kehilangan ide ne...ntar kalau udah dapet ide lagi, aku up lagi.
__ADS_1
jangan lupa like dan vote ya. TERIMAKASIH***.