Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Season 2 Rachel Kecewa


__ADS_3

Rachel syok berat. Mama yang ia percayai dan ia sayangi, ternyata adalah seorang perebut suami orang. Mamanya yang menuduh Tante Alya yang merebut papanya. Ternyata mama Raninya yang selingkuh.


Air mata yang ditahannya sedari tadi akhirnya jatuh juga ketika sahabatnya Rindi menunjuk seorang wanita yang di sebutnya jalang itu adalah mama Raninya.


"Rachel....kamu nangis?" tanya Rindi.


Rachel buru - buru menghapus air matanya. "Ahh...maaf kak, aku sedih saja mendengar cerita kakak" ucapnya berbohong. Ia memang sedih karena mamanya sudah sangat mengecewakan dirinya.


"Terimakasih kamu mau mendengar curhatan kakak. Kamu sudah aku anggap adik aku" seru Rindi memeluk Rachel.


Rachel tidak bisa menahan tangisnya lagi. Dengan terisak dia menangis.


"Sudah jangan menangis" seru Rindi.


Rachel melepas pelukannya. Ia bersumpah tidak akan mau menerima mamanya lagi. Mamanya sudah sangat mengecewakan dirinya. Ia telah dibohongi.


Supir Rachel telah sampai di cafe, setelah mengantar satu persatu teman - teman Rache kerumah mereka satu persatu. Melihat sang supir sudah memarkirkan mobilnya. Rachel pamit kepada Rindi.


"Kak, aku pamit pulang ya?" ucapnya masih menahan kesedihannya.


Rindi mengangguk pelan. "Iya, kamu hati - hati ya?"


Rachle berjalan menuju mobilnya dan mendudukan dirinya di bangku belakang. Dengan isak tangis yang semakin kencang. Sang supir merasa heran. Kenapa Nona mudanya menangis. "Non baik - baik saja?"


"Pak, antar saya ke Penthouse papa ya?" lirih Rchel. Sang supir pun mengangguk.


***********

__ADS_1


Sampai di basment Apartemen papanya, Rachel dengan langkah cepat, ia menuju ke penthouse papa Rio. Dengan berderai air mata Rachel menuju penthouse papanya


Ting...tong...ting...tong...


Ceklek....


"Papa?" Rachel langsung memeluk sang papa. Rio sangat bingung dengan pelukan mendadak dari putrinya.


"Hei, sayang kamu kenapa?" seru Rio.


"Hiks...hiks...hiks...aku benci mama pa!Aku benci mama!" isak Rachel.


"Kamu kenapa sayang?" Rio bertanya lagi kepada putrinya.


"Mama pa...aku benci mama" isaknya.


Rio mengajak masuk putrinya, dan mendudukan Rachel di sofa besar diruang tamu. "Sayang...cerita sama papa. Ada apa ?" tanya Rio dengan lembutnya.


Alya keluar dari kamarnya, mendengar ada seorang yang menangis, ia pun menghampirinya. Alya mengernyitkan dahinya. Melihat Rachel yang sedang menangis tersedu.


"Rachel..." panggil Alya.


Rachel menoleh kearah suara yang memanggilnya. Tanpa menjawabnya, Rachel bamgkit dari duduknya dan berlari menuju Alya yang lagi berdiri. "Mama?!!" ucap Rachel memeluk Alya dengan erat. "Mama, maafin Rachel" isaknya. Alya masih tak percaya dengan panggilan Rachel padanya. Rachel memanggilnya dengan sebutan mama. Apakah Rachel sudah menerimanya dengan tulus. "Sayang...kamu kenapa?" seru Alya membalas pelukan Rachel.


"Mama Rani jahat..!! Aku benci sama dia Ma. Kau benci sama mama Rani" ucap Rachel dengan emosi.


"Cerita sama Mama sayang" pinta Alya.

__ADS_1


Alya membawa Rachel kembali duduk bersama papanya. Alya melirik suaminya. Bertanya dengan isyarat mata, ada apa dengan Rachel. Rio hanya mengangkat bahunya bahwasannya ia tidak tahu.


"Sayang...cerita sama mama" pinta Alya lembut sambil mengelus rambut Rachel dengan sayangnya.


"Ma...pa, aku gak mau ketemu lagi sama mama Rani! Rachel gak mau mama Rani tinggal dirumah lagi! Perempuan itu pembohong!" ucap Rachel teriak.


"Cerita sama papa sayang" tanya Rio.


Alya menarik nafasnya kasar. Dengan rasa sesak didadanya ia menceritakan kebenarannya. Bahwasanya mama Raninya telah membohonginya, mama Raninya telah membodohinya. Mama Raninya berbohong bahwa dia sedang sakit parah. Dan umurnya tak lama lagi.


Rachel juga menceritakan kelakuan mama Raninya. Ia juga menceritakan pertemuannya dengan Rindi sahabatnya. Dari situlah ia mengetahui kelakuan mamanya. Ia sudah sangat benci bahkan jijik melihat mamanya. Rachel juga merasa bersalah dengan Mama Alya telah menuduhnya sebagai perebut suamu orang.


Rio yang sedari tadi mendengar cerita anak gadisnya sangat geram mendengarnya. Mantan istrinya tak tahu malu. Berpura - pura sakit hanya untuk kepentingannya. Dan Rio baru tahu, istrinya ketika hamil Rachel masih berhubungan dengan pria simpanannya.


Alya sangat tahu, suaminya sangat marah dan geram mendengar cerita dari Rachel. Sementara Rachel masih saja menangis. Hatinya begitu sakit.


"Rachel boleh nginap disini kan pa, ma?" pinta Rachel.


"Boleh dong sayang" seru Alya. "Kamu sudah makan sayang?" tanya Alya.


Rachel hanya menggeleng. Ia tidak sempat makan tadi. Tadinya ingin makan di cafe. Malah dicafe itu ia mendapatkan fakta yang sangat menyakitkan hatinya.


brrsambung.....


vote....


like....

__ADS_1


hadiah....


komen....


__ADS_2