
Mega berdandan dengan sangat cantik, ini adalah weekend, dan ia juga tak ada mata kuliah, jadi bisa bebas tidak ngampus. Rencana weekend ini ia akan berkunjung ke Mansion Keindra, dikarenakan Papi Reyhan dan Mami Laras telah kembali dari Korea. Setelah lima bulan lamanya disana. Weekend ini mereka pulang ke Jakarta, balik ke Mansion.
Untuk sebulan di Jakarta, dan bakalan pergi lagi ke Negara lain lagi, masa tua Reyhan dan Laras mereka habiskan untuk berjalan - jalan, keliling dunia. Sekalian memantau bisnis Reyhan yang ada di berbagai Negara.
Mega tidak menaiki mobilnya, ia memesan Taxi online saja ke Mansion keluarga Angkasa. Sebelum pergi, Mega selalu pamit kepada mama Silvi dan papa Hendra, dan tentunya dengan kakak laki - laki yang paling the best yaitu kak Ariel nya.
Dan ternyata, mereka semua akan menyusulnya ke Mansion keluarga Angkasa. Mama Silvi ingin mengobrol - ngobrol bersama Larasati sudah lama sekali tak bersua. Mereka kesana setelah makan siang.
Mega yang tak sabaran untuk kesana, jadi Mega duluan saja.
*************
Sampai di depan gerbang, Taxi online yang di tumpangi Mega berhenti di sebuah Mansion mewah. Dengan senyum lebarnya Mega turun dari taxi itu. Setelah seharian semalam tak bertemu dengan Keindra, ia menguatkan diri untuk bisa menghadapi sikap dingin nya Keindra.
Dengan langkah kaki yang semangat, Mega wanita cantik yang sangat ramah. Setiap ia berkunjung ke Mansion itu, ia selalu saja menyapa setiap pekerja di Mansion. Para pekerja di sana sudah sangat kenal dengannya, mereka semua sangat senang Mega datang, karena selalu mendapat jatah makanan yang banyak dan enak.
Kali ini Mega membawa banyak kue dan roti, ia membeli nya di toko roti yang cukup terkenal di Jakarta ini. Membagi kepada seluruh pelayan, sekurity, tukang kebun dan yang lainnya.
Mega menyisakan satu bungkusan roti dan kue, ia akan memberikannya kepada Bi Mei. Mega begitu menyayangi dirinya, Bibi Mei adalah saksi bisu Mega mencintai Keindra, Bi Mei selalu mendukung Mega untuk kedekatan majikannya itu dengan Nona Mega.
"Assalamualaikum....Bibi Mei yang cantik...?!" Mega menyapa Bibi Mei yang lagi memasak, sampai Bibi Mei kaget.
__ADS_1
"Astagfirullah...Non Mega? Buat Bibi kaget aja." sahut bi Mei sambil mengelus dadanya.
"Hehehe...maaf ya Bibi ku sayang?" ucap Mega dan memeluk Bi Mei.
"Non Mega, jangan peluk atuh, Badan bibi bau bawang." Bi Mei tak enak hati, wanita yang bernama Mega ini begitu menyayanginya, Tiba tiba memeluk dirinya yang bau bumbu dapur.
"Ih...biarin aja Bi, Mega seneng kok bau nya Bini." seru Mega.
"Nona Mega ini ada ada saja." Bibi Mei menggelengkan kepalanya.
"Nona Mega sudah makan? Bibi lagi masak kesukaan Nona. Sup jamur ayam bakso. Nona pasti suka." ucap BininMeu.nynmnMefM
.
"Kalau begitu, Non Mega tunggu aja di sofa ruang tv." ucap Bibi Mei.
"Ok deh Bibi Mei cantik." seru Mega. Bahkan Mega tak segan segan mencium pipi Bi Mei.
Bibi Mei sangat menyukai Mega, sangat cocok sekali dengan Majikannya. Semoga mereka berjodoh.
*********
__ADS_1
Seluruh keluarga telah berkumpul, hanya Keindra yang masih belum kelihatan. Ternyata Keindra lagi menjemput Rachel ke apartemennya, Rachel meminta jemput karena sang kekasih tak bisa ikut kumpul keluarga. Jadilah Keindra yang menjemputnya.
Mega mencari sosok pria yang selalu menggentarkan hatinya. Kemana dia?
Tapi, ini kesempatan untuk Mega ia ingin menemui Papi Reyhan dan Mami Laras. Ia meminta kepada mereka agar menikahkan diri nya dengan Kak Keindra.
Pasangan yang di cari Mega lagi duduk berdua di bangku taman.
"Papi, mami?" panggil Mega.
Keduanya menoleh, "Mega? Ada apa sayang?" sahut Mami Laras.
"Mi, Pi. Mega mau ngomong." Mega menelan saliva nya pelan.
Laras melihat kegugupan di wajah Mega. "Ada apa sayang?"
"Hmmm....Mi, Mega...mau menikah dengan kak Keindra." seru Mega pelan.
Kedua nya sangat terkejut. Menikah?!!.
Bersambung.....
__ADS_1